
Jonatan Christie tampil apik saat menghadapi Kento Momota di babak pertama Australia Open 2023. (Antara)
JawaPos.com – Indonesia punya kans untuk mengakhiri paceklik gelar di Hongkong Open. Bahkan, sektor tunggal putra dan ganda putra berpotensi menciptakan all Indonesian final.
Di ganda putra, dua tiket semifinal sudah diamankan berkat kemenangan Mohammad Ahsan/Hendra Setiawan. Mereka menundukkan wakil Jepang Keiichiro Matsui/Yoshinori Takeuchi (22-20, 21-16) di perempat final.
Dan, Leo Rolly Carnando/Daniel Marthin mengalahkan jagoan Jerman Mark Lamsfuss/Marvin Seidel (18-21, 21-15, 21-14).
Di tunggal putra, Anthony Sinisuka Ginting menaklukkan wakil Taiwan Su Li Yang (21-12, 21-16). Lalu, Jonatan Christie menjungkalkan wakil Taiwan lainnya, Chia Hao Lee, (21-19, 21-18).
Ahsan mengungkapkan, dirinya dan Hendra sempat tertinggal jauh di set pertama. ”Setelah tertinggal itu, kami terus berusaha. Kami yakin masih bisa mengejar. Game juga belum selesai,” ujar Ahsan sebagaimana yang dikutip dari Humas PBSI.
Setelah itu, Ahsan/Hendra bermain lebih berani untuk menaruh bola di depan. ”Dan, mereka mengangkatnya sering out. Dari momentum itu, kami bisa mengejar,” katanya.
Sementara itu, Daniel menyatakan, meski dirinya dan Leo menang lawan Mark/Marvin, terdapat pelajaran tersendiri. Khususnya di set pertama yang bisa disalip di poin-poin akhir. ”Itu menjadi kebiasaan yang harus kami kurangi dan cepat atasi. Kecolongan dari servis dan mati-mati sendiri,” tegas Daniel.
Di semifinal, The Daddies –julukan Ahsan/Hendra– bakal menghadapi runner-up Kejuaraan Dunia 2023 Kim Astrup/Anders Skaarup Rasmussen. Dan, Leo/Daniel menghadapi juara Olimpiade Tokyo Lee Yang/Wang Chi-Lin.
Secara head-to-head, Ahsan/Hendra begitu dominan dengan keunggulan 7-1. Namun, Ahsan tak ingin menjadikan rekor sebagai pegangan. Apalagi, sudah lama mereka tidak tampil di semifinal. ”Mudah-mudahan besok (hari ini, Red) kami bisa tampil maksimal lagi. Harus waspada karena lawan Kim/Anders sedang bagus,” tutur Ahsan.
Bagi LeoNil, ini baru pertarungan pertamanya melawan jagoan Taiwan. ”Kami siap lawan mereka. Yang penting, hari demi hari kami harus terus memberikan yang maksimal,” ujar Leo.
Keberhasilan lolos ke semifinal membuat Jonatan begitu ekspresif saat berselebrasi. ”Selebrasi yang refleks saja, tidak ada maksud apa-apa. Saya hanya merasa plong, lega, dan maaf kalau kesannya negatif,” kata Jojo, sapaan Jonatan. ”Kemenangan ini mungkin kado ulang tahun saya. Kondisi perut pun semakin berangsur pulih. Permainan saya juga terus membaik,” jelasnya.

Prediksi Skor Pantai Gading vs Norwegia di Piala Dunia 2026: Misi Erling Haaland Pulangkan Wakil Afrika
Prediksi Skor Amerika Serikat vs Bosnia dan Herzegovina di Piala Dunia 2026: The Stars and Stripes Tak Ingin Malu!
Prediksi Skor Belgia vs Senegal di Piala Dunia 2026: Setan Merah Emoh Angkat Koper Lebih Dulu!
Prediksi Skor Meksiko vs Ekuador di 32 Besar Piala Dunia 2026: Panggung Pembuktian Tuan Rumah!
Brasil vs Norwegia: Memori 1994 dan 1998, Misi Balas Dendam Generasi Emas Erling Haaland di Piala Dunia 2026
Prediksi Susunan Pemain Timnas Norwegia vs Pantai Gading di 32 Besar Piala Dunia 2026: Sudah Lakukan Rotasi, Martin Odegaard Siap Menan
Prediksi Skor Inggris vs RD Kongo di Piala Dunia 2026: Harry Kane Cs Diprediksi Menang, Tapi Laga Berjalan Alot
Prediksi Skor Meksiko vs Ekuador di Piala Dunia 2026: El Tri Difavoritkan Lolos ke 16 Besar!
Silaturahmi dengan Suporter PSIS, Malut United Pastikan Tak Pakai Nama Semarang dan Siap Mengalah soal Stadion
Prediksi Susunan Pemain Timnas Prancis vs Swedia di 32 Besar Piala Dunia 2026: Adrien Rabiot Waspadai Lini Serang Lawan
