
Irfan Hakim (IMAM HUSEIN/JAWA POS)
IRFAN Hakim ikut merasakan dampak pandemi Covid-19. Meski begitu, Irfan berusaha menemukan jalan keluar. Misalnya, untuk usaha baksonya.
Ketika pandemi mencapai puncaknya, warung bakso Irfan tutup. Dia beralih ke bakso frozen. Pegawai yang biasanya mencuci piring dan membersihkan meja praktis tidak punya pekerjaan lagi. Namun, Irfan mendayagunakan pegawai-pegawai tadi untuk membantu produksi channel YouTube-nya. Salah satu tugasnya, menyusun naskah.
”Alhamdulillah bisa. Yang dahulu membawa nampan sekarang jago di depan laptop,” tuturnya saat menjadi dosen tamu dalam Studium Generale Universitas Terbuka (UT) bertema Ekonomi Kreatif di Era Digital kemarin (15/12).
Dia mengungkapkan, di awal membangun channel YouTube, dirinya memiliki dua karyawan. Sekarang jumlahnya sudah bertambah menjadi 30 karyawan khusus untuk channel tersebut.

7 Mall Terbaik di Bandung dengan Banyak Tenant Kuliner dan Spot Foto yang Instagramable
10 Mall di Semarang yang Tak Pernah Sepi Pengunjung, Tempat Favorit untuk Belanja dan Nongkrong
14 Daftar Mall Terbaik di Bandung yang Selalu Ramai Dikunjungi, Lengkap untuk Shopping dan Hiburan Keluarga
11 Rekomendasi Mall Terbaik di Surabaya yang Bikin Betah Jalan-Jalan dan Susah Pulang
5 Mall Terbaik dan Paling Cozy di Solo, Cocok untuk Menikmati Kuliner, Belanja, dan Nongkrong di Satu Tempat
10 Rekomendasi Kuliner Bakmi Jawa di Surabaya, Pengunjung Sampe Rela Antre Demi Seporsi Kenikmatan Kuliner Malam Satu Ini!
18 Kuliner Mie Ayam di Yogyakarta yang Rasanya Autentik Tapi Harganya Cocok untuk Semua Kalangan Masyarakat
16 Kuliner Bakso di Yogyakarta yang Rasanya Dinilai Selalu Konsisten Enak, Bikin Para Pengunjung Ketagihan Datang Lagi
Bupati Roby Kurniawan Disebut Netizen Sebagai Bupati R yang Bikin Ayu Aulia Kehilangan Rahim
KPK Tindaklanjuti Pelaporan Dugaan Korupsi APBD Era Mantan Gubernur Sultra Nur Alam
