
Photo
JawaPos.com-Indonesia memastikan menjadi juara umum dalam Kejuaraan Bulu Tangkis Asia U-15 dan U-17 2019. Dengan ‘’hanya’’ memperoleh empat medali emas, cukup bagi Merah Putih menjadi yang terkuat dalam ajang yang berakhir kemarin (16/12) di GOR Sudirman, Surabaya, tersebut.
Rival terdekat Indonesia dalam perburuan juara umum adalah Jepang. Negeri Sakura itu mendapatkan dua emas dan satu perak. Sementara, Malaysia, Thailand, India, dan Korea Selatan sama-sama memperoleh satu gelar juara.
''Ini membuktikan persaingan ketat tidak hanya terjadi di senior. Di level d bawah usia 15 dan 17 pun, persaingan tak kalah sengit,’’ kata Sekjen PP PBSI Ahmad Budiharto.
Hanya saja, dia mengaku hasil ini belum bisa jadi acuan. Alasannya, Tiongkok tak ikut serta.
''Alasannya apa, saya kurang paham. Mungkin, mereka punya agenda tersendiri,’’ ujar Budi, sapaan karib Ahmad Budiharto.
Namun, dia mengaku cukup terbantu dengan adanya Kejuaraan Asia ini. Dia melihat PPBSI sudah mempunyai gambaran siapa yang bisa dinaikan ke jenjang junior atau U-19.
Di antara gelar yang diraih Indonesia, nomor tunggal putra di U-15 yang cukup mengejutkan. Alasannya, Alwi Farhan tak diunggulkan naik ke podium terhormat.
Dengan posturnya yang termasuk ‘’kurang’’ karena hanya 161 centimeter, dia paling pendek di antara semua lawan yang dihadapi. Termasuk Ma Cheng-Yi dari Taiwan. Namun, di atas lapangan, Alwi tampil trengginas. Kepintaran memainkan tempo permainan membuat lawannya itu menyerah dua game langsung dengan skor 21-19, 21-16 di partai puncak.
''Saya tidak menyangka bisa menjadi juara. Saya sudah berjuang keras sejak babak pertama,’’ ungkap lelaki kelahiran Surakarta 12 Mei 2005 tersebut.
Selain itu, Rahmad Hidayat menjadi satu-satunya pebulu tangkis yang mampu meraih juara di dua nomor yakni ganda putra U-17 dan ganda campuran U-17. Di ganda putra, atlet asal PB Djarum Kudus tersebut berpasangan dengan Febi Setianingrum dan mengalahkan Beh Chun Meng/Cheng Su Hui dari Malaysia 21-10, 14-21, 21-12.
Di ganda putra, berpasangan dengan Davin Rutama, mereka menghentikan perlawanan rekannya sendiri, Muhammad Rayhan/Marwan, 16-21, 21-18, 22-20.
HASIL FINAL KEJUARAAN ASIA
U-15
Tunggal Putra
Alwi Farhan (Indonesia) v Ma Cheng-Yi (Taiwan) 21-19, 21-16
Tunggal Putri
Tasnim Mir (India) v Tara Shah (India) 17-21, 21-11, 21-19
Ganda Putra
Jonatan Gosal/Adrian Pratama (Indonesia) v Lai Po Yu/Tsai Fu Cheng (Taiwan) 21-17, 22-24, 21-14
Ganda Putri
Kim Min-ji/Kim Min-seon (Korsel) v Priskila Venus/Valentine Dionny (Indonesia) 21-13, 19-21, 21-18
Ganda Campuran
Yudai okimoto/Nao Yamakita (Jepang) v Adisak Prasertphetmanee/Warisara D. (Thailand) 19-21, 21-17, 21-18
U-17
Tunggal Putra
Justin Hoh (Malaysia) v Jason Gunawan (Hongkong) 17-21, 21-12, 21-12
Tunggal Putri
Hina Akechi (Jepang) v Ester Nurumi (Indonesia) 21-11, 15-21, 21-16
Ganda Putra
Rahmat Hidayat/Davin Rutama (Indonesia) v Muhammad Rayhan/Marwan Faza (Indonesia) 16-21, 21-18, 22-20
Ganda Putri
Pornpicha Choeikeewong/Pornpicha Suwatnodom (Thailand) v Meilysa Trisas Puspita Sari/Rachael Rose (Indonesia) 13-21, 21-18, 21-16
Ganda Campuran
Rahmat Hidayat/Febi Setianingrum (Indonesia) v Beh Chun Meng/Cheng Su Hui (Malaysia) 21-10, 14-21, 21-12

Persebaya Surabaya Rayakan Kembalinya Bruno Moreira, Bonek Kompak Satu Suara
14 Kuliner Malam Bandung yang Paling Enak dan Selalu Ramai hingga Larut Malam dengan Suasana Seru dan Rasa Lezat
Bocoran Soal CAT Seleksi Manajer Koperasi Merah Putih 2026
7 Rekomendasi Kuliner Lontong Balap Paling Enak di Surabaya, Wajib Dicoba Sekali Seumur Hidup!
12 Restoran Sunda Paling Enak di Jakarta, Tempat Makan dengan Menu Tradisional Khas dari Tanah Pasundan
18 Rekomendasi Kuliner di Tangerang untuk Keluarga, Tempat Makan Favorit dari Tradisional sampai Modern
Link Live Streaming Semifinal Uber Cup 2026 Indonesia vs Korea Selatan dan Line-up Pertandingan
Wisata Kuliner Kabupaten Malang: 7 Makanan Khas yang Legendaris, Unik dan Autentik untuk Food Lovers
Dana Desa Dialihkan untuk Koperasi Merah Putih, Pembangunan Desa di Bantul Jalan dengan Skema Lain
50 Unit Mobil Koperasi Desa Merah Putih Tiba di Wonogiri, Dandim 0728/Wonogiri: Saran Saya Tidak Usah Digunakan Dulu Mobilnya
