Pemandangan sirkuit Bahrain musim 2024 di malam hari (Sumber: X @F1)
JawaPos.com - Setiap sirkuit memiliki fakta dan kisah-kisah yang unik. Begitupun dengan sirkuit yang menjadi tuan rumah Formula 1 (F1).
Salah satunya adalah Grand Prix Bahrain, trek pembuka F1 musim 2024 yang digelar pada hari Sabtu (2/3) malam WIB.
Sirkuit Internasional Bahrain atau biasa disebut 'Sakhir', yang merupakan nama tempat tersebut berlokasi adalah sirkuit timur tengah pertama yang menjadi tuan rumah F1.
Didesain oleh Hermann Tilke, dan diresmikan pada tahun 2004, Bahrain menjadi salah satu sirkuit termahal dengan biaya lebih dari 2,3 triliun rupiah atau setara dengan 150 juta USD.
Lantas, apa saja hal unik lain dari GP Bahrain? Berikut ulasan lengkap yang telaha dirangkum JawaPos.Com dari F1 Destinations.
Sirkuit Internasional Bahrain memiliki enam layout, dengan versi Grand Prix sepanjang 5.412 km serta 15 tikungan di Bahrain, semua layout bahrain telah digunakan. Pada tahun 2010, Bahrain pernah menjadi layout “endurance” dengan total panjang 6.299km dan 24 tikungan.
Di tahun 2020, Sirkuit Internasional Bahrain menjadi tuan rumah dua balapan untuk menambah jumlah kalender balapan di musim tersebut, dimana saat itu Formula 1 terdampak pandemi virus corona. Balapan pertama disebut Grand Prix Bahrain, sedangkan balapan kedua disebut Sakhir.
GP Bahrain dan Sakhir saat itu diadakan secara tertutup. Meski begitu, beberapa petugas kesehatan setempat diundang untuk menonton ajang jet darat di tribun sebagai penghargaan atas usaha mereka menangani pandemi dan virus corona.
Bagi orang-orang yang pernah melihat berita Formula 1, pasti anda akan melihat nama Bahrain menjadi tempat yang pertama dijadikan destinasi tuan rumah Formula 1.
Memang, dalam 3 tahun terakhir, Bahrain selalu dipilih menjadi opsi pertama dalam pembukaan F1.
Namun sebetulnya, Bahrain mendapatkan kesempatan menjadi sirkuit pertama dalam kalender pada 2006, menggantikan posisi sirkuit pertama saat itu, yakni Australia. Ini juga terjadi pada tahun 2010.
Australia tetap menjadi langganan sampai tahun 2019. Baru pada tahun 2021, Bahrain kembali dipilih menggantikan posisi Australia yang saat itu harus ditunda sampai sekarang.
Jangan sampai ketinggalan berita hari ini!
Jadilah yang pertama tahu. Gabung channel kami sekarang!

Prediksi Skor Malaysia vs Vietnam: Superkomputer Jagokan The Golden Star Warriors
Prediksi Skor Pisa vs Empoli di Coppa Italia: Azzurri Bisa Menang Lewat Adu Penalti!
Prediksi Skor Deportivo La Coruna vs Elche: Comeback The Blue and Whites di La Liga Bakal Sengit!
Prediksi Skor Palermo vs Lecce di Coppa Italia, Inzaghi Siap Bikin Kejutan
'Tibo Sri': 7 Weton yang Memiliki Rezeki Seumur Hidupnya Mengalir Seperti Air dan Tidak Pernah Mengering Menurut Primbon Jawa
Persebaya Surabaya Siapkan Penyerang Pengganti Alex Martins di Super League
Rela Kesampingkan Urusan Pribadi, Perjuangan Ibu Atlet Sepak Bola Masa Depan Indonesia
Prediksi Skor Cremonese vs Sampdoria di Coppa Italia, Optimisme Marco Giampaolo
BEM UI dan Puluhan Aliansi Mahasiswa Bakal Gelar Demo Besar di Bundaran HI Besok, Ini 8 Tuntutannya
Prediksi Skor Sassuolo vs Cesena di Coppa Italia: Jay Idzes Berpeluang Starter!
