Logo JawaPos
Author avatar - Image
Selasa, 26 Juli 2022 | 00.50 WIB

Ethiopia Makin Kukuh di Peringkat Kedua Kejuaraan Dunia Atletik

EUGENE, OREGON - JULY 23: Gudaf Tsegay of Team Ethiopia celebrates winning gold in the Women - Image

EUGENE, OREGON - JULY 23: Gudaf Tsegay of Team Ethiopia celebrates winning gold in the Women

JawaPos.com-Ethiopia makin mengukuhkan diri di peringkat kedua klasemen perolehan medali Kejuaraan Dunia Atletik 2022 di Eugene, Oregon, Amerika Serikat (AS).

Kemarin mereka meraih medali emas keempat di ajang tersebut. Tuan rumah AS masih memimpin dengan koleksi 10 medali emas.

Medali emas keempat Ethiopia diraih melalui nomor lari 5.000 meter putri. Atlet mereka, Gudaf Tsegay, sukses menggondol emas setelah menyelesaikan lomba di posisi terdepan dengan catatan waktu 14 menit 46,29 detik.

Medali perak dibawa pulang Kenya melalui Beatrice Chebet. Dia finis kedua dengan catatan waktu 14 menit 46,75 detik.

Sementara itu, medali perunggu dimenangkan atlet Ethiopia lainnya, yakni Dawit Seyaum. Dia membukukan catatan waktu 14 menit 47,36 detik.

”Aku sungguh bahagia,” ucap Tsegay seperti dilansir AFP. ”Kemenangan ini untuk seluruh masyarakat Ethiopia,” tambahnya.

Tsegay tampil dominan dengan terus berada di barisan terdepan sejak start. Atlet 25 tahun itu juga terus mendapat perlawanan ketat dari Chebet dan Seyaum.

Peraih medali emas Olimpiade Tokyo 2020 nomor ini, Sifan Hassan, juga sudah berusaha maksimal untuk mengejar Tsegay. Terutama di dua lap terakhir.

Sayang, atlet asal Belanda tersebut tak sanggup menangkap Tsegay dan akhirnya hanya finis di posisi keenam. Itu membuatnya gagal meraih medali dari nomor 5.000 dan 10.000 meter yang menjadi andalannya di kejuaraan dunia kali ini.

”Aku akan berusaha lebih baik untuk mendapat medali tahun depan,” kata Hassan seusai lomba.

Dari nomor populer estafet 4 x 100 meter putra, tim Kanada sukses merengkuh emas. Hasil itu sekaligus menggagalkan upaya tuan rumah AS mendapat tambahan emas dari nomor tersebut.

Aaron Brown, Jerome Blake, Brendon Rodney, dan Andre De Grasse tampil apik di putaran final dengan catatan waktu 37,48 detik.

Empat pelari AS yang dipasang di nomor ini, Christian Coleman, Noah Lyles, Elijah Hall, dan Marvin Bracy, akhirnya hanya mampu merengkuh perak dengan catatan waktu 37,55 detik. Medali perunggu dibawa pulang tim Britania Raya dengan membukukan catatan waktu 37,83 detik.

”Kemenangan ini berarti sangat luar biasa untuk Kanada. Kami mulai merencanakannya beberapa tahun lalu dan akhirnya terwujud,” ucap De Grasse seperti dilansir CBC Sports.

Editor: Ainur Rohman
Tags
Artikel Terkait
Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore