
Ramdhani Hasbullah alias Bang Madit Qubil. (Istimewa)
JawaPos.com–Pengunduran diri Gus Miftah sebagai Utusan Khusus Presiden Bidang Kerukunan Beragama dan Pembinaan Sarana Keagamaan menuai beragam tanggapan. Meski banyak yang menyayangkan ucapannya dalam video viral, sebagian pihak masih menilai Gus Miftah layak untuk tetap mengemban amanah tersebut.
Ramdhani Hasbullah alias Bang Madit menyebut, Gus Miftah sebagai sosok yang selama ini mampu menyampaikan dakwah secara menggembirakan dan edukatif.
”Ya kalau menurut ane sih ya, Gus Miftah bagus ya untuk menyampaikan dakwah cukup menggembirakan, cukup memberikan edukasi yang baik untuk umat,” kata Bang Madit.
Dia mengakui, semua manusia pasti pernah melakukan kesalahan, termasuk tokoh publik seperti Gus Miftah. Namun, kesalahan tersebut dinilai masih bisa dimaafkan dan menjadi bahan introspeksi diri.
”Jadi ya kita maafin aja lah kalau masih mau ada punya niat baik, masih punya perbaikan insya Allah mudah-mudahan ke depannya kan jadi pembelajaran juga,” ujar Ramdhani Hasbullah.
Menurut Bang Madit, menjadi figur publik menuntut tanggung jawab besar, terutama dalam menjaga lisan dan perbuatan. Hal itu sebagai bagian dari amanah dan hidayah yang tidak semua orang bisa jalani.
”Harus menjaga lisan, menjaga perbuatan, harus menjaga akhlak itulah, makanya enggak semua orang yang dikasih amanah untuk menjadi seorang pendakwah menjadi seorang pemilik umat,” ucap Ramdhani Hasbullah.
Saat ditanya soal kemungkinan Gus Miftah tetap menjabat sebagai utusan khusus presiden, Bang Madit menyerahkan keputusan sepenuhnya kepada presiden. Meski begitu, dia berharap suara masyarakat juga menjadi pertimbangan.
”Kalau secara layak atau nggak layak, itu kan Bapak Presiden kan punya hak preogatif dalam hal ini,” tegas Bang Madit.
Dia menilai, selama Gus Miftah masih punya niat baik dan menunjukkan perbaikan, tidak ada salahnya untuk mempertahankan posisinya.
”Kita doakan saja, mudah-mudahan, kalaupun nggak ada penggantinya, Gus Miftah dipertahankan. Mudah-mudahan, ini jadi pelajaran yang berharga buat beliau dan kita ya,” lanjut Ramdhani Hasbullah.
Bang Madit menambahkan, momentum ini justru bisa menjadi pelajaran besar bagi semua pihak, khususnya dalam menjaga akhlak dan etika di ruang publik.
”Terutama kita juga bisa mengambil pelajaran yang sangat berharga untuk kita bisa menjaga lisan, untuk menjaga perbuatan, untuk menjaga akhlak kita,” tandas Ramdhani Hasbullah.

Dana Desa Terpangkas untuk Koperasi Merah Putih, Pembangunan Infrastruktur Sebagian Desa di Tulungagung Tak Sesuai Rencana
50 Unit Mobil Koperasi Desa Merah Putih Tiba di Wonogiri, Dandim 0728/Wonogiri: Saran Saya Tidak Usah Digunakan Dulu Mobilnya
12 Spot Kuliner Bakso di Bandung yang Terkenal karena Tekstur Dagingnya yang Juara
15 Rekomendasi Restoran Terbaik Dekat Tugu Muda Semarang: Surganya Kuliner yang Wajib Dicoba Pelancong dan Wisatawan!
18 Rekomendasi Sarapan Pagi di Bandung Paling Sedap, Sederet Kuliner Mantap yang Wajid Disantap
Kabar Gembira! Gubernur Banten Resmi Hapus Pajak Kendaraan Bermotor, Ini Syaratnya!
10 Spot Mie Kocok di Bandung Terenak, Kuliner Khas dengan Kuah Kental dan Bumbu Tradisional
12 Restoran Seafood Terenak di Bandung, Surganya Kuliner Laut yang Tak Pernah Sepi Pengunjung
15 Kuliner Bakso di Solo yang Selalu Jadi Incaran, dari yang Paling Legend hingga yang Kekinian
Jadwal Thomas Cup 2026 Indonesia vs Aljazair, Siaran Langsung, dan Live Streaming: Laga Perdana Wajib Menang!
