Logo JawaPos
Author avatar - Image
Senin, 24 Mei 2021 | 23.39 WIB

Merangkak Sejak Kualifikasi, Sikat Pembunuh Raksasa, Indonesia Juara

Muh Putra Erwiansyah/Patra harapan Rindo Rindo Slovenia - Image

Muh Putra Erwiansyah/Patra harapan Rindo Rindo Slovenia

JawaPos.com-Ganda putra muda Indonesia Muh Putra Erwiansyah/Patra Harapan Rindo Rindo sukses menjadi juara Slovenia International 2021. Ajang itu terselenggara di Maribor, Slovenia, pada 19 Mei hingga 22 Mei 2021.

Pada partai final, Putra/Patra yang berasal dari klub PB Djarum mengalahkan ganda putra Denmark William Kryger Boe/Christian Faust Kjaer dalam dua game langsung dengan skor 21-13 dan 21-13.

Kemenangan Putra/Patra ini memang luar biasa. Sebab, mereka merangkak sejak babak kualifikasi. Apalagi, Boe/Kjaer bukan lawan sembarangan. Pada semifinal, mereka menjadi pembunuh raksasa dengan mengalahkan unggulan nomor satu asal Austria Philip Birker/Dominik Stipsits (21-16, 21-12).

Sejatinya, Putra Erwiansyah tidak cuma bermain di ganda putra. Dia juga turun di nomor ganda campuran bersama Sofy Al Mushira Asharunnisa. Tetapi, Putra/Sofy gagal di final. Mereka dikandaskan ganda campuran Malaysia Choong Hon Jian/Mastoh Ee Wei dalam dua game dengan skor, 21-23 dan 17-21.

"Terima kasih kepada PB Djarum yang telah mendidik dan memberikan kami kesempatan untuk bertanding di level internasional. Semoga ke depannya kami bisa lebih baik dan semakin banyak mempersembahkan gelar juara bagi Indonesia,” kata Patra dalam siaran pers PB Djarum yang diterima JawaPos.com.

Selain Putra/Patra, tunggal putri PB Djarum juga menjadi juara pada ajang ini. Dia adalah Mutiara Ayu Puspitasari. Pada partai final tunggal putri, Mutiara mengalahkan pemain senior asal Hungaria, Agnes Korosi dalam rubber game dengan skor 21-14, 19-21, dan 21-16.

Program Director Bakti Olahraga Djarum Foundation yang juga Ketua PB Djarum, Yoppy Rosimin menuturkan bahwa kemenangan di ajang Slovenia International 2021 merupakan hal yang tak terduga dan sangat membanggakan. Sebab, atlet-atlet muda PB Djarum berhasil meraih gelar juara dalam turnamen yang didominasi oleh atlet dewasa.

"Yang menjadi catatan penting dalam kemenangan ini adalah mereka masih atlet junior tapi bisa bersaing di level dewasa dan meraih juara. Tentunya ini sangat mengejutkan dan patut disyukuri. Hal ini juga menjadi angin segar bagi proses regenerasi atlet bulu tangkis nasional,” kata Yoppy.

Yoppy melanjutkan, perjuangan Mutiara dan atlet muda PB Djarum lainnya pada Slovenia International 2021 tidaklah mudah. Karena masih berstatus pemain junior dan belum memiliki ranking dunia. Jadi, Mutiara dkk harus memulai turnamen dari fase kualifikasi.

Perjalanan semakin berat tatkala mereka bermain rangkap di dua nomor yakni nomor tunggal maupun ganda. Ujian belum berakhir. Mereka juga harus bermain dengan jadwal yang padat karena turnamen di Eropa seperti Slovenia International 2021 hanya berdurasi empat hari.

"Alhasil, mereka memiliki banyak sekali jadwal pertandingan. Kalau menang terus, sehari mereka bisa bermain hingga enam kali. Dengan perjuangan seberat itu, di mana mereka merangkak dari bawah, kemenangan ini tentunya menjadi hal yang sangat luar biasa bagi kami,” tambah Yoppy.

Bagi Yoppy, kemenangan ini jadi bukti komitmen PB Djarum dalam proses regenerasi pebulu tangkis nasional. Sebab, dua dari empat atlet muda yang juara di Slovenia International 2021 adalah lulusan dari program pencarian bakat Audisi Umum Beasiswa Bulu Tangkis yang digagas PB Djarum sejak 2006.

Mutiara Ayu Puspitasari dan Patra Harapan Rindo Rindo adalah lulusan Audisi Umum tahun 2016. “Gelar juara yang dipersembahkan para atlet muda ini menunjukkan bahwa Indonesia selalu memiliki bibit berkualitas yang bisa diasah untuk menjadi atlet bulu tangkis level dunia. Untuk itu, kami dari PB Djarum tak akan pernah berhenti menjalankan proses regenerasi guna meneruskan kejayaan bulu tangkis nasional,” ucap Yoppy.

Baca Juga: Hajar Pembunuh Raksasa, Ganda Indonesia No 221 Dunia Melesat ke Final

Setelah kemenangan di Slovenia International 2021, para atlet muda PB Djarum akan kembali ke Indonesia dengan melakukan prosedur protokol kesehatan sesuai peraturan pemerintah.

Setibanya di Indonesia, mereka akan mengikuti swab test dan menjalani karantina selama lima hari sebelum kembali ke markas PB Djarum.

Editor: Ainur Rohman
Tags
Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore