Logo JawaPos
Author avatar - Image
Jumat, 25 Agustus 2023 | 14.22 WIB

Bermain Agresif, The Daddies Melenggang ke Perempat Final Kejuaraan Dunia

Hendra Setiawan/Mohammad Ahsan membungkam pasangan He Ji Ting/Zhou Hao Dong (Tiongkok) dengan dua gim langsung 21-15, 21-10 pada pertandingan babak 16 besar Kejuaraan Dunia BWF 2023. (ANTARA) - Image

Hendra Setiawan/Mohammad Ahsan membungkam pasangan He Ji Ting/Zhou Hao Dong (Tiongkok) dengan dua gim langsung 21-15, 21-10 pada pertandingan babak 16 besar Kejuaraan Dunia BWF 2023. (ANTARA)

JawaPos.com - Ganda putra Hendra Setiawan/Mohammad Ahsan menuturkan bahwa kunci kemenangan mereka pada babak 16 besar Kejuaraan Dunia BWF 2023 ialah dengan tampil agresif meski menghadapi lawan yang lebih muda, Kamis (24/8) kemarin, dikutip dari ANTARA.

The Daddies mampu membungkam ganda putra Tiongkok He Ji Ting/Zhou Hao Dong dengan dua gim langsung 21-15, 21-10 pada pertandingan di Royal Arena Kopenhagen, Denmark.

"Strategi yang menjadi kunci kemenangan tadi, kami bisa menerapkan pola sesuai yang dirancang dari awal. Kami menyerang duluan. Harus diakui, lawan yang lebih muda memiliki tenaga yang kencang. Mau tidak mau kami harus banyak menurunkan bola agar tidak diserang," kata Ahsan melalui informasi resmi PP PBSI di Jakarta, Jumat (25/8).

Baca Juga: G-Pluck Mainkan Sebuah Lagu Khusus di Beatleweek Festival 2023

Menghadapi pemain yang lebih muda, pasangan yang sudah berusia lebih dari 30 tahun itu fokus sejak awal pertandingan. Meski bisa menang straight games, namun mereka mengakui bahwa lawan tidak mudah ditaklukkan.

Duo Indonesia itu juga sudah mempelajari pola permainan lawan sebagai bekal pertandingan hari ini. Segala persiapan harus dilakukan secara matang, mengingat ajang kali ini adalah Kejuaraan Dunia yang punya atmosfer dan tekanan berbeda.

"Dari awal sudah kami pelajari permainan lawan, karena ini Kejuaraan Dunia. Kami harus langsung in dari awal," kata Hendra.

Baca Juga: Ferrari Lelang Mobil Edisi Sangat Terbatasnya untuk Program Pendidikan, Minat?

Bicara soal strategi, The Daddies menerapkan permainan yang fokus pada penguasaan zona depan agar mampu mematahkan serangan He/Zhou sejak awal.

"Strateginya adalah harus kami pegang dulu permainan depan. Juga kami harus menyerang lebih dulu. Apalagi shuttlecock termasuk kencang, sehingga makin membantu kami menerapkan strategi," tambah Hendra.

Untuk menghadapi babak perempat final, Hendra/Ahsan ingin beristirahat sebaik mungkin dan kembali mengatur fokus pada kemampuan masing-masing.

Baca Juga: Pemilu 2024 Jadi Momen Saling Belajar bagi Bangsa Indonesia

Diskusi strategi bersama pelatih dan menonton video dari pertandingan lawan juga menjadi ritual wajib yang akan dilakoni pasangan yang pernah menyabet gelar juara pada tahun 2013, 2015, dan 2019 tersebut.

"Untuk menghadapi pertandingan babak delapan besar, kami akan fokus ke diri sendiri saja. Kami akan recovery dulu, serta diskusi dengan pelatih. Juga menonton video lawan," demikian  Hendra Setiawan.

Editor: Banu Adikara
Tags
Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore