
Aryo Djojohadikusumo (kiri) bersama Jonny Herjawan setelah pengembalian berkas dan beberkan visi misi.
JawaPos.com–Terdapat dua calon ketua Pengurus Provinsi (Pengprov) Persatuan Olahraga Berkuda (Pordasi) DKI Jakarta periode 2024-2028. Yakni incumbent Aryo PS. Djojohadikusumo dan Jonny Herjawan.
Keduanya sudah mendaftar dan menyerahkan berkas pencalonan ke Tim Penjaringan dan Penyaringan (TPP) di Gedung JIEPP, Pulomas Raya, Jakarta Timur, Rabu (27/12). Setelah mendaftar, kedua calon juga sudah menyampaikan visi misi di hadapan tim TPP.
Aryo membeberkan alasan kembali mencalonkan diri sebagai ketua. Saat terpilih sebagai Ketua Pordasi DKI pada 28 Juli 2021, terdapat aspirasi utama untuk menghadirkan kembali lapangan pacuan kuda.
”Setelah dua setengah tahun kemudian saya belum memenuhi komitmen saya itu,” tutur Aryo.
Hal itulah yang mendasari dia kembali maju untuk menuntaskan komitmen kepada masyarakat berkuda DKI. Lantas, disinggung soal tempat untuk lapangan pacu, Aryo menerangkan, sebelumnya akan dibangun di kawasan Tegal Alur. Hanya saja, kawasan tersebut dianggap tidak cocok karena berada di area lintasan Bandara Soekarno Hatta.
”Tempatnya terlalu bising untuk kuda. Sehingga tidak cocok bagi kesejahteraan kuda. Jadi garapan untuk membangun di sana diubah,” terang Aryo.
Namun, dalam waktu dekat, dia menyebutkan, bakal ada pengumuman baik. Ada beberapa kandidat (tempat) di dalam dan luar DKI.
”Semoga hal yang mengganjal ini bisa dituntaskan. Untuk waktu, tergantung hasil pembahasan. Sudah ada tanda positif, tapi karena belum ada di atas kertas saya belum berani bicarakan,” sebut Aryo.
Selain lapangan kuda pacu, Aryo menegaskan komitmennya untuk membuat DKI menjadi juara umum di Pekan Olahraga Nasional XXI 2024 Aceh-Sumatera Utara. Saat ini, program kepelatihan terus berlangsung dan akan mengikuti kejuaraan sebanyak mungkin jelang PON.
”Kami juga terus mencari kuda terbaik, joki terbaik, harapannya target juara umum minimal 7-8 medali emas bisa direbut DKI,” ucap Aryo.
Untuk target juara umum PON, Aryo menegaskan, tidak mau terlalu pusing terkait namanya yang juga dibicarakan untuk menjadi Ketum PP Pordasi. ”Saat ini jujur saya lagi fokus di DKI Jakarta karena dari KONI DKI juga bertekad untuk menjadi juara umum,” papar Aryo.
Sementara itu, Jonny menuturkan, alasan untuk mencalonkan diri bukan berangkat dari ketidakpuasan atas kepemimpinan Aryo. Apalagi, Jonny mengakui anaknya, Natasha Herjawan, bisa mendapat manfaat sehingga terus berkembang dan meraih prestasi saat kepemimpinan Aryo.
”Alasan utama maju karena menerima mandat dari klub. Suatu hal yang tidak baik kalau kita menerima mandat tapi tidak ditindaklanjuti. Jadi atas dasar itu kemudian saya mengajukan diri. Jadi apa yang lebih baik dari kedua teman yang berkompetisi dan bisa berkolaborasi dan bersinergi,” sebut Jonny.
Jonny juga sudah mendengar visi misi dari Aryo. Menurut dia, visinya tidak berbeda jauh dari apa yang juga dicanangkan untuk kemajuan berkuda DKI. Dia meyakini visinya sama, jadi tidak penting siapa yang akan menduduki kursi ketua.
”Jadi buat saya yang penting berkuda di DKI dapat benefit. Andai saya tidak menang ya tidak masalah. At least saya bisa jadi besi yang menajamkan besi. Sehingga kepemimpinan Pak Aryo ke depan lebih baik lagi. Kalau saya yang menang alhamdulillah juga. Jadi gak ada yang jadi beban buat saya,” ucap Jonny.

Persebaya Surabaya Rayakan Kembalinya Bruno Moreira, Bonek Kompak Satu Suara
14 Kuliner Malam Bandung yang Paling Enak dan Selalu Ramai hingga Larut Malam dengan Suasana Seru dan Rasa Lezat
Bocoran Soal CAT Seleksi Manajer Koperasi Merah Putih 2026
7 Rekomendasi Kuliner Lontong Balap Paling Enak di Surabaya, Wajib Dicoba Sekali Seumur Hidup!
12 Restoran Sunda Paling Enak di Jakarta, Tempat Makan dengan Menu Tradisional Khas dari Tanah Pasundan
18 Rekomendasi Kuliner di Tangerang untuk Keluarga, Tempat Makan Favorit dari Tradisional sampai Modern
Link Live Streaming Semifinal Uber Cup 2026 Indonesia vs Korea Selatan dan Line-up Pertandingan
Wisata Kuliner Kabupaten Malang: 7 Makanan Khas yang Legendaris, Unik dan Autentik untuk Food Lovers
Dana Desa Dialihkan untuk Koperasi Merah Putih, Pembangunan Desa di Bantul Jalan dengan Skema Lain
50 Unit Mobil Koperasi Desa Merah Putih Tiba di Wonogiri, Dandim 0728/Wonogiri: Saran Saya Tidak Usah Digunakan Dulu Mobilnya
