
Photo
JawaPos.com-Tontowi Ahmad menyatakan resmi pensiun dari bulu tangkis pada usia 32 tahun.
Pengumuman mundur tersebut dia sampaikan di akun Instagram pribadinya Senin, pagi ini (18/5).
“Ini saatnya mengucapkan selamat tinggal untuk sesuatu yang saya tekuni lebih dari setengah umur saya,” tulis Owi.
"(Hal) yang membuat hidupku menjadi lebih berwarna, kadang susah, kadang senang, tapi saya bangga dengan apa yang sudah saya capai, di mana saya bisa meraih puncak prestasi yang saya dan orang tua juga keluarga harapkan,” imbuhnya.
Owi sendiri dikabarkan mundur dari pelatnas PP PBSI pada Maret 2020. Saat itu, surat resmi memang belum ada. Pengajuan secara tertulis juga belum masuk ke meja organisasi.
Namun, menurut keterangan pelatih kepala ganda campuran Richard Mainaky, Owi sudah mengirimkan pesan kepada dia via WhatsApp. Isinya adalah niatnya untuk mundur dari pelatnas PP PBSI.
Pada awal Maret lalu, Sekretaris Jenderal PP PBSI Achmad Budiharto sempat mengatakan bahwa dia menyayangkan rencana Owi untuk mengundurkan diri dari Pelatnas Cipayung.
"Dengan konsisten saya akan bilang, sayang sekali kalau dia (Tontowi) pergi, karena sampai sekarang dia masih memiliki potensi yang cukup baik. Jadi, sayang sekali kalau mundur,” ucap Budi ketika itu.
Photo
Tontowi Ahmad sendiri adalah salah satu pemain terbesar dalam sejarah bulu tangkis Indonesia. Puncak karirnya terjadi saat dia bermain pada sektor ganda campuran, bepasangan dengan Liliyana Natsir.
Tontowi/Liliyana sukses merebut emas Olimpiade Rio 2016. Selain itu, duet yang kondang dengan nama Owi/Butet itu dua kali menjadi juara dunia. Yakni pada 2013 dan 2017.
Selain itu, Owi/Butet sukses menembus empat kali final All England pada 2012, 2013, 2014, dan 2015. Ganda campuran yang pernah menempati ranking satu dunia itu, menggasak tiga gelar pada ajang tertua dunia tersebut secara beruntun pada 2012-2014.
Sejak muncul pada 2010, Owi/Butet adalah salah satu ganda campuran terbaik di dunia. Setelah Butet mundur pada Januari 2019, Tontowi berpasangan dengan Winny Oktavina Kandow.
Sayang, hasilnya tidak terlalu impresif.
Owi/Winny bahkan tidak mampu menembus semifinal ajang BWF Tour 2019. Pencapain terbaik mereka adalah perempat final All England 2019.
Pada 2020, Owi memiliki pasangan baru yakni Apriyani Rahayu. Mereka sempat bermain pada satu turnamen yakni Indonesia Masters 2020, Januari lalu.
Owi/Apriyani terhenti di babak 16 besar, kalah di tangan pasangan Inggris Chris Adcock/Gabrielle Adcock.
“Memang saya mengharapkan bisa menyudahi ini di puncak podium. Tapi inilah hidup, tidak selalu apa yang kita inginkan bisa tercapai...dan sekarang waktunya saya melanjutkan hidup untuk meraih kesuksesan di bidang lain," tulis Owi.

11 Rekomendasi Mall Terbaik di Surabaya yang Bikin Betah Jalan-Jalan dan Susah Pulang
10 Mall di Semarang yang Tak Pernah Sepi Pengunjung, Tempat Favorit untuk Belanja dan Nongkrong
Marak Link Live Streaming Gratis Persija Jakarta vs Persib Bandung, Jakmania dan Bobotoh Pilih yang Mana?
KPK Tindaklanjuti Pelaporan Dugaan Korupsi APBD Era Mantan Gubernur Sultra Nur Alam
14 Daftar Mall Terbaik di Bandung yang Selalu Ramai Dikunjungi, Lengkap untuk Shopping dan Hiburan Keluarga
9 Rekomendasi Mall Terbaik di Sidoarjo untuk Belanja, Kuliner, dan Tempat Nongkrong Bersama Keluarga
15 Kuliner Seafood Ternikmat di Surabaya, Hidangan Laut Segar dengan Cita Rasa Khas yang Sulit Dilupakan
Jadwal Moto3 Prancis 2026! Start Posisi 6, Veda Ega Pratama Buka Peluang Podium di Moto3 Prancis 2026
17 Tempat Makan Hidden Gem di Surabaya yang Tidak Pernah Sepi, Rasanya Selalu Konsisten Enak
16 Kuliner Bakso di Yogyakarta yang Rasanya Dinilai Selalu Konsisten Enak, Bikin Para Pengunjung Ketagihan Datang Lagi
