
RIANA SETIAWAN / JAWA POS Pebalap memacu sepedanya berusaha melewati jalan yang menanjak pada etape empat Kejuaraan Internasional Tour de Banyuwangi Ijen (ITdBI) 2019 di Banyuwangi, Jawa Timur, Sabtu (28/9). Etape empat ITdBI 2019 menempuh jarak 129,9 Kil
JawaPos.com– International Tour de Banyuwangi Ijen (ITdBI) tahun ini menjadi milik Robbie Hucker. Pembalap Team Ukyo asal Australia tersebut menahbiskan diri sebagai kampiun ITdBI 2019 setelah menyelesaikan etape keempat (28/9).
Bagi Hucker, gelar tersebut menjadi happy ending tahun ini. Sebab, ITdBI adalah kompetisi ketujuh sekaligus terakhir yang dia ikuti sepanjang 2019. ’’Sungguh penutup musim yang sempurna,’’ ucap Hucker semringah setelah mendapatkan yellow jersey.
Hucker sejatinya finis di posisi kedelapan pada etape yang melahap tanjakan ekstrem di Paltuding, Gunung Ijen, kemarin. Namun, itu sudah cukup untuk mengudeta posisi Jesse Ewart (Sapura Cycling Team) yang menguasai puncak general classification sejak etape kedua.
Namun, gelar hari ini merupakan hasil dari konsistensi dia.
Sejak etape pertama, Hucker selalu finis tiga besar, meski tidak pernah juara. Apalagi, di akhir etape ketiga Jumat lalu, selisih waktu dia dengan Ewart sangat tipis. Hanya 0,01 detik. Begitu Ewart finis di belakang dia, sudah jelas yellow jersey menjadi milik pembalap berusia 29 tahun itu.
Hucker membukukan total catatan waktu 13 jam 5 menit 23 detik.
Photo
Bupati Banyuwangi Abdullah Azwar Anas (podium, dua dari kiri) bersama Robbie Hucker (dua dari kanan) berpose di podium juara International Tour de Banyuwangi Ijen 2019 (Team Ukyo/Twitter)
Juara Tour de Taiwan 2016 itu menjelaskan, sebenarnya dirinya datang ke ITdBI tanpa target besar. Dia hanya ingin tampil maksimal di setiap etape. Dan, usahanya berakhir dengan menggenggam yellow jersey. ’’Teman-temanku setim juga yang memberikan bantuan luar biasa,’’ ucapnya.
Hucker tidak hanya menunjukkan ketangguhan melahap etape-etape hilly maupun pegunungan. Namun, ketangguhannya juga terlihat di etape ketiga saat banyak menu sprint.
Hucker finis bersama peloton besar di posisi ke-12. ’’Sebelum ini aku sudah datang ke Indonesia berkali-kali. Tapi hanya untuk berlibur. Ternyata di sini juga ada lokasi yang sangat menantang untuk balap sepeda,’’ tambah dia takjub.
Sementara itu, juara Tour de Indonesia 2019 Agustus lalu, Thomas Lebas, menjadi penakluk pertama jalur ekstrem Paltuding, Gunung Ijen, kemarin.
Climber Prancis itu meraih podium tertinggi dengan finis sendirian. Meninggalkan pesaing terdekatnya, pembalap Iran Amir Kolahdouz Hagh (Taiyuan Miogee Cycling Team) dengan jarak 49 detik.
Sayang, memenangi etape pamungkas belum cukup bagi pembalap Kinan Cycling Team tersebut untuk menyabet yellow jersey keduanya tahun ini di Indonesia. Di klasemen akhir, dia hanya menduduki peringkat keempat. Terpaut 2 menit 23 detik dari Hucker. ’’Kondisiku memang tidak terlalu prima,’’ ucap pembalap 33 tahun tersebut.
Hasil Etape 4 (5 Besar)
1. Thomas Lebas, Kinan Cycling Team, 3 jam 47 menit 51 detik
2. Amir Kolahdouz Hagh, Taiyuan Miogee Cycling Team, + 49 detik
3. Benjamin Prades Reverter, Team Ukyo, + 59 detik
4. Yecid Arturo Sierra Sanchez, Tianyoude Hotel Cycling Team, + 1 menit 1 detik
5. Benjamin Dyball, Team Sapura Cycling, + 1 menit 54 detik
General Classification Akhir
1. Robbie Hucker, Team Ukyo, 13 jam 5 menit 23 detik
2. Michael Vink, St George Continental Cycling Team, + 16 detik
3. Jesse Ewart, Team Sapura Cycling, + 1 menit 53 detik
4. Thomas Lebas, Kinan Cycling Team, + 2 menit 23 detik
5. Benjamin Prades Reverter, Team Ukyo, + 2 menit 40 detik
Rider Indonesia Terbaik
Aiman Cahyadi, PGN Road Cycling Team, 13 jam 13 menit 15 detik
Tim Indonesia Terbaik
KFC Cycling Team

Dana Desa Dialihkan untuk Koperasi Merah Putih, Pembangunan Desa di Bantul Jalan dengan Skema Lain
Link Pengumuman Hasil Seleksi Administrasi Manajer Koperasi Merah Putih yang Sudah Diumumkan
12 Restoran Sunda Paling Enak di Jakarta, Tempat Makan dengan Menu Tradisional Khas dari Tanah Pasundan
11 Rekomendasi Gudeg Terenak di Jakarta, Kuliner Manis yang Tak Kalah Legit Seperti di Jogjakarta
14 Rekomendasi Kuliner Depok untuk Keluarga, Tempat Makan Nyaman dengan Menu Beragam
Wisata Kuliner Kabupaten Malang: 7 Makanan Khas yang Legendaris, Unik dan Autentik untuk Food Lovers
7 Rekomendasi Kuliner Lontong Balap Paling Enak di Surabaya, Wajib Dicoba Sekali Seumur Hidup!
12 Tempat Makan Legend di Bandung yang Wajib Dicoba, Ada yang Sudah Berdiri Sejak Zaman Belanda!
Tanpa Eliano Reijnders dan Luciano Guaycochea! Prediksi Susunan Pemain Bhayangkara FC vs Persib Bandung
11 Kuliner Malam Surabaya Paling Enak dan Legendaris untuk Kamu yang Sering Lapar Tengah Malam
