Logo JawaPos
Author avatar - Image
Minggu, 1 September 2024 | 15.34 WIB

Pegolf Australia Aaron Wilkin Menangi Persaingan Sengit di Final Mandiri Indonesia Open 2024

Pegolf Australia Aaron Wilkin. (Asian Tour) - Image

Pegolf Australia Aaron Wilkin. (Asian Tour)

JawaPos.com–Persaingan perebutan gelar juara Mandiri Indonesia Open 2024 makin sengit. Ibarat bola panas, siapa pun masih berpeluang memenangi turnamen berhadiah total US$ 500 ribu atau Rp 8,15 miliar (kurs 1 US$ = Rp 16.300).

Pegolf Australia Aaron Wilkin kembali menempati posisi puncak klasemen sementara setelah mencetak 67 pukulan atau 4 di bawah par pada putaran ketiga. Dia berhasil mengumpulkan total 199 pukulan atau 14 di bawah par. Namun, Wilkin hanya unggul satu pukulan dari Ho Yu-Cheng, Ervin Chang, Steve Lewton, dan Sampson Zheng yang menempati peringkat T2.

Wilkin senang dengan hasil tersebut. Pada hari kedua sebelumnya sempat tertinggal lantaran ada kesalahan. ”Jadi ya, hari ini saya merasa pukulan saya lebih baik. Saya tidak memukulnya lebih baik dari beberapa hari terakhir. Saya hanya memasukkan beberapa putt tambahan. Coba bertahan di putaran ini lebih lama,” kata Wilkin, yang menjadi juara di BRG Open Golf Championship 2023.

Dia akan berusaha mempertahankan konsistensi permainan. Akan berusaha keras dan memainkan permainan sendiri. ”Saya akan melihat leaderboard, jadi saya akan tahu seberapa rendah saya harus bermain, hanya birdie dan tidak ada bogey,” lanjut Aaron Wilkin, pegolf berusia 31 tahun ini.

 Peter Kejar Hasil Terbaik

Pegolf Indonesia Peter Gunawan, satu-satunya pegolf profesional Indonesia yang lolos ke putaran final, mencetak hasil terbaik sepanjang karir di Indonesia Open. Mencetak 66 pukulan atau 5 di bawah par, Peter berhasil mengumpulkan 206 pukulan atau 7 di bawah par. Pencapaian itu merupakan hasil terbaik yang dibukukan Peter setelah berhasil lolos cut untuk pertama kali.

Menjadi pemain tuan rumah tidak membuat Peter menjadi terbebani. Dia berusaha bermain lepas di Damai Indah Golf PIK Course, Jakarta, Sabtu (31/8). ”Strategi saya adalah main simpel, satu birdie di setiap 3 hole. Kita even par, over par, atau 2 under, tidak masalah. Kita reset lagi buat 3 hole berikutnya, 1 under. Dari awal selalu begitu, untuk menjaga emosi saya,” ungkap Peter usai pertandingan.

Pegolf berusia 27 tahun tersebut sudah mengenal lapangan dengan baik, sehingga dia tidak kesulitan untuk menunjukkan performa terbaiknya.

”PIK Course ini banyak ruangnya. Ketika Anda berada di ruang yang tepat, jadi gampang banget. Tetapi, ketika di tempat yang salah, itu akan setengah mati susahnya. Jadi, saya dan Jack (kedi Peter) memutuskan bahwa kita main space saja. Pin kiri, kita nembak kanan,” kata Peter yang pernah menjadi juara Indonesia Tourism Golf Pro Series #10 2023.

Peter yang menjadi pemain profesional sejak Juni 2018 menempati posisi T23 bersama Jbe Kruger, Veer Ahlawat, Berry Henson, dan Charlie Lindh.

Sementara itu, Gabriel Hansel, satu-satunya pegolf amatir di putaran ketiga ini, akan bermain lebih agresif di pertandingan hari terakhir. Hansel yang hari ini bermain even par (71) akan berusaha untuk mengurangi kesalahan dalam melakukan pukulan.

”Tadi mukul bagus. Banyak mendarat di fairway. Tapi approach shot (ke pin) agak kurang bagus. Short game bagus. Jadi nggak banyak missed (ke) green. Sejauh ini mistake (dalam 54 hole) sebenarnya sedikit. Bogey (3 hari ini) cuma 4. Birdie chance 6. Semoga bisa lebih banyak lagi. Mainnya bisa lebih agresif lagi,” ucap Hansel yang tahun ini menjuarai turnamen amatir OJAO 2024.

Editor: Latu Ratri Mubyarsah
Tags
Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore