
Petarung Jeka Saragih (kanan) melakukan tendangan pada pertarungan kelas ringan One Pride di Tennis Indoor Senayan, Jakarta, beberapa waktu lalu. ANTARA/HO/One Pride
JawaPos.com – Atlet MMA Jeka Saragih tak ketinggalan memberikan dukungan ketika Indonesia menjadi tuan rumah Piala Dunia U-17 2023. Atlet kelahiran Simalungun, Sumatera Utara, 3 Juli 1995, tersebut berharap Timnas Indonesia U-17 mendapat prestasi terbaik.
Bahkan, dalam masa persiapannya menjalani ajang UFC Fight Night kontra Lucas Alexander di Amerika Serikat pada Minggu (19/11), atlet berusia 28 tahun itu berharap skuad Garuda Muda asuhan Bima Sakti dapat mengalahkan Panama U-17 di Stadion Gelora Bung Tomo, Surabaya, Senin (13/11).
“Saya yakin bisa, Timnas Indonesia (U-17) pasti dapat meraih hasil terbaik,” tutur Jeka, yang tak menyebut di posisi apa Garuda Muda akan meraih hasil terbaik di Piala Dunia U-17 2023.
Yang jelas, dirinya terus mpersiapkan dirinya sebaik mungkin sebelum menghadapi Alaxander dalam pertandingan yang disiarkan langsung secara gratis oleh MOLA. Pihaknya pun sudah mempelajari tipikal bertarung calon lawannya tersebut.
“Berdasarkan rekaman yang dipantau pelatih, Alexander itu lebih dominan dengan gaya stand up fighting. Dia lemah di bawah, tapi saya tentunya sudah mengetahui apa yang harus dilakukan. Itu tergantung dengan arahan pelatih nanti,” tuturnya kepada JawaPos.com via Zoom.
“Intinya, tak ada masalah dengan persiapan saya di sini, baik faktor nonteknis seperti cuaca hingga latihan jelang pertandingan. Saya siap bertanding,” ujarnya.
Selain itu, Jeka juga memberikan masukan atau tips kepada generasi muda Indonesia dalam menggeluti dunia MMA. Atlet yang memulai ilmu beladiri dari Wushu Sanda dan Boxing itu berharap motivasinya makin menambah jumlah atlet-atlet MMA asal Indonesia yang berprestasi di dunia.
“Sebenarnya atlet MMA di Indonesia sudah banyak, karena perkembangannya begitu pesat. Apalagi, banyak promotor yang menyelenggarakan kejuaraan di Tanah Air,” ungkapnya.
Jeka hanya meminta generasi muda yang ingin menggeluti dunia MMA harus memiliki kedisiplinan, fokus mencapai prestasi terbaik, patuh terhadap orang tua, dan jangan sombong.
Dia juga meminta adanya sarana dan prasarana bagi mereka yang ingin menggeluti dunia MMA. “Sebenarnya banyak hal positif yang bisa dipetik sebagai atlet MMA. Bagi kaum muda (khususnya pelajar), ini bisa menjadi wadah bagus menyalurkan bakat, hobi, atau emosi mereka. Bukannya tawuran yang berujung ke kantor kepolisian,” tegas Jeka.

Pemerintah Perkuat Pengawasan Tata Niaga Minyak Goreng, Mafia Pangan Bakal Disikat Habis
Bocor! Ini Alasan Yuran Fernandes Terima Pinangan Bernardo Tavares untuk Perkuat Persebaya Surabaya
Prediksi Skor PSG vs Arsenal di Final Liga Champions 2025/2026! Les Parisiens Unggul Tipis
11 Barang yang Secara Psikologi Jadi Pemborosan Orang Miskin tapi Tak Pernah Dibeli Orang Kaya
Prediksi Line Up PSG Menghadapi Arsenal di Final Liga Champions
Suasana di Dalam Tenda Glamping Tempat Satu Keluarga Tewas di Temanggung
Harga Pasaran 4 Pemain Lokal Ini Bikin Kaget! Meroket usai Bawa Persebaya Surabaya Finis Papan Atas
Breaking News! Persebaya Surabaya Deal Rekrut Ramadhan Sananta, Mesin Gol Baru Era Bernardo Tavares
20 Cafe Paling Instagramable di Surabaya, Tempat Ngopi yang Bukan Hanya Kuliner Enak tapi Juga Estetik
Cek Warna Keberuntungan Menurut Hari dan Pasaran Jawa: Rahasia Menarik Energi Positif dan Kesuksesan Setiap Hari!
