
Toprak Razgatlooglu (kiri) berbincang dengan Cal Crutchlow pada tes pertama bersama Yamaha di Sirkuit Aragon, Juni tahun lalu.
JawaPos.com - Mimpi bintang WSBK Toprak Razgatlioglu untuk tampil di MotoGP rupanya masih jauh panggang dari api.
Bos Yamaha Lin Jarvis mengungkapkan pembalap Turki tersebut bukanlah pilihan utama untuk mengisi line up pembalap mendampingi Fabio Quartararo pada 2024.
Seperti diketahui, kontrak Franco Morbidelli bakal habis akhir musim ini. Sempat muncul dua nama besar yang akan menggantikan posisinya.
Yakni, Jorge Martin (Pramac) dan Toprak. Namun, meningkatnya performa Morbidelli di awal musim ini membuat Yamaha kembali meliriknya.
Di GP Argentina dia berhasil mengungguli Quartararo dengan finis keempat.
''Skenario kami, jujur saja, Franky (panggilan Morbidelli) terus menunjukkan kecepatannya seperti di Argentina,'' ungkap Jarvis dikutip dari Crash.
''Pilihan utama kami adalah melanjutkan kerjasama dengan Franky (di 2024). Namun, jika itu tidak bisa, kami harus memilih opsi lainnya. Karena itu pula, kami tertarik memantau Toprak.''
''Kita tidak bisa mendapatkan gambaran utuh dari hanya tes dua hari (di Jerez). Yang bisa dipahami adalah sangat berbeda antara mengendarai Yamaha R1 dengan ban Pirelli dengan YZR-M1 menggunakan ban Michellin.''
''Dan dia butuh waktu untuk beradaptasi.''
''Yang bisa aku simpulkan, tidak mudah baginya untuk mendapatkan feeling di atas M1,'' aku Jarvis.
''Jika melihat Toprak menunggangi superbike, kita tahu dia mampu melakukan hal-hal yang ajaib. Feeling-nya luar biasa, terutama pada roda depan.''
''Dan tidak mudah menemukan itu di M1. Motor tersebut lebih rigid ketimbang superbike. Jadi menurutku, untuk beradaptasi dengan M1 butuh adaptasi yang signifikan.''
Dalam tes dua hari tersebut diketahui catatan waktu terbaik Toprak melahap 116 lap. Lap terbaiknya adalah 1 menit 38,860 detik.
Catatan tersebut 1,4 detik lebih lambat ketimbang Dani Pedrosa (rider uji KTM) dan hanya 0,7 detik di belakang Cal Crutchlow (pemebalap uji Yamaha).

Persebaya Surabaya Rayakan Kembalinya Bruno Moreira, Bonek Kompak Satu Suara
14 Kuliner Malam Bandung yang Paling Enak dan Selalu Ramai hingga Larut Malam dengan Suasana Seru dan Rasa Lezat
Bocoran Soal CAT Seleksi Manajer Koperasi Merah Putih 2026
7 Rekomendasi Kuliner Lontong Balap Paling Enak di Surabaya, Wajib Dicoba Sekali Seumur Hidup!
12 Restoran Sunda Paling Enak di Jakarta, Tempat Makan dengan Menu Tradisional Khas dari Tanah Pasundan
18 Rekomendasi Kuliner di Tangerang untuk Keluarga, Tempat Makan Favorit dari Tradisional sampai Modern
Link Live Streaming Semifinal Uber Cup 2026 Indonesia vs Korea Selatan dan Line-up Pertandingan
Wisata Kuliner Kabupaten Malang: 7 Makanan Khas yang Legendaris, Unik dan Autentik untuk Food Lovers
Dana Desa Dialihkan untuk Koperasi Merah Putih, Pembangunan Desa di Bantul Jalan dengan Skema Lain
50 Unit Mobil Koperasi Desa Merah Putih Tiba di Wonogiri, Dandim 0728/Wonogiri: Saran Saya Tidak Usah Digunakan Dulu Mobilnya
