
Ganda muda Indonesia Leo Rolly Carnando/Daniel Marthin secara mengejutkan berhasil menembus semifinal Yonex Thailand Open 2020. (BWF Badminton).
JawaPos.com-Ganda muda Indonesia Leo Rolly Carnando/Daniel Marthin mencatat hasil yang baik pada turnamen Super 1.000 pertama mereka yang berlangsung bulan lalu.
Di Yonex Thailand Open 2020, Leo/Daniel secara mengejutkan mampu menembus semifinal. Lalu, di ajang Toyota Thailand Open 2020, Leo/Daniel mengalami penurunan dan terhenti di babak 16 besar.
Pada Thailand Open I, Leo/Daniel dihentikan pasangan Malaysia Goh V Shem/Tan Wee Kiong dalam dua game langsung dengan skor langsung 19-21 dan 10-21.
Sementara itu, di Thailand Open II, Leo/Daniel disingkirkan ganda putra nomor satu Malaysia Aaron Chia/Soh Wooi Yik.
Sempat bermain sangat luar biasa pada game kedua, Leo/Daniel tumbang dalam rubber game dengan skor 12-21, 21-6, dan 12-21. Juara dunia junior 2019 itu kalah dalam tempo 38 menit.
"Mereka cukup berani dan bermain layaknya underdog. Kami sebelumnya juga underdog dan mampu membuat kecewa beberapa pasangan top. Jadi kami tahu rasanya berada dalam posisi mereka," kata Aaron dalam wawancara dengan situs resmi BWF. "Dan mereka jelas adalah salah satu pasangan yang akan bersinar," tambah Aaron, memprediksi.
Leo/Daniel mengakui banyak kekurangan dalam dua turnamen di Thailand. Dan ini mendorong dua pemain yang masih berusia 19 tahun itu agar lebih giat berlatih. Serta berusaha menyamakan level mereka dengan tiga ganda utama Indonesia Marcus Fernaldi Gideon/Kevin Sanjaya Sukamuljo, Fajar Alfian/Muhammad Rian Ardianto, dan Hendra Setiawan/Mohammad Ahsan.
"Kalau kekurangan ya banyak yang masih harus dipelajari. Untuk bersaing dengan lawan yang tingkatnya lebih tinggi masih kurang. Jadi harus latihan lebih keras agar bisa bersaing di papan atas," ujar Daniel dalam diskusi virtual yang diadakan PP PBSI hari ini (17/2) seperti dikutip Antara.
Bermodal pengalaman di Thailand, Leo optimistis mampu bermain baik dalam dua turnamen Eropa yakni Swiss Open dan All England 2021 yang berlangsung Maret mendatang.
Baca Juga: No 1 Indonesia Harus Raih Hasil Baik Agar Lolos Langsung ke Olimpiade
Berlaga di dua turnamen Thailand Open menjadi pengalaman berharga bagi Leo. Terutama untuk memahami karakter lawan dan atmosfer pertandingan di tingkat atas.
"Untuk persiapan di Eropa kurang lebih sama seperti di Thailand. Paling kami lebih menambah ke penguatan fisik dan mematangkan pola main melihat dari evaluasi di Thailand kemarin,” kata Leo. "Kalau saya melihatnya harus perbanyak jam terbang supaya bisa lebih bagus saat bertanding," imbuh Daniel.

Dana Desa Dialihkan untuk Koperasi Merah Putih, Pembangunan Desa di Bantul Jalan dengan Skema Lain
Wisata Kuliner Kabupaten Malang: 7 Makanan Khas yang Legendaris, Unik dan Autentik untuk Food Lovers
Link Pengumuman Hasil Seleksi Administrasi Manajer Koperasi Merah Putih yang Sudah Diumumkan
12 Restoran Sunda Paling Enak di Jakarta, Tempat Makan dengan Menu Tradisional Khas dari Tanah Pasundan
14 Rekomendasi Kuliner Depok untuk Keluarga, Tempat Makan Nyaman dengan Menu Beragam
7 Rekomendasi Kuliner Lontong Balap Paling Enak di Surabaya, Wajib Dicoba Sekali Seumur Hidup!
Sempat Di-blacklist Koramil, Pembangunan Koperasi Merah Putih di Tuban Dikawal Babinsa
Kecelakaan Kereta dan KRL di Bekasi Timur, KAI Fokus Evakuasi Para Korban
11 Rekomendasi Gudeg Terenak di Jakarta, Kuliner Manis yang Tak Kalah Legit Seperti di Jogjakarta
Terkendala Lahan dan Faktor Teknis, 7 Koperasi Merah Putih di Sukoharjo Jawa Tengah Belum Dibangun
