
Dua pegolf tanah air Kevin Caesario Akbar dan Jonathan Wijono berharap bisa dapatkan hasil lebih baik saat mengikuti BNI Ciputra Golfpreneur Tournament.
JawaPos.com–Dua pegolf tanah air Kevin Caesario Akbar dan Jonathan Wijono berharap bisa dapatkan hasil lebih baik saat mengikuti BNI Ciputra Golfpreneur Tournament di Damai Indah Golf, BSD Course, Tangerang Selatan, Banten, pada 23-26 Agustus. Event itu merupakan agenda Asian Development Tour (ADT).
Keduanya ingin meraih hasil lebih baik pada event itu ketimbang saat tampil di Mandiri Indonesia Open pekan lalu. Di Indonesia Open, Jonathan berada di T33 dengan skor 280. Sedangkan Kevin di T51 dengan skor 283.
”Persiapan dan harapan tahun ini bisa main lebih bagus. Tahun lalu alhamdulillah bisa best personal ranking di posisi T24. Jadi harapan tahun ini bisa lebih baik lagi dan bisa juara,” ujar Kevin.
Untuk persiapan, seharusnya tidak begitu sulit bagi Kevin yang merupakan binaan dari Ciputra Golfpreneur Foundation (CGF). Dia sudah terbiasa dengan lapangan yang digunakan.
”Nanti kami melihat bagaimana kondisi lapangan sebelum turnamen. Apa yang bisa sesuaikan dengan lapangan sebelum turnamen,” tutur Kevin.
Kevin mengaku dapat banyak pelajaran saat tampil di Indonesia Open. Dia mengintip beberapa pegolf luar negeri yang saat bermain begitu konsisten dan tidak takut.
”Banyak pemain percaya diri. Itu perlu saya kembangin di diri saya,” ujar Kevin.
Sementara itu, Jonathan berharap event kali ini bisa tembus top ten. ”Tapi juga tidak mau jadi beban. Lebih ke motivasi. Kalau orang lain bisa kenapa kita orang Indonesia tidak bisa,” tutur Jonathan.
pegolf asal Surabaya itu harus mendapatkan chemistry yang tepat dengan lapangan. ”Harus mengenali lapangan, bola, dan positioning. Nanti mungkin latihan bareng sama Kevin yang sudah lebih paham sama lapangannya,” tutur Jonathan.
Dari Indonesia Open lalu, Jonathan sudah mengantongi beberapa catatan. Salah satunya kurang berani menyerang saat eksekusi bola.
”Di Pondok Indah Golf kemarin kan cukup sempit. Di BSD ini lapangan lebih luas, jadi hajar saja,” ucap Jonathan lalu tertawa.
Kendati ADT secara level di bawah Indonesia Open yang merupakan bagian Asian Tour, Jonathan tidak mau meremehkan peserta lain. ”Di event 2022, saya mungkin terlalu percaya diri dan malah tidak lolos. Itu jadi pelajaran dan sekarang harus lebih fokus,” kata Jonathan.
Budiarsa Sastrawinata, Managing Director Ciputra Group berharap motivasi lebih bisa muncul dari pemain Indonesia. Sebab, pada 2019, Tom yang kala itu baru memulai karir profesional sukses menjadi juara dan akhirnya karirnya terus melesat. Seperti menjuarai dua turnamen PGA Tour, yaitu Wyndham Championship 2022 dan Shriners Children's Open 2022.
”Jadi agak disebut juga bahwa dia mempunyai pengalaman berharga waktu pertama kali menang di professional tournament itu di sini. Semoga nanti pegolf kita bisa menang di sini dan melangkah ke level dunia,” harap Budiarsa.
Direktur Damai Indah Golf S. Christine Wiradinata memastikan, kondisi lapangan sudah siap dan dalam kondisi terbaik untuk turnamen itu.

Persebaya Surabaya Rayakan Kembalinya Bruno Moreira, Bonek Kompak Satu Suara
14 Kuliner Malam Bandung yang Paling Enak dan Selalu Ramai hingga Larut Malam dengan Suasana Seru dan Rasa Lezat
Bocoran Soal CAT Seleksi Manajer Koperasi Merah Putih 2026
7 Rekomendasi Kuliner Lontong Balap Paling Enak di Surabaya, Wajib Dicoba Sekali Seumur Hidup!
12 Restoran Sunda Paling Enak di Jakarta, Tempat Makan dengan Menu Tradisional Khas dari Tanah Pasundan
18 Rekomendasi Kuliner di Tangerang untuk Keluarga, Tempat Makan Favorit dari Tradisional sampai Modern
Link Live Streaming Semifinal Uber Cup 2026 Indonesia vs Korea Selatan dan Line-up Pertandingan
Wisata Kuliner Kabupaten Malang: 7 Makanan Khas yang Legendaris, Unik dan Autentik untuk Food Lovers
Dana Desa Dialihkan untuk Koperasi Merah Putih, Pembangunan Desa di Bantul Jalan dengan Skema Lain
50 Unit Mobil Koperasi Desa Merah Putih Tiba di Wonogiri, Dandim 0728/Wonogiri: Saran Saya Tidak Usah Digunakan Dulu Mobilnya
