
Meliza Maria merilis novel terbaru berjudul Tidak Berdiri Sendiri. (Abdul Rahman/JawaPos.com)
JawaPos.com-Penulis buku yang punya energi besar di bidang psikologi dan parenting, Meliza Maria, kembali merilis novel terbaru Tidak Berdiri Sendiri. Perilisannya dilakukan pada akhir pekan lalu di toko buku Kinokuniya, Grand Indonesia, Jakarta.
Buku Tidak Berdiri Sendiri cukup unik karena menghadirkan petualangan cerita menarik dan menantang tentang proses penggalian makna hidup melalui puzzle. Meliza Maria memasukkan permainan untuk membingkai cerita dengan memasukkan ilmu psikologi, pengalaman, tantangan, dan pelajaran hidup.
Novel Tidak Berdiri Sendiri mengangkat kisah tentang seorang bernama Lilith yang memiliki kecintaannya pada puzzle secara mendalam.
Di mata Lilith, puzzle bukan sekadar gambar yang dipotong-potong, bukan pula permainan anak kecil. Puzzle merupakan kepingan peristiwa dalam kehidupan yang harus ditata dan dibentuk untuk mendapatkan gambar yang utuh.
Buku ini tidak hanya menyajikan kisah yang memotivasi, namun juga memberikan pemahaman tentang bagaimana kita harus berfokus kepada sebuah tujuan, mengelolanya, dan menciptakan strategi, untuk mencapai tujuan tersebut. Tahu akan arti sebuah tujuan dan harus menyelesaikannya.
Meliza Maria mengungkapkan, tertarik membuat buku dengan menggali makna kehidupan lewat puzzle karena memang menyukai puzzle sejak kecil.
"Ini buku kontemplatif. Media yang saya pakai di sini media jigsaw puzzle tapi saya sisipkan nilai-nilai," kata Meliza Maria.
Menulis novel Tidak Berdiri Sendiri terasa cukup emosional bagi Meliza Maria. Muncul terlalu banyak ide dan pemikiran menggebu membuatnya harus menyaring. Sebab, banyak peristiwa dalam kehidupan dan interaksinya dengan permainan hadir dalam buku setebal 346 halaman.
"Untuk draft kasarnya 2 bulan. Proses pengerjaannya sampai jadi sekitar 8 bulan," tuturnya.
Melalui media puzzle, Meliza Maria menggabungkan antara bacaan, ilmu psikologi, pengamatan, pemikiran, dan juga pengalaman hidup menjadi sebuah cerita perjalanan yang apik.
"Kehidupan kan mirip puzzle ya. Kalau kita naruhnya tepat, akan bagus dampaknya," kata Meliza Maria mengungkapkan sedikit pesan dalam novel terbarunya.

Dana Desa Dialihkan untuk Koperasi Merah Putih, Pembangunan Desa di Bantul Jalan dengan Skema Lain
Wisata Kuliner Kabupaten Malang: 7 Makanan Khas yang Legendaris, Unik dan Autentik untuk Food Lovers
Link Pengumuman Hasil Seleksi Administrasi Manajer Koperasi Merah Putih yang Sudah Diumumkan
12 Restoran Sunda Paling Enak di Jakarta, Tempat Makan dengan Menu Tradisional Khas dari Tanah Pasundan
14 Rekomendasi Kuliner Depok untuk Keluarga, Tempat Makan Nyaman dengan Menu Beragam
7 Rekomendasi Kuliner Lontong Balap Paling Enak di Surabaya, Wajib Dicoba Sekali Seumur Hidup!
Sempat Di-blacklist Koramil, Pembangunan Koperasi Merah Putih di Tuban Dikawal Babinsa
Kecelakaan Kereta dan KRL di Bekasi Timur, KAI Fokus Evakuasi Para Korban
11 Rekomendasi Gudeg Terenak di Jakarta, Kuliner Manis yang Tak Kalah Legit Seperti di Jogjakarta
Terkendala Lahan dan Faktor Teknis, 7 Koperasi Merah Putih di Sukoharjo Jawa Tengah Belum Dibangun
