
Pejabat Kemenpora menandatangani berita acara pelantikan dalam rotasi jabatan yang ditegaskan Menpora Erick Thohir sebagai bagian dari transformasi menuju peningkatan kinerja dan pelayanan. (Istimewa)
JawaPos.com-Menteri Pemuda dan Olahraga (Menpora) Erick Thohir resmi melantik Pejabat Pimpinan Tinggi Pratama dan Pejabat Administrator di lingkungan Kementerian Pemuda dan Olahraga (Kemenpora), Rabu (1/4). Pelantikan yang digelar di Auditorium Wisma Menpora, Jakarta, itu merupakan bagian dari upaya penyegaran organisasi melalui rotasi jabatan.
Kegiatan tersebut mengacu pada Keputusan Menpora RI Nomor 55 Tahun 2026 dan dihadiri sejumlah pejabat penting, termasuk Wakil Menpora Taufik Hidayat, Sekretaris Kemenpora Gunawan Suswantoro, serta jajaran staf khusus dan tenaga ahli.
Dalam sambutannya, Erick menegaskan bahwa rotasi jabatan yang dilakukan bukan sekadar pergeseran posisi, melainkan bagian dari transformasi menyeluruh di tubuh Kemenpora. Ia menyebut langkah ini sebagai bentuk komitmen serius untuk membawa kementerian menjadi lebih profesional dan berdaya saing.
“Hari ini kita bisa melihat bahwa komitmen saya dalam mentransformasi kementerian ini sangat serius. Saya hadir bukan karena saya, tetapi karena harapan agar kementerian ini bisa naik kelas,” ujar Erick.
Ia juga menekankan bahwa pejabat yang dilantik harus mampu menjadi motor perubahan atau agent of change dalam menciptakan budaya kerja yang lebih baik. Menurutnya, perubahan tidak hanya bersifat struktural, tetapi juga menyentuh aspek integritas dan etos kerja.
“Saya tekankan, ini bukan sekadar rotasi. Ini adalah transformasi serius. Saya memberi kesempatan kepada bapak ibu untuk bersama-sama melakukan perubahan agar kementerian ini dihargai dan dipandang,” imbuhnya.
Lebih lanjut, Erick menyampaikan bahwa dirinya akan terus melakukan evaluasi terhadap kinerja para pejabat. Ia menetapkan tiga indikator utama dalam penilaian, yakni hasil kerja, kejujuran, serta kemauan untuk terus belajar dan meningkatkan kapabilitas.
Selain itu, ia mengingatkan pentingnya orientasi pelayanan kepada publik dan pemangku kepentingan. Erick menegaskan bahwa Kemenpora harus menjadi institusi yang melayani, bukan sebaliknya.

Dana Desa Dialihkan untuk Koperasi Merah Putih, Pembangunan Desa di Bantul Jalan dengan Skema Lain
Wisata Kuliner Kabupaten Malang: 7 Makanan Khas yang Legendaris, Unik dan Autentik untuk Food Lovers
Link Pengumuman Hasil Seleksi Administrasi Manajer Koperasi Merah Putih yang Sudah Diumumkan
14 Rekomendasi Kuliner Depok untuk Keluarga, Tempat Makan Nyaman dengan Menu Beragam
50 Unit Mobil Koperasi Desa Merah Putih Tiba di Wonogiri, Dandim 0728/Wonogiri: Saran Saya Tidak Usah Digunakan Dulu Mobilnya
7 Rekomendasi Kuliner Lontong Balap Paling Enak di Surabaya, Wajib Dicoba Sekali Seumur Hidup!
Sempat Di-blacklist Koramil, Pembangunan Koperasi Merah Putih di Tuban Dikawal Babinsa
17 kuliner Legendaris di Surabaya yang Wajib Dicicipi Sekali Seumur Hidup!
12 Restoran Sunda Paling Enak di Jakarta, Tempat Makan dengan Menu Tradisional Khas dari Tanah Pasundan
Kecelakaan Kereta dan KRL di Bekasi Timur, KAI Fokus Evakuasi Para Korban
