
Photo
JawaPos.com - Pasangan kakak beradik asal Bulgaria Gabriela Stoeva/Stefani Stoeva dengan berat hati harus mundur dari perhelatan BWF World Tour Finals (WTF) 2021 tanpa menjalani laga semifinal. Mereka terpaksa walkover karena cedera punggung serius yang dialami Gabriela.
Hari ini, Sabtu (4/12), Stoeva bersaudari harusnya bertempur melawan pasangan Korea Selatan Kim So Yeong/Kong Hee Yong untuk memperebutkan tiket final. Kejadian ini pun membuat pasangan Negeri Ginseng tersebut melenggang ke partai puncak tanpa harus mengeluarkan keringat.
Baik Gabriela dan Stefani pun tidak bisa menutupi rasa kecewa mereka. Melalui akun Instagram masing-masing, mereka mencurahkan kegundahan mereka.
Gabriela mengatakan bahwa ia sudah merasa punggungnya tidak beres di hari terakhir laga fase grup pada Jumat (3/12) kemarin saat menghadapi pasangan Jepang Nami Matsuyama/Chiharu Shida.
"Punggungku sudah terasa sakit kemarin, tapi aku memutuskan untuk tetap bertanding. Setelah itu, rasa sakitnya semakin parah. Aku bahkan sangat sulit untuk bergerak dan bangun dari tempat tidurku. Hari ini, aku kira rasa sakitnya akan berkurang, tapi ternyata rasanya masih sakit sekali," ujar Gabriela.
"Aku kecewa dan sedih sekali harus mundur dengan cara seperti ini," sambung Gabriela.
Stefani pun mengutarakan hal serupa.
"Gabi mengalami cedera punggung, dan kondisinya terus memburuk. Kami tidak punya pilihan lain. Mundur adalah pilihan terbaik," kata Stefani.
Mundurnya Stoeva bersaudari akibat cedera semakin menambah panjang daftar atlet yang mundur dari WTF 2021 akibat cedera. Sebelumnya, empat atlet sudah terlebih dahulu memutuskan mundur karena kondisi tubuh mereka yang tidak memungkinkan akibat rangkaian turnamen BWF yang begitu padat. Empat atlet tersebut adalah jawara Jepang Kento Momota, Rasmus Gemke (Denmark), Yeo Jia Min (Singapura), dan ganda putra India Satwiksairaj Rankireddy/Chirag Shetty.

Persebaya Surabaya Rayakan Kembalinya Bruno Moreira, Bonek Kompak Satu Suara
14 Kuliner Malam Bandung yang Paling Enak dan Selalu Ramai hingga Larut Malam dengan Suasana Seru dan Rasa Lezat
Bocoran Soal CAT Seleksi Manajer Koperasi Merah Putih 2026
7 Rekomendasi Kuliner Lontong Balap Paling Enak di Surabaya, Wajib Dicoba Sekali Seumur Hidup!
12 Restoran Sunda Paling Enak di Jakarta, Tempat Makan dengan Menu Tradisional Khas dari Tanah Pasundan
18 Rekomendasi Kuliner di Tangerang untuk Keluarga, Tempat Makan Favorit dari Tradisional sampai Modern
Link Live Streaming Semifinal Uber Cup 2026 Indonesia vs Korea Selatan dan Line-up Pertandingan
Wisata Kuliner Kabupaten Malang: 7 Makanan Khas yang Legendaris, Unik dan Autentik untuk Food Lovers
Dana Desa Dialihkan untuk Koperasi Merah Putih, Pembangunan Desa di Bantul Jalan dengan Skema Lain
50 Unit Mobil Koperasi Desa Merah Putih Tiba di Wonogiri, Dandim 0728/Wonogiri: Saran Saya Tidak Usah Digunakan Dulu Mobilnya
