
Ketua Tim Transisi PSSI Bibit Samad Rianto
JawaPos.com - Isu reshuffle di Tim Transisi PSSI ditanggapi dingin oleh Bibit Samad Rianto.
Pria yang didapuk sebagai ketua Tim Transisi PSSI itu menyatakan bahwa, isu reshuffle tersebut bukan sebuah kejutan alias sah-sah saja dilakukan. Mengingat, dalam tim yang dipimpinnya tersebut, ada beberapa anggota yang ternyata numpang nama saja.
"Memang masih ada yang harus dimaksimalkan lagi dalam tim ini, termasuk kinerja beberapa anggota," kata Bibit, kemarin (6/10).
"Nah, mereka selama ini kurang aktiv dalam tim, sebaiknya bisa diganti dengan orang-orang yang memiliki banyak waktu untuk perbaikan sepak bola nasional. Tapi, semua itu kami serahkan ke Menteri, karena itu adalah kewenangan beliau," lanjutnya.
Sayang, Bibit enggan menyebutkan siapa saja anggotanya yang tidak aktiv itu.
Hanya saja, akibat kinerja sebagian anggota yang masih jauh dari standar itu membuat banyak agenda yang tidak tereksekusi dengan sempurna. Selama ini hanya turnamen Piala Kemerdekaan menjadi produk Tim Transisi yang baru nampak. Padahal, 8 Oktober nanti, genap sudah lima bulan tim yang dibentuk oleh Menteri Pemuda dan Olahraga (Menpora) itu bekerja.
"Memang sampai saat ini baru sekitar 30 persen yang baru kami laksanakan dari seluruh program yang direncanakan," ujar mantan pimpinan Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) itu.
"Nah, untuk bisa menuntaskan semuanya, kami butuh waktu hingga Januari mendatang. Tapi, ya itu, butuh banyak kekuatan dengan tim yang lebih solid lagi dalam bekerja," tegasnya.
Dalam perkembangan yang sama, Gatot S. Dewa Broto mengatakan bahwa dia sudah diminta langsung oleh Menpora Imam Nahrawi untuk bergabung bersama Tim Transisi PSSI jilid II itu. "Saat bergabung nanti, saya ingin mempercepat semua program yang telah disusun untuk perbaikan sepak bola nasional. Sepak bola kita harus sehat secepatnya," harapnya.
Gatot adalah Deputi V Bidang Kemitraan dan Keharmonisan Kemenpora yang pernah terlibat aktiv dalam Tim Sembilan, sebuah tim awal yang dibentuk oleh Menpora untuk mengevaluasi kinerja PSSI beserta kompetisi sepak bola nasional. Belakangan, Tim Sembilan akhirnya dibubarkan pasca pembekuan PSSI pada 17 April lalu, dan tugas mereka digantikan dengan Tim Transisi PSSI.
Isu adanya perombakan struktur dalam Tim Transisi PSSI ini juga diaminkan oleh Imam Nahrawi langsung. Menurutnya, sudah ada beberapa nama baru yang sampai ke meja kerjanya. Nanti, setelah melewati kajian mendalam, format baru Tim Transisi PSSI itu akan di umumkan setelah 18 Oktober atau seiring dengan berakhirnya SK Tim Transisi PSSI jilid pertama. (dik/JPG)

Kabar Gembira! Gubernur Banten Resmi Hapus Pajak Kendaraan Bermotor, Ini Syaratnya!
12 Spot Kuliner Bakso di Bandung yang Terkenal karena Tekstur Dagingnya yang Juara
10 Spot Mie Kocok di Bandung Terenak, Kuliner Khas dengan Kuah Kental dan Bumbu Tradisional
12 Restoran Seafood Terenak di Bandung, Surganya Kuliner Laut yang Tak Pernah Sepi Pengunjung
Dana Desa Terpangkas untuk Koperasi Merah Putih, Pembangunan Infrastruktur Sebagian Desa di Tulungagung Tak Sesuai Rencana
21 Rekomendasi Tempat Makan Dekat Stasiun Bandung, Kuliner Terbaik yang Cocok Saat Lagi Transit
15 Kuliner Bakso di Solo yang Selalu Jadi Incaran, dari yang Paling Legend hingga yang Kekinian
Pemkot Surabaya Buka Suara Terkait Rencana Penertiban Pasar Koblen
20 Tempat Makan Paling Recommended di Semarang, Banyak Pilihan Menu Kuliner yang Memanjakan Lidah
Lawan Arema FC Laga Terakhir Bruno Moreira? Intip Akhir Kontrak Kapten Persebaya Surabaya
