Logo JawaPos
Author avatar - Image
Kamis, 6 Februari 2020 | 15.15 WIB

Bonus Ratusan Juta Harusnya Tak Boleh Bikin Pemain Junior Cepat Puas

Atlet muda PB Jarum berfoto saat penghargaan atlet muda PB Jarum Berprestasi 2019 di Jakarta, Rabu (5/2). FOTO:MIFTAHULHAYAT/JAWA POS - Image

Atlet muda PB Jarum berfoto saat penghargaan atlet muda PB Jarum Berprestasi 2019 di Jakarta, Rabu (5/2). FOTO:MIFTAHULHAYAT/JAWA POS

JawaPos.com-PB Djarum kembali memberikan apresiasi buat atlet-atlet junior yang berprestasi. Kemarin (5/2) klub yang berusia 50 tahun itu membagikan bonus buat enam pemain yang bersinar sepanjang tahun lalu.

Di antaranya, juara dunia junior 2019 Leo Rolly Carnando/Daniel Marthin, serta runner-up Kejuaraan Dunia dan juara Asia junior Indah Cahya Sari Jamil.

Tiga penghuni pelatnas Cipayung itu mendapat kucuran bonus Rp 25 juta. Selain mereka, masih ada juara kejurnas ganda putra taruna Rahmat Hidayat/M. Rayhan Nur Fadillah yang memperoleh bonus Rp 20 juta. Nandini Putri Arumni, juara tunggal putri pratama, menerima bonus Rp 15 juta.

Apresiasi tambahan juga diberikan kepada 38 atlet remaja dan taruna yang meraih gelar di berbagai turnamen. Misalnya, Djarum Sirnas Premier, Pembangunan Jaya Junior Grand Prix, dan Superliga Junior. Total, PB Djarum menggelontorkan bonus Rp 104,4 juta kepada 41 pemain.

’’Melalui pembagian bonus ini, saya berharap prestasi mereka terus meningkat sampai level senior,’’ tutur Ketua PB Djarum Yoppy Rosimin dalam acara di Djakarta Theatre tersebut. ’’Dalam 3–4 tahun mendatang, merekalah yang menjadi atlet nasional,’’ lanjut dia.

Yoppy menuturkan, pemberian bonus tidak boleh membuat para atlet berpuas diri. Tantangan mereka justru makin besar. Persaingan dunia kian ketat dan juara-juara baru berusia muda terus bermunculan. Ambil contoh di sektor ganda putra. Lawan Leo/Daniel di final Kejuaraan Dunia Di Zijian/Wang Chang asal Tiongkok sudah melesat ke peringkat ke-30 dunia.

’’Bonus ini juga harus menjadi tantangan bagi atlet lain yang belum meraih hasil. Kalau mereka berusaha, ya giliran mereka yang menjadi seperti ini. Bergantung prestasinya,’’ papar Yoppy.

Kemarin PB Djarum juga meneken MoU dengan PP PBSI dan perwakilan pengprov penyelenggara Sirnas 2020. Tahun ini sirnas diadakan di delapan daerah. Yakni, Jawa Timur, Jawa Tengah, Jawa Barat, DKI Jakarta, Bali, Jambi, Sulawesi Selatan, dan Kalimantan Tengah.

’’Kami ingin lebih mendekatkan sirnas dengan para pemain di luar Pulau Jawa supaya mereka tidak perlu menempuh perjalanan jauh,’’ jelas Sekretaris Jenderal PP PBSI Achmad Budiharto. ’’Bagi (atlet) yang belum terbina, kan berat kalau harus datang ke Jawa,’’ tandasnya.

Editor: Ainur Rohman
Tags
Artikel Terkait
Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore