
pemain naturalisasi, timnas basket putri Indonesia, Kimberley Pierre Louis, Peyton Alexis Whitted
JawaPos.com – Timnas basket putri dipastikan tidak bisa menurunkan Kimberley Pierre-Louis di ajang Asian Games Hangzhou, Tiongkok, 23 September–8 Oktober 2023.
Center kelahiran Kanada itu terhambat regulasi pemain naturalisasi. Sesuai dengan aturan yang telah ditetapkan, seluruh peserta basket Asian Games hanya bisa mengikutsertakan satu pemain naturalisasi.
Itu pun dengan syarat sang pemain harus memiliki paspor negara tujuan selama minimal tiga tahun.
Padahal, Kim baru menyandang status tiga tahun menjadi warga negara Indonesia (WNI) pada Desember nanti. Aturan tersebut dinilai menyandera Kim.
”Kimberley baru mendapatkan paspor pada Desember 2020, yang mana pada saat event dimulai nanti masih hampir tiga tahun,” jelas penanggung jawab timnas basket putri Indonesia Christopher Tanuwidjaja.
Meski begitu, satu pemain naturalisasi lain, yakni Peyton Whitted, tidak terkendala aturan tersebut. Karena itu, timnas putri akan mengganti Kimberley dengan Peyton.
Lebih lanjut, Christopher mengungkapkan, timnas basket putri juga masih memantau kondisi satu pemain. Yaitu, Adelaide Callista Wongsohardjo. MVP final SWBL 2022 itu kini masih menjalani penyembuhan cedera patah telapak tangan.
Sebelumnya, Adelaide absen membela Indonesia di ajang FIBA Women’s Asia Cup Divisi B pada 13–19 Agustus di Thailand.

Dana Desa Dialihkan untuk Koperasi Merah Putih, Pembangunan Desa di Bantul Jalan dengan Skema Lain
Wisata Kuliner Kabupaten Malang: 7 Makanan Khas yang Legendaris, Unik dan Autentik untuk Food Lovers
Link Pengumuman Hasil Seleksi Administrasi Manajer Koperasi Merah Putih yang Sudah Diumumkan
12 Restoran Sunda Paling Enak di Jakarta, Tempat Makan dengan Menu Tradisional Khas dari Tanah Pasundan
14 Rekomendasi Kuliner Depok untuk Keluarga, Tempat Makan Nyaman dengan Menu Beragam
7 Rekomendasi Kuliner Lontong Balap Paling Enak di Surabaya, Wajib Dicoba Sekali Seumur Hidup!
Sempat Di-blacklist Koramil, Pembangunan Koperasi Merah Putih di Tuban Dikawal Babinsa
Kecelakaan Kereta dan KRL di Bekasi Timur, KAI Fokus Evakuasi Para Korban
11 Rekomendasi Gudeg Terenak di Jakarta, Kuliner Manis yang Tak Kalah Legit Seperti di Jogjakarta
Terkendala Lahan dan Faktor Teknis, 7 Koperasi Merah Putih di Sukoharjo Jawa Tengah Belum Dibangun
