
Photo
JawaPos.com - Pelatih kepala tim bulu tangkis Denmark Kenneth Jonassen memberikan pujian kepada tim Thomas Indonesia yang keluar sebagai kampiun Piala Thomas 2021 akhir pekan lalu. Tak hanya itu, Jonassen juga menyanjung performa Jonatan Christie yang menjadi penentu gelar juara yang sudah dinanti-nantikan publik bulu tangkis Tanah Air selama 19 tahun tersebut.
Sebelum menghancurkan Tiongkok 3-0 di partai final, tim Thomas Indonesia terlebih dahulu melewati Denmark, yang notabene merupakan tim tuan rumah, di partai semifinal. Di laga itu, Denmark harus mengakui keunggulan Indonesia dengan skor 3-1.
Satu-satunya poin yang diraih Denmark adalah dari partai pertama di mana jawara Olimpiade Tokyo 2020 Viktor Axelsen menumbangkan Anthony Sinisuka Ginting, sebelum mereka kehilangan poin di tiga laga berikutnya.
Dilansir dari laman BWF, Jonassen mengakui bahwa timnya gagal melaju ke final karena dua hal. Pertama, karena mereka gagal mencuri poin dari nomor ganda. Saat itu, dua pasangan Denmark Kim Astrup/Anders Skaarup Rasmussen dan Mathias Christiansen/Frederik Sogaard gagal memenangkan laga melawan Marcus Fernaldi Gideon/Kevin Sanjaya Sukamuljo dan Fajar Alfian/Muhammad Rian Ardianto.
"Kami tahu bahwa seharusnya kami bisa mengambil poin dari sana, tapi sektor ganda Indonesia berhasil menunjukkan betapa kuatnya mereka. Tim Indonesia tampil dengan sangat baik kemarin, apalagi mereka juga harus bertanding di tengah tekanan suporter Denmark," ujar Jonassen.
Lebih lanjut, Jonassen juga menuturkan bahwa kekalahan tim Thomas Denmark juga tak lepas dari ketidakberhasilan tunggal putra Anders Antonsen memenangi laga kontra Jojo di partai ketiga. Di atas kertas, Antonsen memang lebih diunggulkan menang. Jika saat itu Antonsen bisa menundukkan Jojo, maka Denmark masih punya harapan lolos ke final karena partai tunggal ketiga pasti akan dimainkan.
Toh, hal itu urung terjadi. Lewat laga yang cukup alot, Antonsen harus mengakui keunggulan Jojo.
"Anders sudah memberikan segala kemampuannya di lapangan kemarin. Kami memang punya kesempatan menang di sana, tapi aku harus memberikan selamat kepada Jonatan Christie karena dia berhasil menyumbang poin buat Indonesia. Jonatan adalah pemain yang sangat kuat," kata Jonassen lagi.
Meski tim Thomas Denmark hanya bisa meraih medali perunggu dan tim putri mereka belum bisa menyumbang apa pun, Jonassen menuturkan bahwa saat ini tim asuhannya sedang dalam masa regenerasi. Ia yakin, Denmark bisa kembali menjadi tim bulu tangkis yang perkasa.
"Di tim putri, kami masih harus menempa pemain-pemain mudanya. Sementara di tim putra, kami sedang dalam proses pergantian generasi. Beri kami kesempatan. Kami akan kembali," tutupnya.

Dana Desa Dialihkan untuk Koperasi Merah Putih, Pembangunan Desa di Bantul Jalan dengan Skema Lain
Wisata Kuliner Kabupaten Malang: 7 Makanan Khas yang Legendaris, Unik dan Autentik untuk Food Lovers
Link Pengumuman Hasil Seleksi Administrasi Manajer Koperasi Merah Putih yang Sudah Diumumkan
14 Rekomendasi Kuliner Depok untuk Keluarga, Tempat Makan Nyaman dengan Menu Beragam
50 Unit Mobil Koperasi Desa Merah Putih Tiba di Wonogiri, Dandim 0728/Wonogiri: Saran Saya Tidak Usah Digunakan Dulu Mobilnya
7 Rekomendasi Kuliner Lontong Balap Paling Enak di Surabaya, Wajib Dicoba Sekali Seumur Hidup!
Sempat Di-blacklist Koramil, Pembangunan Koperasi Merah Putih di Tuban Dikawal Babinsa
17 kuliner Legendaris di Surabaya yang Wajib Dicicipi Sekali Seumur Hidup!
12 Restoran Sunda Paling Enak di Jakarta, Tempat Makan dengan Menu Tradisional Khas dari Tanah Pasundan
Kecelakaan Kereta dan KRL di Bekasi Timur, KAI Fokus Evakuasi Para Korban
