Putri Kusuma Wardani saat menyingkirkan Nozomi Okuhara di Coliseum, Hongkong kemarin (13/9)
JawaPos.com – Permainan luar biasa ditunjukkan Putri Kusuma Wardani dan Gregoria Mariska Tunjung di babak 32 besar Hongkong Open Super 500. Bertanding di Coliseum, Hongkong, Rabu (13/9), Putri sukses menaklukkan Nozomi Okuhara (21-7, 23-21).
Sementara itu, Gregoria menundukkan Busanan Ongbamrungphan (21-17, 18-21, 21-17). ’’Saya sudah pernah bertemu Nozomi dan saya sudah tahu apa kelebihan dan kekurangannya. Pukulan dia agak berbeda tipe dengan Akane (Yamaguchi), tapi sama-sama ulet,’’ ucap Putri kemarin (13/9).
Pada pertemuan sebelumnya di Australia Open 2022, Putri takluk oleh Nozomi dengan skor 17-21, 21-16, 17-21. Selain mempelajari permainan Nozomi, Putri belajar kepada atlet yang lebih pengalaman darinya di pertandingan-pertandingan sebelumnya. ’’Jadi, tadi bisa lebih tenang mainnya,’’ ungkap Putri.
Kerap menjalani pertandingan dengan pemain berpengalaman membuat Putri lebih siap dalam mengikuti event. ’’Saya tadi coba untuk menjauh-jauhkan bola dari jangkauan Nozomi,’’ ujarnya.
Hal itulah yang membuat dia seolah menang mudah di game pertama atas jawara All England 2021 tersebut. Sementara, game kedua lebih sengit. Apalagi, sisi lapangan yang dia tempati menang angin. ’’Jadi, banyak pukulan saya yang tidak pas karena bolanya terlalu laju. Akhirnya diingatkan pelatih untuk sedikit mengubah pola,’’ ucapnya.
Di sisi lain, Jorji –sapaan akrab Gregoria– mengaku masih memiliki gangguan di bagian lutut. Namun, performanya masih lebih baik ketimbang event sebelumnya di China Open. ’’Saya harus bisa mempertahankan performa walaupun dengan sedikit gangguan,’’ ujarnya.
Jorji juga tak ingin memikirkan kondisinya yang belum 100 persen. Sebab, dengan kondisinya saat ini, dia harus lebih bekerja keras. ’’Pergerakan kaki lebih lambat dan pasti lawan bisa lihat celah itu. Saya hanya fokus bagaimana bisa mendapat poin dan menang,’’ tuturnya.
Di babak 16 besar hari ini (14/9), Putri bakal menghadapi unggulan keenam asal Tiongkok Han Yue. Lalu, Jorji menantang andalan Singapura Yeo Jia Min. Secara head-to-head, Putri masih kalah 0-1 dari Han. Sedangkan Jorji unggul 4-2.
Putri tak takut meski rekor pertemuannya masih kalah. Dia berfokus pada permainannya. ’’Semoga performa saya bisa terus menanjak. Yang tadinya kalah dari lawan, nanti bisa menjadi menang,’’ harap Putri. Sedangkan Jorji siap mengadu mental dengan lawan. ’’Harus bermain lebih sabar dan tidak melakukan kesalahan sendiri,’’ ucap pemain binaan PB Mutiara Cardinal Bandung itu.

Menebak Ranking FIFA Timnas Indonesia Selanjutnya Jika Menang Lawan Mozambik
Bocor! Alasan Brian Uriarte Tetap P4 Meski Crash di Moto3 Hungaria 2026, Bikin Veda Ega Pratama Finis P16
Prediksi Piala Dunia 2026: Sejarah Sebut Hanya 5 Tim Lolos Semua Kriteria Juara, Belanda Masuk Daftar
Media Jerman Pusing Lihat Ngerinya Performa Veda Ega Pratama di Sesi Practice Moto3 Hungaria 2026
'Tibo Sri': 7 Weton yang Memiliki Rezeki Seumur Hidupnya Mengalir Seperti Air dan Tidak Pernah Mengering Menurut Primbon Jawa
Breaking News! Veda Ega Pratama Naik ke Peringkat 3 Moto3 2026 Usai Diskualifikasi Adrian Fernandez
Eksklusif! Perjuangan Nyo Daftar Player Escort Sejak 2024, Menangis Haru Dipeluk Nathan Tjoe-A-On di Timnas Indonesia
Kronologi Lengkap Diskualifikasi Adrian Fernandez di Moto3 2026, Veda Ega Pratama Naik ke Posisi Tiga Klasemen
Hasil Practice Moto3 Hungaria 2026: Veda Ega Pratama Finis P2 dan Lolos ke Q2, Hakim Danish Justru Tersandung
Viral Pengemudi Ojek Pangkalan Getok Harga Rp 400 Ribu Senayan-Bundaran HI, Modus Bilang Tarif "58"
