Logo JawaPos
Author avatar - Image
Minggu, 3 September 2023 | 04.16 WIB

Dibuka Menpora, Festival Catur Pelajar Tingkat Nasional 2023 Diikuti 1.622 Peserta

Menpora Dito Ariotedjo saat membuka Festival Catur Pelajar Nasional. - Image

Menpora Dito Ariotedjo saat membuka Festival Catur Pelajar Nasional.

JawaPos.com–Yayasan BPK Penabur bersama Percasi dan Sekolah Catur Utut Adianto (SCUA) resmi membuka Festival Catur Pelajar Tingkat Nasional 2023. Pembukaan dilakukan di SPK Penabur, Kelapa Gading, Jakarta, Sabtu (2/9).

Ajang tahunan yang digelar sejak 2019 itu dibuka Menteri Pemuda dan Olahraga (Menpora) Dito Ariotedjo, didampingi Ketua Umum Yayasan BPK Penabur Adri Lazuardi dan Ketua Umum Percasi GM Utut Adianto.

Adri mengatakan, Festival Catur Pelajar Nasional kali ini diikuti 1.622 peserta dari 13 provinsi. Jumlah itu melampaui target yang dicanangkan sebelumnya, yakni 1.400 peserta.

Para peserta mulai dari level SD hingga SMA berasal dari Penabur dan sekolah lain. Pelaksanaan turnamen akan dilakukan onsite secara bersamaan, dalam delapan kategori. Terdiri atas TK (putra dan putri), SD (putra dan putri), SMP (putra dan putri), dan SMA (putra dan putri). Finalnya akan dilaksanakan pada 16 September di SMAK 1 BPK Penabur Jakarta. 

”Turnamen akan dimulai pada 9 September. Tantangan kita di turnamen kali ini adalah hadirnya 1.600 peserta di 4 kota tempat penyelenggaraan. Yakni Jakarta, Bandar Lampung, Cirebon, dan Bandung,” terang Adri.

Sementara itu Menpora Dito Ariotedjo sangat mengapresiasi BPK Penabur, Percasi, dan SCUA, yang mengadakan Festival Catur Pelajar Nasional.

”Saya terima kasih juga kepada orang tua yang rela anaknya main catur. Dengan demikian akan ada pecatur andal Indonesia di masa yang akan datang. Kepada para peserta, rangkul pengalaman, terlepas hasilnya, kalian adalah juara karena mau menantang diri sendiri,” tutur Dito.

Ketua Umum PB Percasi Utut Adianto mengatakan, Festival Catur Pelajar Tingkat Nasional akan menjadi ajang untuk menemukan pecatur unggul. Bibit yang berkualitas di olahraga catur sebenarnya banyak, namun sedikit yang jadi bintang.

”Bibit banyak, tapi tantangan untuk jadi real star adalah godaannya banyak di zaman yang cepat berubah seperti sekarang ini,” kata Utut.

Utut mengatakan pihaknya akan melatih secara khusus pemenang dari Festival Catur Pelajar Tingkat Nasional.

”Itu kalau diizinkan orang tua. Karena untuk jadi GM kan butuh waktu dan proses yang panjang,” papar Utut Adianto.

Editor: Latu Ratri Mubyarsah
Tags
Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore