Pebulu tangkis tunggal putra Tiongkok, Shi Yu Qi. Malaysia Open 2025 akan memasuki babak semifinal pada Sabtu (11/1). (Dok. PBSI)
JawaPos.com - Jadwal final Malaysia Open 2025 akan menampilkan lima pertandingan yang digelar di Axiata Arena, Kuala Lumpur, Minggu (12/1). Tiongkok berpotensi berjaya pada turnamen ini dengan menempatkan lima delegasi di final.
Tiongkok berhasil mengirimkan lima wakilnya yang masing-masing akan bertarung di setiap sektor final. Mereka adalah Shi Yu Qi (tunggal putra), Wang Zhi Yi (tunggal putri), Chen Bo Yang/Liu Yi (ganda putra), Jia Yi Fan/Zhang Shu Xian (ganda putri), dan Feng Yan Zhe/Huang Dong Ping (ganda campuran).
Dengan ini, Negeri Tirai Bambu mengulangi momen 20 tahun lalu di Malaysia Open. Tepatnya pada 2005 dahulu dengan menempatkan delegasinya di setiap sektor untuk lebih dekat dengan trofi.
Saat itu, hanya ada dua wakil Tiongkok yang menjadi juara. Kesuksesan tersebut diraih oleh Zhang Ning (tunggal putri) dan Yang Wei/Zhang Jiewen (ganda putri).
Final pertama akan mempertontonkan duel Jia Yi Fan/Zhang Shu Xian melawan Yuki Fukushima/Mayu Matsumoto asal Jepang. Dilanjutkan dengan Wang Zhi Yi bertemu An Se-young asal Korea Selatan di nomor tunggal putri.
An Se-young merupakan pemain yang berstatus juara bertahan. Target mengamankan gelar tentu menjadi misi utamanya.
Namun, menghadapi Wang Zhi Yi tidak akan mudah bagi An yang telah mengalami dua kekalahan beruntun di dua pertemuan terakhir pada Denmark Open 2024 dan BWF World Tour Finals 2024.
Bicara soal potensi untuk mengakhiri catatan kelamnya dalam dua laga terakhir, pemain berusia 22 tahun itu berharap menemukan solusi mengalahkan Wang.
“Saya rasa semua pemain sudah menganalisis permainan saya, itu hal wajar. Ini adalah tantangan yang harus saya hadapi. Saya harus mencari cara untuk mengatasinya,” ungkap An, dikutip dari New Straits Times.
Dari nomor ganda campuran menjadi pertandingan ketiga dengan menampilkan Feng Yan Zhe/Huang Dong Ping menghadapi Dechapol Puavaranukroh/Supissara Paewsampran asal Thailand.
Pertandingan keempat dari nomor tunggal putra menjadi final ideal, sebab kedua pasangan unggulan teratas akan saling berjumpa. Shi Yu Qi unggulan pertama melawan pemain asal Denmark, Anders Antonsen, yang berstatus andalan kedua.
Anders Antonsen bertindak sebagai juara bertahan, akan berusaha menampilkan yang terbaik untuk juara back to back. Dia juga menyadari statusnya sebagai underdog.
"Untuk pertandingan final, saya akan menjadi underdog tetapi saya akan melakukan yang terbaik untuk berjuang dengan segala yang saya punya dan mencoba untuk menikmati Axiata Arena sekali lagi," kata Antonsen.
Pertunjukkan final akan ditutup pertandingan ganda putra. Yang akan bertanding adalah Chen Bo Yang/Liu Yi melawan pasangan asal Korea Selatan, Kim Won-ho/Seo Seung-jae.

15 Kuliner Soto Ayam Paling Lezat di Surabaya dengan Kuah Kuning Pekat, Koya Memikat dan Topping Nikmat
10 Mie Ayam Paling Enak di Jogja yang Selalu Ramai Pembeli, Kuah Gurih dan Porsi Melimpah
10 Rekomendasi Mall Terlengkap di Surabaya, Surganya Liburan Anak Muda Buat Shopping
Diperiksa 2 Jam soal Penyalahgunaan AI, Freya JKT48 Serahkan Bukti Akun Baru ke Polisi
Santriwati di Pekalongan Diklaim Keluarga Hamil Tanpa Berhubungan, Masa Iya?
14 Rekomendasi Gado-Gado Paling Recomended di Surabaya, Cita Rasa Klasik Autentik dan Harga Ramah di Kantong
10 Tempat Makan Pempek Favorit di Bandung, Pilihan Menu Lengkap, Rasa Autentik, dan Perpaduan Cuko yang Kaya Rempah
Gelombang Dukungan untuk Nicko Widjaja Menguat Usai Tuntutan 11 Tahun
17 Kuliner Gado-Gado Paling Laris di Jakarta, Cocok untuk Makan Siang Bersama Teman dan Keluarga
20 Cafe Paling Instagramable di Surabaya, Tempat Ngopi yang Bukan Hanya Kuliner Enak tapi Juga Estetik
