Logo JawaPos
Author avatar - Image
Rabu, 5 Juli 2023 | 21.29 WIB

Menpora Dito Ariotedjo Tepis Mundurnya AWBG 2023 Akibat Dana Tak Cair dari Pemerintah

Menpora Dito Ariotedjo (tengah) usai menjalani pemeriksaan di Gedung Bundar Kejaksaan Agung, Jakarta, Senin (3/7). Dito menepis mundurnya AWBG 2023 akibat dana tak cair dari pemerintah. - Image

Menpora Dito Ariotedjo (tengah) usai menjalani pemeriksaan di Gedung Bundar Kejaksaan Agung, Jakarta, Senin (3/7). Dito menepis mundurnya AWBG 2023 akibat dana tak cair dari pemerintah.

JawaPos.com – Menpora Dito Ariotedjo menyesali keputusan mundurnya Bali sebagai tuan rumah ANOC World Beach Games (AWBG) 2023, namun menpora membantah pengunduran diri itu terkait dana yang tak cair dari pemerintah.

ANOC sebelumnya mengumumkan pengunduran Bali selaku tuan rumah AWBG 2023. Mereka melakukan itu setelah Komite Olimpiade Indonesia membeberkan alasan anggaran dari pemerintah tak kunjung cair.

Fakta itu pula yang membuat mereka terpaksa membuat keputusan tersebut. Multievent itu sejatinya akan digelar di Pulau Dewata pada 5-12 Agustus 2023. Akan tetapi, mempora membantah kabar tersebut. "Tidak benar (masalah anggaran yang tidak turun dari pemerintah)," kata Dito, Rabu (5/7).

Menurut Dito, pemerintah selalu mendukung event internasional, termasuk AWBG 2023. Multievent itu dipercaya dapat meningkatkan gairah ekonomi lokal pasca pandemi COVID-19.

"Pemerintah sedari awal dilaporkan NOC Indonesia akan menjadi tuan rumah, langsung meminta NOC Indonesia agar melakukan perencanaan dan persiapan seefektif dan efisien mungkin. Karena memang NOC Indonesia yang mengajukan Bali sebagai tuan rumah," ungkapnya.

"Dalam menyusun perencanaan, Kemenpora melakukan asistensi bersama BPKP dan DJA Kemenkeu agar menghasilkan rencana anggaran yang sesuai dengan aturan-aturan yang berlaku."

"Dalam periode yang tidak berbeda jauh, Indonesia juga menjadi tuan rumah Piala Dunia Bola Basket bersama Jepang dan Filipina, memang persiapan tuan rumah Piala Dunia Bola Basket sudah lebih dari dua tahun sehingga lebih matang," ungkap menpora.

"Khususnya dalam hal anggaran, Kemenpora dalam review awal proposal pada Februari 2023, sebelum saya menjabat, memang terjadi gap yang sangat jauh dari pengajuan hampir 1 triliun dan hasil review sebesar 221 miliar. Saat saya mulai menjabat dilakukan review ulang bersama BPKP dan DJA, sehingga menghasilkan angka 446 miliar."

"Sekali lagi, mewakili pemerintah, Kemenpora sangat menyayangkan pembatalan event ini. Namun, kami juga memastikan sangat siap dalam menyambut event-event internasional ke depan seperti Piala Dunia Bola Basket FIBA, dan Piala Dunia U-17," tegasnya.

Editor: Edi Yulianto
Tags
Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore