
AFP TANTANGAN BARU: Canelo Alvarez dalam sesi timbang badan jelang laga kontra Daniel Jacobs Mei lalu.
JawaPos.com–Juara dunia kelas menengah (72,6 kg) versi IBF, WBC, dan WBA Saul ’’Canelo’’ Alvarez belum berhenti mencari tantangan. Kemarin, petinju Meksiko itu mengumumkan secara resmi akan naik dua tingkat ke kelas berat ringan (79,4 kg).
Kali ini dia ingin merebut gelar juara dunia versi WBO milik Sergey Kovalev. Laga akan berlangsung pada 2 November di Las Vegas.
Jika mampu menumbangkan Kovalev, Alvarez akan menjadi petinju yang pernah meraih sabuk juara dunia di empat kelas berbeda. Sebelumnya, sejak memulai karir profesional 14 tahun silam pada 2005, petarung 29 tahun itu sudah menjadi juara dunia di tiga kelas berbeda. Yakni, menengah junior (69,9 kg) pada 2016, menengah (72,6 kg) pada 2015, dan menengah super (76,2 kg) pada 2018.
Dia juga berburu rekor. Menjadi petinju keempat sepanjang sejarah yang sanggup menggabungkan juara dunia kelas menengah junior dan kelas berat ringan. Hanya tiga petinju yang bisa melakukan itu hingga saat ini. Mereka adalah Sugar Ray Leonard, Thomas Hearns, dan Mike McCallum.
Ketiganya sudah masuk anggota International Boxing Hall of Fame.
Ini akan menjadi pertarungan ke-56 sepanjang karir Alvarez. Sejauh ini rekornya adalah 52 kali menang (35 KO), 1 kali kalah, dan 2 kali draw. Terakhir Alvarez naik ring pada 4 Mei lalu. Saat menambah satu lagi koleksi sabuk juara dunia kelas menengah versi IBF dari tangan Daniel Jacobs. ’’Ini fase kedua dalam karirku. Kami sudah merencanakannya,’’ ucap Alvarez dilansir ESPN.
Dia menambahkan, karena tujuan itu, dirinya rela naik dua tingkat langsung. Alvarez menyebut Kovalev adalah petinju terbaik di kelas berat ringan. Sebelumnya, Alvarez belum pernah bertarung dengan bobot lebih dari 76,2 kg.
Kovalev siap menyambut kedatangan Alvarez di kelas yang dia kuasai itu. Petinju 36 tahun asal Rusia tersebut merasa kedatangan Alvarez menjadi angin segar. Dia mengklaim tidak ada lagi lawan yang sepadan di kelas berat ringan.
’’Semua dari mereka sudah menyerah. Canelo datang ke kelas yang lebih tinggi. Dan saya pastikan saya siap untuk duel 2 November itu,’’ ucap pemilik rekor 34 kali menang (29 KO), 3 kali kalah, dan 1 kali imbang tersebut.
Sepanjang karir yang dia bangun sejak 2009, Kovalev terus bertahan di kelas berat ringan. Dia pernah mengumpulkan tiga sabuk juara dunia sekaligus pada kelas tersebut. Yakni, dari versi WBO, WBA, dan IBF.
Namun, tiga gelar itu sempat lepas dari tangannya pada Juni 2017. Saat itu dia takluk di tangan Andre Ward.
Dia kembali mendapatkan sabuk juara dunia versi WBO pasca menaklukkan Eleider Alvarez Februari lalu. Saat itu dia menang angka dalam 12 ronde. Gelar tersebut sudah sempat dia pertahankan sekali Agustus lalu. Itu terjadi saat dia menang KO pada ronde ke-11 atas Anthony Yarde.

Dana Desa Dialihkan untuk Koperasi Merah Putih, Pembangunan Desa di Bantul Jalan dengan Skema Lain
Wisata Kuliner Kabupaten Malang: 7 Makanan Khas yang Legendaris, Unik dan Autentik untuk Food Lovers
Link Pengumuman Hasil Seleksi Administrasi Manajer Koperasi Merah Putih yang Sudah Diumumkan
14 Rekomendasi Kuliner Depok untuk Keluarga, Tempat Makan Nyaman dengan Menu Beragam
50 Unit Mobil Koperasi Desa Merah Putih Tiba di Wonogiri, Dandim 0728/Wonogiri: Saran Saya Tidak Usah Digunakan Dulu Mobilnya
7 Rekomendasi Kuliner Lontong Balap Paling Enak di Surabaya, Wajib Dicoba Sekali Seumur Hidup!
Sempat Di-blacklist Koramil, Pembangunan Koperasi Merah Putih di Tuban Dikawal Babinsa
17 kuliner Legendaris di Surabaya yang Wajib Dicicipi Sekali Seumur Hidup!
12 Restoran Sunda Paling Enak di Jakarta, Tempat Makan dengan Menu Tradisional Khas dari Tanah Pasundan
Kecelakaan Kereta dan KRL di Bekasi Timur, KAI Fokus Evakuasi Para Korban
