
Juara Kelas Ringan UFC, Islam Makhachev, mengaku bersedia melepaskan status juaranya. (Foto: X.com/MAKHACHEVMMA)
JawaPos.com - Juara Kelas Ringan UFC, Islam Makhachev, mengaku bersedia melepaskan status juaranya. Mengapa dia mengatakan hal tersebut?
Islam Makhachev akan mempertaruhkan sabuk juara kelas ringan pada UFC 311 di Intuit Dome, California, Amerika Serikat, Sabtu (18/1) mendatang. Dia akan melakoni rematch melawan Arman Tsarukyan.
Pada gelaran yang sama, Makhachev akan ditemani oleh rekan seperguruannya, Umar Nurmagomedov, yang merupakan sepupu Khabib Nurmagomedov, dalam laga bertajuk UFC 311.
Umar Nurmagomedov mendapat kesempatan pertarungan gelar di kelas bantam. Dia akan menantang Merab Dvalishvii yang menjadi pemegang sabuk juara kelas Bantam UFC.
Jelang pertarungannya pada UFC 311, Islam Makhachev bukan hanya menjadi sorotan karena statusnya sebagai juara kelas ringan UFC. Dia juga memiliki hubungan erat dengan para rekan-rekannya yang mendominasi dunia MMA.
Salah satu nama yang sering disebut adalah Usman Nurmagomedov. Dia adalah sepupu Khabib Nurmagomedov yang kini berkompetisi di Bellator.
Sejak memegang gelar juara kelas ringan Bellator pada November 2022, Usman berhasil menghabisi tiga penantangnya. Keberhasilan tersebut bukan hanya soal kehebatannya, tetapi menegaskan warisan klan Nurmagomedov di MMA.
Banyak yang bertanya apa langkah selanjutnya yang bisa dilakukan oleh Usman. Dia kemudian didukung oleh Makhachev untuk pindah dari Bellator ke UFC.
Bahkan dalam mengajak Usman bergabung ke UFC, Makhachev sampai rela melepaskan sabuk juara kelas ringan sebagai iming-iming. Ini mesti dilakukan untuk menghindari konflik sesama rekan seperguruan.
“Jika Anda melihat Bellator, saya rasa dia cuma menyisihkan satu pertarungan lagi. Saya tidak melihat ada penantang lainnya di divisi kelas ringan Bellator untuknya. Ini adalah langkah yang bagus untuk berpindah ke gerbong UFC,” ucap Makhachev, dilansir dari CBS Sports.
“Jika Anda bertanya padaku, sekarang adalah waktu terbaik. Dia butuh beberapa tahun dulu untuk kemudian menjadi penantang (di kelas ringan UFC).”
“Pada saat itu terjadi, kita bisa mengganti juaranya. Saya bisa meninggalkan sabuk ini,” tambahnya.
Dengan wacana kehadiran Usman di UFC, Makhachev tampaknya menghidupkan kembali keinginan menjadi juara dua sabuk berbeda. Kelas welter bisa menjadi opsi bagi petarung dengan rekor 26-1 itu sebagai opsi selanjutnya.
Apalagi Makhachev mempunyai jawaban tegas ketika ditanya opsi melawan Ilia Topuria di kelas bulu atau menantang duel pemenang Belal Muhammad vs Shavkat Rakhmonov di kelas welter. Dia pun memberikan jawaban jelas.
Dengan keyakinan seorang juara sejati, Makhachev memilih opsi kedua. Baginya menantang pemenang pertarungan kelas welter adalah tantangan yang lebih menarik.

Prediksi Skor Korea Selatan vs Republik Ceko di Piala Dunia 2026: Son Heung-min Bisa Pecahkan Rekor
Prediksi Skor Kanada vs Bosnia dan Herzegovina di Piala Dunia 2026: Alphonso Davies Diragukan Tampil!
Prediksi Skor Meksiko vs Afrika Selatan Grup A Piala Dunia 2026: El Tri Diunggulkan Menang di Laga Pembuka!
Beredar Kabar Komedian Bolot Meninggal Dunia, Begini Faktanya
5 Transportasi Surabaya-Malang Selain Motor yang Lebih Hemat, Tarif Mulai Rp 12 Ribuan
Prediksi Duel Seru Korea Selatan vs Ceko, Son Heung-min Jadi Kunci!
Prediksi Susunan Pemain Korsel vs Republik Ceko: Son Heung-min Tegaskan Siap Bantu Taegeuk Warrior Menang!
Daftar Pemain Amerika Serikat dan Paraguay di Grup D Piala Dunia 2026
Apa Itu Weton Tibo Pati dan Siapa Saja yang Mendapatkan Julukan Ini? Simak Misteri di Balik Nasib Weton Tibo Pati
Prediksi Kanada vs Bosnia di Piala Dunia 2026: Tuan Rumah Dibayangi Ancaman Kuda Hitam dari Eropa
