
Menteri Pemuda dan Olahraga yang baru Ario Bimo Nandito Ariotedjo saat memberikan sambutan pada acara serah terima jabatan di Kantor Kemenpora, Jakarta, Selasa (4/4/2023). Ario Bimo Nandito Ariotedjo resmi dilantik sebagai Menpora sisa jabatan 2019-2024
JawaPos.com – Tidak banyak waktu bagi Ario Bimo Nandito Ariotedjo untuk beradaptasi sebagai menteri pemuda dan olahraga (Menpora). Pekerjaan sudah menumpuk setelah dia melakukan serah terima jabatan dari Plt Menpora Muhadjir Effendy kemarin (4/4).
Mulai persiapan SEA Games yang tinggal sebulan lagi, pelaksanaan DBON (Desain Besar Olahraga Nasional), hingga penyelenggaraan ANOC World Beach Games (AWBG) yang juga akan diikuti atlet dari Israel.
Muhadjir menuturkan, saat ini menjadi kesempatan bagus bagi Kemenpora dengan dipimpin seorang anak muda yang energik dan memiliki pengalaman matang. Baik di bidang kepemudaan maupun keolahragaan. Sesuai arahan Presiden Joko Widodo, Dito ditugaskan untuk meningkatkan kapasitas kewirausahaan pemuda.
Kemudian, di bidang olahraga diminta mengembangkan talent scouting. Mulai dari paling bawah dengan memperbanyak kompetisi-kompetisi secara periodik di tingkat sekolah dan pedesaan.
Sementara itu, Dito menyatakan, dalam waktu yang terbatas, pihaknya bakal menggeber persiapan SEA Games. ”Jadi, kami akan fokus ke keberangkatan kontingen SEA Games. Selanjutnya, dalam waktu tidak lama lagi juga banyak event-event yang akan diselenggarakan di Indonesia seperti Piala Dunia FIBA dan AWBG,” ujarnya.
Hingga kemarin, belum jelas berapa total cabor dan atlet yang bakal berangkat membawa nama Indonesia ke SEA Games 2023 di Kamboja. Karena itu, Dito menegaskan bahwa jumlah kontingen akan ditentukan pekan ini. ”Insya Allah. Mohon sedikit waktu untuk kita memastikan persiapan yang baik dan komprehensif,” jelasnya.
Chief de Mission (CdM) kontingen Indonesia di SEA Games 2023 Lexyndo Hakim menyatakan, timnya akan terus berkoordinasi dengan Kemenpora agar bisa secepatnya memastikan jumlah cabor dan atlet yang berangkat ke Kamboja. ”Seperti perintah Presiden Jokowi kepada Menpora Dito, salah satunya adalah bagaimana di SEA Games kita memprioritaskan cabor-cabor yang memiliki potensi medali,” bebernya.
Secepatnya, kata dia, akan diputuskan cabor, jumlah atlet, dan target prestasi pada SEA Games mendatang. ”Saya akan berkomunikasi dan berkoordinasi dulu dengan Pak Menpora dalam 1–2 hari ini untuk menuntaskan ini,” jelas Lexy, sapaan karibnya.
Deputi IV Kemenpora Surono menuturkan, penentuan atlet dan cabor yang berangkat ke SEA Games memang terus berproses hingga kemarin. ”Keinginan kami kan masih tetap bertahan di tiga besar. Tapi, masalahnya kan kami kehilangan 37–39 emas,” ujarnya.
Di luar persiapan SEA Games, Dito menambahkan perihal pelaksanaan AWBG. Pihaknya tidak ingin kembali batal seperti Piala Dunia U-20 lantaran ada tim Israel yang bertanding. ”Saya sepakat dengan Pak Presiden bahwa politik dan olahraga tidak bisa dicampur aduk,” ujarnya. (raf/wan/c17/fal)

Dana Desa Dialihkan untuk Koperasi Merah Putih, Pembangunan Desa di Bantul Jalan dengan Skema Lain
Wisata Kuliner Kabupaten Malang: 7 Makanan Khas yang Legendaris, Unik dan Autentik untuk Food Lovers
Link Pengumuman Hasil Seleksi Administrasi Manajer Koperasi Merah Putih yang Sudah Diumumkan
12 Restoran Sunda Paling Enak di Jakarta, Tempat Makan dengan Menu Tradisional Khas dari Tanah Pasundan
14 Rekomendasi Kuliner Depok untuk Keluarga, Tempat Makan Nyaman dengan Menu Beragam
7 Rekomendasi Kuliner Lontong Balap Paling Enak di Surabaya, Wajib Dicoba Sekali Seumur Hidup!
Sempat Di-blacklist Koramil, Pembangunan Koperasi Merah Putih di Tuban Dikawal Babinsa
Kecelakaan Kereta dan KRL di Bekasi Timur, KAI Fokus Evakuasi Para Korban
11 Rekomendasi Gudeg Terenak di Jakarta, Kuliner Manis yang Tak Kalah Legit Seperti di Jogjakarta
Terkendala Lahan dan Faktor Teknis, 7 Koperasi Merah Putih di Sukoharjo Jawa Tengah Belum Dibangun
