
Lewis Hamilton. (Daily Mail)
JawaPos.com - Datang dari dunia olahraga balap, legenda hidup F1 asal Inggris, Lewis Hamilton, siap mengarungi musim 2025 bersama tim barunya, Ferrari. Kontrak Lewis Hamilton bersama Ferrari berdurasi satu tahun bernilai USD 87 juta atau sekitar Rp 1,409 triliun (kurs Rp 16.200 per 1 USD).
Dengan opsi perpanjangan kontrak satu tahun sampai 2026. Setidaknya, dengan kontrak fantastis yang ditandatangani oleh Lewis Hamiltan, dana yang ada sebagian akan mendorong investasi di organisasi miliknya, Mission 44.
Bersama Mercedes, Lewis Hamilton telah menghabiskan waktu 11 tahun bersama dan memenangkan tujuh gelar juara dunia. Pembalap yang telah memasuki usia 40 tahun itu memenangkan gelar pada tahu 2008, 2014, 2015, 2017, 2018, 2019, dan 2020.
Dalam karir profesional menjadi pembalap F1, Lewis Hamilton mempunyai karir yang begitu panjang. Sejak tahun 2006, ia berhasil bergabung dengan tim yang bertanding di Grand Prix 2 dan memenangkan gelar GP 2.
Kemudian perjalanan panjangnya di F1 bermula di tahun 2007 saat bergabung bersama tim McLaren. Di balapannya yang keenam, Hamilton berhasil memenangkan Grand Prix Kanada 2007.
Menjelang umur 40 tahun dan karir profesional yang memasuki tahun ke-19, Lewis Hamilton juga menjadi saksi hidup bagi para pembalap muda. Pembalap muda silih berganti menjajaki karir di F1 bersama dengan rekor yang terus diukir oleh Lewis Hamilton.
Berikut daftar pembalap yang bersinar di tengah karir mentereng Lewis Hamilton
1. Kevin Magnussen
Datang dari rekan satu tim Lewis Hamilton, Kevin Magnussen. Magnussen, muncul sebagai “rookie” di tahun 2014. Bersama Mercedes, Magnussen mencatatkan 19 penampilan dan berhasil satu kali masuk podium.
Podium ke-2 berhasil Magnussen dapat ketika bertanding di Australian Grand Prix. Setelah kontraknya berakhir bersama McLaren Mercedes, Kevin Magnussen bergabung dengan McLaren Honda.
Karir terbaik ia dapat ketika bersergam Haas F1 Team di tahun 2018. Pada akhir musim 2018, ia bertengger di posisi ke-9 dunia dan mengumpulkan 59 poin. Bersama Haas F1 Team Magnussen terikat kontrak sejak tahun 2017 sampai tahun 2022.
2. Carlos Sainz
Carlos Sainz naik ke permukaan dan menjadi perbincangan diantara pecinta F1 di tahun 2015, saat kemunculannya bersama tim Scuderia Toro Rosso. Dirinya terikat kontrak dua tahun bersama tim Scuderia dari tahun 2015 sampai 2017.
Bersama Scuderia Toro Rosso, Carlos Sainz pernah mencatatkan posisi terbaik, yaitu posisi ke-4 di Singapore Grand Prix tahun 2017. Podium yang pertama kali didapat oleh Carlos Sainz terjadi pada tahun 2019, saat bergabung bersama McLaren F1 Team.
Carlos Sainz dapat merebut posisi ke-3 di Brazilian Gran Prix, setelah melakukan awalan di posisi ke-20. Penampilan Carlos Sainz semakin hari semakin memukau sampai puncaknya pada tahun 2022 bersama Scuderia Ferrari di Britisih Gran Prix.

Kapolri Kenang Warisan Bung Karno, Tegaskan Semangat Pemimpin Bangsa Harus Terus Dijaga
Prediksi Skor Ekuador vs Curacao di Piala Dunia 2026: La Tri Wajib Menang demi Lolos ke Babak 32 Besar
Prediksi Skor Jerman vs Pantai Gading di Piala Dunia 2026: Ujian Sesungguhnya Die Mannschaft di Grup E
BGN Terbitkan SE Nomor 12 Tahun 2026, Layanan MBG Dihentikan Sementara saat Hari Libur
Gabriel Budi Blak-blakan, Agen Pemain Persebaya Surabaya Ungkap Sosok Paling Berkesan
Prediksi Susunan Pemain Timnas Brasil vs Haiti: Danilo Ingin Selecao Kuasai Permainan
Apa Itu Weton Tibo Pati dan Siapa Saja yang Mendapatkan Julukan Ini? Simak Misteri di Balik Nasib Weton Tibo Pati
TVRI Hilang? Begini Cara Memunculkan Sinyal TVRI untuk Nonton Piala Dunia 2026 Gratis
Jadwal Moto3 Ceko 2026! Veda Ega Pratama P14 dan Langsung Lolos Q2
Weton Satrio Wibowo: 5 Weton Pembawa Rezeki, Karisma, dan Kehormatan Menurut Primbon Jawa
