
William WEST / AFP
JawaPos.com - Usai tersingkir dari babak pertama Prancis Terbuka, Naomi Osaka memberi sinyal bahwa dirinya kemungkinan besar tidak akan tampil di grand slam berikutnya Wimbledon.
Ada dua alasan yang membuatnya ragu untuk tampil di grand slam tertua di dunia tersebut.
Pertama, karena kondisinya yang kurang fit. Kekalahannya dari Amanda Anisimova di Rolland Garos disebabkan tidak maksimalnya servis yang biasanya menjadi kelebihan.
Dia mencatat delapan kali double fault. Sedangkan, tingkat keberhasilannya pada servis pertama hanya 45 persen.
Ternyata hal itu diakuinya akibat cedera otot achilles pada pergelangan kakinya. Dia juga dibanjiri unforced error pada laga tersebut.
''Dan juga, karena masalah tersebut persiapanku menjadi sangat terbatas. Aku tidak mengikuti turnamen sebanyak yang aku inginkan,'' ucapnya.
''Kendati demikian aku tetap senang bisa bermain di sini (Prancis Terbuk), meski tidak menang,''.
Alasan kedua karena Wimbledon nanti lebih bersifat eksibisi. Karena tidak menawarkan poin ranking bagi pesertanya.
Hal itu berkaitan dengan keputusan penyelenggara yang memboikot petenis asal Rusia dan Belarusia dalam turnamen tersebut.
Langkah itu sebagai buntut invasi Rusia ke Ukraina.
''Aku tidak yakin (akan tampil di Wimbledon). Tapi aku merasa bermain di Wimbledon tanpa poin itu lebih seperti eksibisi (ketimbang grand slam).''
''Aku tahu ini tidak benar. Tapi di dalam otakku aku merasa demikian.''

Dana Desa Dialihkan untuk Koperasi Merah Putih, Pembangunan Desa di Bantul Jalan dengan Skema Lain
Wisata Kuliner Kabupaten Malang: 7 Makanan Khas yang Legendaris, Unik dan Autentik untuk Food Lovers
Link Pengumuman Hasil Seleksi Administrasi Manajer Koperasi Merah Putih yang Sudah Diumumkan
12 Restoran Sunda Paling Enak di Jakarta, Tempat Makan dengan Menu Tradisional Khas dari Tanah Pasundan
14 Rekomendasi Kuliner Depok untuk Keluarga, Tempat Makan Nyaman dengan Menu Beragam
7 Rekomendasi Kuliner Lontong Balap Paling Enak di Surabaya, Wajib Dicoba Sekali Seumur Hidup!
Sempat Di-blacklist Koramil, Pembangunan Koperasi Merah Putih di Tuban Dikawal Babinsa
Kecelakaan Kereta dan KRL di Bekasi Timur, KAI Fokus Evakuasi Para Korban
11 Rekomendasi Gudeg Terenak di Jakarta, Kuliner Manis yang Tak Kalah Legit Seperti di Jogjakarta
Terkendala Lahan dan Faktor Teknis, 7 Koperasi Merah Putih di Sukoharjo Jawa Tengah Belum Dibangun
