
Sagha Group salurkan 1.000 santunan Ramadhan kepada penyandang disabilitas dari target 15.000 bantuan tahun ini. (Istimewa)
JawaPos.com–CEO Sagha Group Hanta Yuda Rasyid menyalurkan 1.000 santunan Ramadhan kepada penyandang disabilitas di wilayah Depok sebagai bagian dari target 15.000 bantuan tahun ini. Program tersebut menegaskan komitmen menghadirkan kepedulian sosial pada Ramadhan ini.
Direktur Sagha Group Masduri Amrawi mengatakan, tahun ini ditargetkan terdistribusi 15.000 santunan kepada berbagai kelompok masyarakat, termasuk difabel. Bantuan tersebut diharapkan dapat meringankan beban warga yang menghadapi keterbatasan ekonomi dan sosial.
”Semangat Pak Hanta Yuda dalam Bulan Suci Ramadhan kali ini sangat besar, terlebih dalam hal berbagi kepada sesama. Terbukti HYR membagikan 1.000 santunan Ramadhan untuk Difabel,” kata Masduri.
Dia menuturkan Ramadhan menjadi momentum yang tepat untuk memperluas kepedulian kepada masyarakat. Menurut dia, semangat berbagi itu menjadi alasan utama Hanta Yuda Rasyid konsisten menyalurkan santunan setiap tahun.
”Di momentum Ramadhan, Pak Hanta ingin berbagi, meringankan beban masyarakat yang membutuhkan,” jelas Masduri Amrawi.
Menurut dia, kegiatan berbagi bukan sekadar program sementara, melainkan bagian dari komitmen jangka panjang perusahaan yang terus dijalankan secara rutin. Karena itu, setiap pelaksanaannya selalu melibatkan ribuan peserta dari berbagai wilayah Jabodetabek.
”Kegiatan sosial di bulan Ramadhan merupakan wujud komitmen berkelanjutan perusahaan dan menjadi agenda rutin yang terus kami jalankan,” tutur Masduri Amrawi.
Dia juga mengapresiasi konsistensi Hanta Yuda Rasyid dalam membantu berbagai kalangan, dengan perhatian yang besar terhadap kebutuhan dan kondisi masing-masing. Keteladanan itu, kata dia, menjadi contoh bagi generasi saat ini dan mendatang dalam memaknai nilai kemanusiaan.
”Kepedulian beliau kepada siapa pun, dengan melihat kebutuhan dan kondisi sosial yang dihadapi, bagi saya merupakan gambaran nyata nilai kemanusiaan yang patut dijadikan contoh,” ungkap Masduri Amrawi.
Secara keseluruhan, sebanyak 15.000 santunan telah disalurkan kepada masyarakat yang membutuhkan di sejumlah wilayah. Rinciannya meliputi 1.000 santunan untuk kaum duafa di Bogor, 3.000 untuk pengemudi ojek online, 1.000 untuk petugas kebersihan dan keamanan, serta 1.000 bagi penyandang disabilitas.
Selain itu, 3.000 santunan diberikan kepada duafa di Depok, 1.000 untuk anak yatim, dan 2.000 untuk merbot masjid. Adapun 3.000 lainnya disalurkan kepada pekerja lepas seperti sopir taksi konvensional, tukang becak, sopir angkot, pedagang starling, pengamen, pedagang keliling, tukang gali, bilal mayit atau penjaga makam, pemulung, kernet bus, sopir bajaj, juru parkir, penjaga rel kereta, manusia silver, kuli pasar, badut atau robot jalanan, pak ogah, dan tukang sampah.

Persebaya Surabaya Rayakan Kembalinya Bruno Moreira, Bonek Kompak Satu Suara
14 Kuliner Malam Bandung yang Paling Enak dan Selalu Ramai hingga Larut Malam dengan Suasana Seru dan Rasa Lezat
Bocoran Soal CAT Seleksi Manajer Koperasi Merah Putih 2026
7 Rekomendasi Kuliner Lontong Balap Paling Enak di Surabaya, Wajib Dicoba Sekali Seumur Hidup!
12 Restoran Sunda Paling Enak di Jakarta, Tempat Makan dengan Menu Tradisional Khas dari Tanah Pasundan
18 Rekomendasi Kuliner di Tangerang untuk Keluarga, Tempat Makan Favorit dari Tradisional sampai Modern
Link Live Streaming Semifinal Uber Cup 2026 Indonesia vs Korea Selatan dan Line-up Pertandingan
Wisata Kuliner Kabupaten Malang: 7 Makanan Khas yang Legendaris, Unik dan Autentik untuk Food Lovers
Dana Desa Dialihkan untuk Koperasi Merah Putih, Pembangunan Desa di Bantul Jalan dengan Skema Lain
50 Unit Mobil Koperasi Desa Merah Putih Tiba di Wonogiri, Dandim 0728/Wonogiri: Saran Saya Tidak Usah Digunakan Dulu Mobilnya
