Logo JawaPos
Author avatar - Image
Senin, 14 November 2022 | 18.09 WIB

Setelah Menanti Lama 14 Tahun, Indomaret Juara Livoli Divisi Utama

BUAH PENANTIAN PANJANG: Pemain Indomaret berselebrasi setelah menaklukkan STIN Pasundan pada partai final Livoli Divisi Utama tadi malam. ANGGER BONDAN/JAWA POS - Image

BUAH PENANTIAN PANJANG: Pemain Indomaret berselebrasi setelah menaklukkan STIN Pasundan pada partai final Livoli Divisi Utama tadi malam. ANGGER BONDAN/JAWA POS

JawaPos.com-Indomaret akhirnya berhasil mengakhiri puasa gelar juara kejuaraan Livoli Divisi Utama selama 14 tahun.

Setelah terakhir meraihnya pada 2008, tim asal Sidoarjo itu kemarin (13/11) menang dramatis 3-2 (25-18, 16-25, 25-13, 21-25, 16-14) atas STIN Pasundan di GOR Ki Mageti, Magetan.

Gelar juara tersebut diraih dengan perjuangan yang begitu berat. Sepanjang laga, opposite utama Dimas Saputra harus menahan rasa sakit di pinggang. Begitu juga dengan libero Fahreza Rakha Abinaya.

’’Set terakhir saya tanya Fahreza butuh pergantian nggak. Dia bilang masih oke,’’ kata pelatih Indomaret Iwan Dedi Setiawan kepada Jawa Pos.

’’Mereka sudah bertekad dan berkeyakinan bisa juara. Rasa sakit pun dilawan,’’ imbuh pelatih yang akrab disapa Giso itu.

Perjuangan untuk melawan rasa sakit tersebut berbuah sangat manis. Sempat tertinggal 13-14 pada set kelima, Indomaret akhirnya mampu membalikkan keadaan menjadi 16-14.

Mereka pun berhasil mengakhiri dahaga gelar selama 14 tahun. Kali terakhir Indomaret mendapatkan gelar adalah tahun 2008. Ketika itu, mereka mengalahkan Yuso dalam partai final di GOR Pajajaran, Bandung. Kini, mereka meraih gelar juara untuk kali kedua melawan tim asal Bandung juga, yaitu Pasundan.

’’Perjuangan sangat luar biasa. Baru di Livoli tahun ini kami harus main 11 pertandingan dengan intensitas tinggi terus. Beberapa kali kami main lima set. Tapi alhamdulillah perjuangan kami latihan selama ini, kerja keras kami ada hasilnya. Tanpa seizin Allah, kami juga tidak bisa mendapat hasil ini,’’ ucap Giso.

Dimas, meski harus menahan rasa sakit, tetap menjadi pendulang poin utama bagi Indomaret. Pemain 27 tahun itu mencetak total 34 poin dan menjadi penentu kemenangan Indomaret. Sementara itu, sang adik, Marcelio Bintang Saputra, berada di belakang Dimas dengan 20 poin.

Selain gelar juara, setter 20 tahun Indomaret Alvin Daniel Pratama mendapat penghargaan pemain masa depan. Itu merupakan gelar individu tertinggi di ajang Livoli Divisi Utama.

Di sisi lain, pelatih Pasundan tetap mengandalkan dua hitter utama mereka. Yaitu, Farhan Halim dan Muhammad Fikri Mustofa Kamal. Keduanya masing-masing mencetak 27 dan 28 poin.

Meski kalah, pelatih Pasundan Anwar Sadat mengapresiasi penampilan anak didiknya. Dengan status sebagai tim promosi dan menurunkan mayoritas pemain muda, Pasundan bisa melaju hingga ke babak final.

’’Kami cuma di finishing aja yang kurang berpihak. Tapi tidak apa-apa, semua main bagus, tinggal rezeki yang belum,’’ ujar Anwar.

Sementara itu, Surabaya BIN Samator menempati posisi ketiga kejuaraan Livoli Divisi Utama. Dalam laga perebutan tempat ketiga, BIN Samator mampu mengalahkan Berlian Bank Jateng dengan skor 3-0 (25-21, 25-20, 25-22).

Editor: Ainur Rohman
Tags
Artikel Terkait
Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore