Logo JawaPos
Author avatar - Image
Sabtu, 22 Agustus 2015 | 00.19 WIB

Ini Respon Menpora Usai Mendengar Modifikasi Nama Persebaya

Ilustrasi - Image

Ilustrasi

JawaPos.com - Rekomendasi Badan Olahraga Profesional Indonesia (BOPI) agar dapat mengikuti Persebaya Surabaya tidak lain untuk mengganti nama Persebaya agar bisa tampil di turnamen Piala Presiden yang diprakarsai oleh Mahaka Sports and Entertainment.



Nama Persebaya dilarang oleh BOPI karena khawatir menimbulkan sesuatu yang tak diinginkan sebab nama tersebut kini diperebutkan oleh dua pihak yang berlainan. Bahkan opsi Persebaya United pun menjadi pilihan yang disepakati antara manajemen Persebaya dengan Surabaya, BOPI dan Mahaka. "Memang benar. Setelah ada kesepakatan antara promotor (Mahaka) dengan pemilik klub maka namanya berubah menjadi Persebaya United. Dengan menggunakan nama baru kami langsung menurunkan rekomendasi," papar Heru Nugroho, sekjend BOPI.

Mendengar akan ada pergantian nama bagi Persebaya Surabaya Menteri Pemuda dan Olahraga (Menpora) Imam Nahrawi memberi tanggapan positif. Politikus PKB tersebut bahkan berharap modifikasi nama Persebaya bisa menjadi solusi dari sengketa selama ini. "Semoga penambahan nama bisa menjadi solusi. Tapi saya akan mendengar dulu penjelasan dari BOPI," kata Imam.



Selain Persebaya, BOPI juga mempermasalahkan Arema Cronus yang dilarang mengatasnamakan PT Arema Indonesia. Imbasnya, pihak panpel untuk Grup Malang, di mana Arema menjadi tuan rumah, harus diambil alih oleh pihak Mahaka. (ndi/JPG)

Editor: Andi
Tags
Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore