
LAS VEGAS, NEVADA - JULY 10: Conor McGregor of Ireland (L) attempts a kick against Dustin Poirier in the first round in their lightweight bout during UFC 264: Poirier v McGregor 3 at T-Mobile Arena on July 10, 2021 in Las Vegas, Nevada. Stacy Revere/Get
JawaPos.com-Setelah istirahat panjang akibat mengalami cedera patah kaki kiri di duel melawan Dustin Poirier Juli lalu, Conor McGregor saat ini sudah berlatih lagi.
Peter Queally, rekan latihan McGregor, bahkan membocorkan ke media bahwa McGregor dalam waktu dekat punya kesempatan bertarung. Tak tanggung-tanggung, lawannya adalah Charles Oliveira, sang penguasa sabuk juara UFC kelas ringan saat ini.
Queally menyampaikan kabar itu kepada Mirror. Tapi, dia sendiri mengakui bahwa apa yang dia ucapkan itu baru desas-desus di internal kubu McGregor. Meski demikian, dia yakin hal tersebut bisa saja menjadi kenyataan.
Apalagi, kedua petarung sudah sama-sama menyatakan tertarik untuk bentrok. Dengan nama besar dan power yang dimiliki McGregor di UFC, Queally yakin rekannya itu bisa membuat aturan penantang juara bertahan di UFC berubah.
’’Itu sudah normal di olahraga ini. Charles (Oliveira) ingin melawan Conor (McGregor). Conor juga ingin melawan Charles. Apalagi, ada uang besar yang bisa dihasilkan jika duel ini terwujud,’’ ucap Queally.
Sesuai aturan, McGregor memang belum berhak bertarung memperebutkan sabuk juara. Sebab, mantan juara UFC kelas ringan dan bulu itu kini masih menduduki ranking keenam di kelas ringan. Petarung yang berhak melawan Oliveira sebenarnya adalah Islam Makhachev dan Justin Gaethje yang punya ranking lebih baik dari McGregor.
Oliveira sendiri mengaku ingin duel melawan McGregor terjadi tahun depan. Petarung asal Brasil itu menargetkan duel tersebut bisa terwujud pada pertengahan tahun.
’’Mei akan menjadi jadwal yang tepat. Dia menantangku untuk menentukan tanggal. Dia menyebut ini akan jadi pertarungan Irlandia versus Brasil jilid dua (mengacu pada duel McGregor vs Jose Aldo pada 2015, Red),’’ ucap Oliveira.
Oliveira yang sejauh ini punya rekor 32 kali menang dan 8 kali kalah menyebut, bukan hanya dirinya dan McGregor yang ingin laga itu terwujud. Namun, semua fans UFC. McGregor sendiri pernah menyandang gelar juara kelas ringan pada 2016.
Saat itu dia berhasil mempertahankannya selama 511 hari. McGregor harus merelakan sabuk itu lepas darinya karena saat itu dia lebih memilih bertarung melawan Floyd Mayweather di duel ekshibisi tinju pada Agustus 2017. ’’Aku sudah tidak sabar. Mari kita wujudkan duel ini,’’ ucap Oliveira.

Dana Desa Terpangkas untuk Koperasi Merah Putih, Pembangunan Infrastruktur Sebagian Desa di Tulungagung Tak Sesuai Rencana
12 Spot Kuliner Bakso di Bandung yang Terkenal karena Tekstur Dagingnya yang Juara
Kabar Gembira! Gubernur Banten Resmi Hapus Pajak Kendaraan Bermotor, Ini Syaratnya!
10 Spot Mie Kocok di Bandung Terenak, Kuliner Khas dengan Kuah Kental dan Bumbu Tradisional
12 Restoran Seafood Terenak di Bandung, Surganya Kuliner Laut yang Tak Pernah Sepi Pengunjung
15 Kuliner Bakso di Solo yang Selalu Jadi Incaran, dari yang Paling Legend hingga yang Kekinian
Resmi Pindah ke Bali! Derby Jawa Timur Arema FC vs Persebaya Surabaya Digelar di Stadion Kapten I Wayan Dipta
Wali Kota Surabaya Eri Cahyadi Sebut Ada 3 Lokasi untuk Pembangunan Koperasi Merah Putih
18 Rekomendasi Sarapan Pagi di Bandung Paling Sedap, Sederet Kuliner Mantap yang Wajid Disantap
Lawan Arema FC Laga Terakhir Bruno Moreira? Intip Akhir Kontrak Kapten Persebaya Surabaya
