Ketua Umum Partai Kebangkitan Bangsa (PBB) Abdul Muhaimin Iskandar atau Cak Imin saat nobar Piala Dunia 2026. (PKB)
JawaPos.com - Sepak bola milik semua orang. Siapapun memang hanyut dalam keseruan permainan si kulit bundar itu. Apalagi sekarang Piala Dunia 2026 sudah hampir menuntaskan babak perdelapan final.
Ketua Umum Partai Kebangkitan Bangsa (PBB) Abdul Muhaimin Iskandar atau Cak Imin yang sehari-hari bergelut dengan birokrasi turut hanyut dalam pesta olahraga 4 tahunan itu. Mengisi akhir pekannya, dia menonton laga antara Argentina melawan Swiss.
Cak Imin ikut memboyong ratusan kadernya duduk bersama di salah satu tempat nongkrong Kemang, Jakarta Selatan, Minggu (12/7) pagi. Bukan teriakan dukungan politik, di pagi yang cerah itu ramai sorakan dukungan untuk Lionel Messi dan kawan-kawan.
Layar lebar yang dipampang benar-benar dimeriahkan oleh orang-orang berseragam Argentina. Tak ada pendukung Swiss, semuanya menjagokan sang juara bertahan.
Dukungan itu dibayar lunas setelah tim asuhan Lionel Scaloni berhasil menempatkan diri di semifinal. Ketangguhan Argentina menjadi bukti mental sang juara bertahan begitu kuat.
"Argentina mendapatkan perlawanan yang sangat keras, tapi dengan kemampuan yang luar biasa, Argentina tetap menunjukkan kapasitas sebagai juara dunia," ujar Cak Imin.
Kemenangan ini menjadi modal bagus bagi Tim Tango yang sudah ditunggu tim kuat Inggris di babak berikutnya. Cak Imin masih yakin Argentina bisa melibas kesebelasan yang dikomandoi Harry Kane.
"Argentina telah memberi jalan buat dirinya secara terbuka untuk menjadi juara lagi. Ini peluang besar untuk masuk ke babak final nanti, setelah melewati semifinal," imbuhnya.
Menko Pemberdayaan Masyarakat ini yakin tiket final masih milik Argentina. "Kalau lihat ketangguhannya sih Argentina bakal lolos di semifinal dan final," ujarnya.
Selain menjadi ajang menyaksikan pertandingan, kegiatan nobar ini juga masuk dalam rangkaian memperingati Harlah PKB ke-28 itu juga dimanfaatkan sebagai ruang mempererat silaturahmi dan kebersamaan antarkader serta simpatisan PKB. Panitia menghadirkan suasana santai dengan hiburan dan sajian kuliner sehingga peserta dapat menikmati atmosfer pertandingan secara nyaman.
Kemeriahan nobar tersebut menunjukkan bahwa Piala Dunia bukan sekadar ajang kompetisi olahraga, tetapi juga menjadi ruang perjumpaan sosial yang mempererat kebersamaan. Di tengah berbagai aktivitas politik, sepak bola menghadirkan momentum untuk menikmati semangat sportivitas dan kebersamaan dalam mendukung kompetisi sepak bola terbesar di dunia.