Eng Hian
JawaPos.com - Kepala Bidang Pembinaan dan Prestasi PP PBSI, Eng Hian mengungkapkan, ada empat misi yang diusung oleh federasi untuk dicapai di Indonesia Masters 2025. Salah satunya menjadikan turnamen BWF World Tour Super 500 ini sebagai momentum regenerasi.
Indonesia Masters 2025 akan mulai digelar pada Selasa (21/1), dan akan berlangsung hingga Minggu (26/1) di Istora Senayan, Jakarta. Tercatat, lebih dari 200 atlet dari 21 negara siap meramaikan turnamen ketiga dari rangkaian BWF World Tour 2025.
Para pemain kelas dunia telah dikonfirmasi akan ikut serta. Mulai dari tunggal putra nomor satu dunia dari Tiongkok, Shi Yu Qi, juara Indonesia Masters 2024, Anders Antonsen (Denmark), hingga Kunlavut Vitidsarn selaku peraih medali perak Olimpiade Paris 2024 dari Thailand.
Sektor lain pun tak kalah mengerikan. Ada tunggal putri nomor dua dunia asal Thailand, Pornpawee Chochuwong, Aaron Chia/Soh Wooi Yik (ganda putra, Malaysia), Pearly Tan Thiinah Muralitharan (ganda putri Malaysia), Yang Po Hsuan/Hu Liang Fang (ganda campuran Taiwan).
Indonesia sendiri sebagai tuan rumah menurunkan jumlah wakil yang cukup banyak. Total ada 27 pemain/pasangan diturunkan, termasuk nama-nama besar seperti Jonatan Christie, Gregoria Mariska Tunjung, Fajar Alfian/Muhammad Rian Ardianto, hingga Mohammad Ahsan/Hendra Setiawan.
"Tentunya tiap penting buat evaluasi pencapaian, tapi di Indonesia Masters, turnamen di Indonesia kita sebagai tuan rumah tentunya kita berharap atlet-atlet kita bisa berprestasi maksimal," kata Eng Hian dalam jumpa pers di Istora Senayan, Senin (20/1).
Tapi, kata Eng Hian, ada satu hal penting lain yang diburu oleh PBSI dalam keikutsertaan Indonesia Masters 2025. Yakni tim kepelatihan yang baru jadi bisa bisa lebih mengevaluasi apa yang menjadi kekurangan kelebihan atlet-atlet Pelatnas PBSI.
"Ini kita akan memanfaatkan sebagai momentum regenerasi. Kita tahu ada Hendra dan Ahsan yang sebentar lagi pensiun, maka kita butuh regenerasi yang baru. Tidak hanya ganda putra, di sektor lain kita berharap bisa regenerasi secepatnya," ungkapnya.
Selain itu, Eng Hian juga mengatakan bahwa perombakan sejumlah pasangan juga diharapkan bisa cukup menyita perhatian penggemar bulu tangkis Indonesia. Pergantian pasangan terjadi pada sektor ganda putra dan campuran.
"(Akan) ada perubahan-perubahan pasangan yang kita lakukan di Indonesia Masters ini, ada pasangan baru yang kita harapkan bisa memunculkan prestasi dan gairah baru di bulu tangkis Indonesia," ungkapnya.
Yakni Leo Rolly Carnando/Bagas Maulana, Muhammad Shohibul Fikri/Daniel Marthin di ganda putra serta tiga pasangan ganda campuran, seperti Verrell Yustin Mulia/Pitha Haningtyas Mentari, Rinov Rivaldy/Lisa Ayu Kusumawati, Dejan Ferdinansyah/Siti Fadia Silva Ramadhanti.
"Kita harapkan BL bisa mendukung yang lebih positif lagi agar bagaimana atlet-atlet kita bisa berjuang optimal dan kita berharap selalu membuat aura positif untuk bulu tangkis Indonesia supaya atlet-atlet kita bisa berjuang maksimal dan menghasilkan prestasi yang lebih baik di setiap event-nya," jelas Eng Hian menambahkan.

Daftar Pemain Timnas Argentina dan Aljazair di Grup J Piala Dunia 2026
Daftar Pemain Spanyol dan Tanjung Verde di Piala Dunia 2026
Prediksi Skor Timnas Qatar vs Swiss di Piala Dunia 2026: The Maroons Terancam Gagal Start Sempurna
Daftar Pemain Inggris dan Kroasia di Grup L Piala Dunia 2026
Prediksi Skor Amerika Serikat vs Paraguay di Piala Dunia 2026: Pembuktian Magis Christian Pulisic
Daftar Pemain Swedia dan Tunisia di Piala Dunia 2026
Prediksi Susunan Pemain Timnas Brasil vs Maroko: Vinicius Junior dan Achraf Hakimi Siap Saling Sikut di Piala Dunia
Apa Itu Weton Tibo Pati dan Siapa Saja yang Mendapatkan Julukan Ini? Simak Misteri di Balik Nasib Weton Tibo Pati
Prediksi Skor Jerman vs Curacao di Piala Dunia 2026: Der Panzer Siap Menggila di Laga Perdana
Weton Satrio Wibowo: 5 Weton Pembawa Rezeki, Karisma, dan Kehormatan Menurut Primbon Jawa
