
Mario Baloteli yang tidak diajak Timnas Italia di babak kualifikasi Euro
JawaPos.com - Sebastian Giovinco boleh saja bermain di Major League Soccer yang selama ini dikenal sebagai liga untuk bintang Eropa yang sudah memudar.
Tetapi hal itu tidak membuat pelatih timnas Italia Antonio Conte mengabaikan sang pemain.
Terbukti Conte memasukkan Giovinco ke dalam skuad yang dibawa untuk kualifikasi Euro 2016 melawan Azerbaijan dan Norwegia. Conte malah tidak memanggil penyerang AC Milan Mario Balotelli.
Namun hal yang paling mengejutkan adalah dipanggilnya kembali “Si Anak Hilang” Sebastian Giovinco ke dalam timnas. Ini menjadi kejutan mengingat nama Giovinco sudah lama dilupakan publik Italia sejak dirinya bermain di MLS bersama FC Toronto. Terakhir Seba bermain untuk timnas terjadi pada Oktober tahun lalu di ajang kualifikasi Euro 2016 melawan Azerbaijan dan Malta.
Dalam dua laga itu Seba gagal mencetak gol. Eks pemain Juventus ini sebenarnya sempat dipanggil bulan lalu, tapi tidak bermain karena mengalami cedera. Kini Conte kembali memanggil dirinya. Alasan Conte sepenuhnya berdasarkan prestasi. Bersama Toronto musim ini, Giovinco sudah melesakkan 21 gol dan menyumbang 15 assist dalam 30 pertandingan.
Jumlah itu membuat Giovinco menorehkan rekor baru sebagai pemain paling subur dalam satu musim MLS, mengalahkan rekor sebelumnya dari Wondolowski yang mencetak 27 gol dan 10 assist. Pemain 28 tahun ini juga memenangkan MLS Player of the Week bulan Juli dan Agustus.
Ya, dengan sederet prestasi itu, Giovinco memang layak untuk mendapat tempatnya di timnas. Dia bukan satu-satunya pemain dari MLS yang dipanggil oleh Conte. Giovinco akan terbang ke Italia bersama gelandang New Yor Red Bulls Andrea Pirlo yang juga dipanggil masuk timnas.
Hal lain yang mengejutkan adalah keputusan Conte untuk tidak memasukkan nama penyerang AC Milan Mario Balotelli. Padahal, bersama Milan musim ini, performa Balotelli banyak mengundang pujian. Tidak dipanggilnya Balotelli diduga karena sang pemain masih mengalami cedera yang didapatnya saat Milan dikalahkan Genoa 1-0, pekan lalu.
Italia akan melakoni dua laga terakhir kualifikasi Eurom 2016 melawan tuan rumah Sabtu nanti dan menjamu Norwegia pada Rabu pekan depan.
Di Grup D, Italia masih memuncaki klasemen sementara dengan raihan 18 poin dari delapan laga, unggul dua poin dari peringkat dua Norwegia dan unggul empat poin dari peringkat tiga Kroasia. Untuk lolos otomatis ke Euro 2016, Gli Azzurri hanya membutuhkan satu kemenangan saja. (ish/ndi/JPG)

50 Unit Mobil Koperasi Desa Merah Putih Tiba di Wonogiri, Dandim 0728/Wonogiri: Saran Saya Tidak Usah Digunakan Dulu Mobilnya
7 Tahun Tak Terkalahkan! Bernardo Tavares Wajib Jaga Harga Diri Persebaya Surabaya di Derbi Jawa Timur Lawan Arema FC
15 Rekomendasi Restoran Terbaik Dekat Tugu Muda Semarang: Surganya Kuliner yang Wajib Dicoba Pelancong dan Wisatawan!
14 Rekomendasi Kuliner Depok untuk Keluarga, Tempat Makan Nyaman dengan Menu Beragam
Jadwal Lengkap MotoGP Spanyol 2026! Misi Berat Veda Ega Pratama dan Mario Aji dari Barisan Belakang di Jerez
Pesan Haru dari Ernando Ari! Dukungan Diam-Diam Bikin Milos Raickovic Bangkit di Persebaya Surabaya
Terdepak dari Puncak Klasemen Liga Inggris, Bayang-bayang Kegagalan Juara di Akhir Musim kembali Menghantui Arsenal
18 Rekomendasi Sarapan Pagi di Bandung Paling Sedap, Sederet Kuliner Mantap yang Wajid Disantap
Profil Agnes Aditya Rahajeng, Pemenang Puteri Indonesia 2026
Kabar Gembira! Gubernur Banten Resmi Hapus Pajak Kendaraan Bermotor, Ini Syaratnya!
