
Atlet panahan berlatih dalam persiapan menuju kejurprov di Perumahan Khayangan Residence Bangkalan, Rabu (20/12). (Ayu Latifah/JPRM)
JawaPos.com - Persatuan Panahan Indonesia (Perpani) Bangkalan menunjukkan kesiapannya dengan mengirimkan tiga atlet andalannya menuju ke Kejuaraan Provinsi (Kejurprov) tingkat Jawa Timur.
Setelah sukses bersaing di Kota Situbondo, ketiga pemanah berbakat ini siap mengukir prestasi baru di lapangan Universitas Negeri Surabaya (Unesa) pada event yang berlangsung dari Sabtu (23/12) hingga Minggu (24/12).
Dilansir dari Radar Madura, Ketua Perpani Bangkalan, Sonny Sutanto, menyatakan bahwa kejuaraan ini menjadi puncak penampilan atlet panahan Bangkalan untuk tahun ini. Meskipun sempat ditunda dari jadwal awalnya pada bulan September, Perpani Bangkalan optimistis dapat menorehkan prestasi gemilang di akhir tahun ini.
"Kami menargetkan untuk meraih medali, dan tentu saja yang diharapkan adalah medali emas. Atlet-atlet kami sudah siap secara fisik dan mental, dan kami yakin mereka dapat memberikan performa terbaik mereka di Kejurprov ini," ujar Sonny Sutanto dengan penuh keyakinan.
Tiga atlet yang dikirimkan oleh Perpani Bangkalan terdiri dari satu putri dan dua putra. Mereka telah menjalani persiapan intensif dan menunjukkan kemampuan luar biasa saat mengikuti kejuaraan sebelumnya di Kota Situbondo. Kiprah positif mereka diharapkan akan menjadi sorotan utama di ajang pamungkas ini.
Sebagai bagian dari persiapan, Perpani Bangkalan juga mengacu pada keberhasilan atlet-atletnya di kejuaraan sebelumnya. Mereka optimistis dapat mengulang kesuksesan tersebut dan meninggalkan jejak prestasi yang membanggakan bagi daerah Bangkalan. Dengan semangat juang yang tinggi, Perpani Bangkalan siap untuk bertarung dan mengibarkan panji kebanggaan di Kejurprov tingkat Jawa Timur.
Berkenalan dengan Olahraga Panahan
Olahraga panahan, sebuah kegiatan yang melibatkan keterampilan memanah menggunakan busur dan anak panah, telah mewarnai sejarah manusia sejak zaman purba. Dengan akar sejarahnya yang melibatkan suku Neanderthal yang menggunakan busur dan panah dalam kegiatan berburu sekitar 100.000 tahun yang lalu, olahraga panahan bukan hanya sekedar latihan fisik, tetapi juga merupakan keterampilan yang vital untuk bertahan hidup di alam liar.
Bahkan, bukti sejarah menunjukkan keberadaan prajurit Mesir Kuno yang meninggal akibat tertusuk panah sekitar tahun 2100 sebelum masehi, menandakan bahwa panahan bukan hanya digunakan untuk keperluan berburu, tetapi juga sebagai senjata pertahanan dalam konflik manusia.
Pada perkembangannya, olahraga panahan mulai mendapatkan pengakuan resmi sebagai cabang olahraga. Inisiatif Raja Inggris, Charles II, pada tahun 1676 membantu mengangkat status panahan menjadi sebuah kegiatan berskala olahraga.
Kejuaraan olahraga panahan pertama kali diselenggarakan secara nasional di Inggris pada tahun 1844, membuktikan bahwa panahan tidak hanya sekadar keahlian, tetapi juga disukai sebagai hiburan dan ajang kompetisi.
Di Indonesia, Persatuan Panahan Indonesia (Perpani) dibentuk pada 12 Juli 1953, yang menjadi tonggak bersejarah dalam perkembangan olahraga panahan di tanah air. Inisiatif ini berawal dari prakarsa Sri Paku Alam VIII di Jogjakarta.
Kejuaraan nasional panahan pertama di Indonesia diadakan enam tahun kemudian di Surabaya, memperlihatkan bahwa olahraga panahan tidak hanya menjadi bagian dari sejarah dunia, tetapi juga mempunyai akar kuat dalam perkembangan olahraga nasional.
Dengan keterampilan memanah yang memerlukan ketahanan, kekuatan, dan fokus, olahraga panahan terus memikat para peminatnya sebagai sebuah kegiatan yang mendebarkan dan menantang.

11 Rekomendasi Mall Terbaik di Surabaya yang Bikin Betah Jalan-Jalan dan Susah Pulang
10 Mall di Semarang yang Tak Pernah Sepi Pengunjung, Tempat Favorit untuk Belanja dan Nongkrong
Marak Link Live Streaming Gratis Persija Jakarta vs Persib Bandung, Jakmania dan Bobotoh Pilih yang Mana?
KPK Tindaklanjuti Pelaporan Dugaan Korupsi APBD Era Mantan Gubernur Sultra Nur Alam
14 Daftar Mall Terbaik di Bandung yang Selalu Ramai Dikunjungi, Lengkap untuk Shopping dan Hiburan Keluarga
9 Rekomendasi Mall Terbaik di Sidoarjo untuk Belanja, Kuliner, dan Tempat Nongkrong Bersama Keluarga
15 Kuliner Seafood Ternikmat di Surabaya, Hidangan Laut Segar dengan Cita Rasa Khas yang Sulit Dilupakan
Jadwal Moto3 Prancis 2026! Start Posisi 6, Veda Ega Pratama Buka Peluang Podium di Moto3 Prancis 2026
17 Tempat Makan Hidden Gem di Surabaya yang Tidak Pernah Sepi, Rasanya Selalu Konsisten Enak
16 Kuliner Bakso di Yogyakarta yang Rasanya Dinilai Selalu Konsisten Enak, Bikin Para Pengunjung Ketagihan Datang Lagi
