
Photo
JawaPos.com - Target tinggi langsung diusung Gede Widiade setelah resmi menjadi investor Persiba Balikpapan. Gede berambisi membawa Persiba ke kasta tertinggi alias lolos ke Liga 1 tahun depan.
”Kalau bisa naik ke Liga 1 ya kenapa tidak. Target kami minimal ke empat besar," tandas Gede. "Bukannya sombong, tapi semua orang kan harus punya target,” lanjut pria yang juga pernah menangani Persija Jakarta, Bhayangkara FC, dan Persebaya IPL tersebut.
Namun diakui Gede tidak mudah untuk mewujudkan target tersebut. Apalagi Persiba termasuk lambat dalam urusan persiapan. Karena itu, dalam waktu dekat Gede akan bertemu dengan pelatih Persiba, Salahudin untuk menyusun kerangka tim.
”Sekarang ini kan sebenarnya sudah masa terakhir rekrutmen. Tentu susah mencari pemain bagus. Mungkin agak terkendala karena sebentar lagi puasa,” paparnya. "Intinya, kami tinggal lihat kebutuhan dari coach seperti apa. saya masih punya harapan pada akhir-akhir ini masih bisa rekrut pemain bagus,” imbuhnya.
Gede resmi menjadi investor seteleh Rahmad Mas'ud sebagai investor utama mundur pada 6 April lalu. Mundurnya Rahmad sempat membuat Persiba goyah. Hal tersebut berimbas pada hengkangnya beberapa pemain seperti Talaohu Abdul Musafri. Agenda latihan juga sempat terhenti.
Bahkan, sempat muncul rumor Persiba akan dijual dan berganti nama serta homebase. Namun kabar baik akhirnya didapatkan Persiba. Senin (29/4), Gede resmi menjadi pemilik seratus persen saham tim berjuluk Beruang Madu itu. Gede menjelaskan kedatangannya ke Persiba tak lepas dari peran Sekda Kota Balikpapan Sayid M.N Fadli, Sekretaris Umum Persiba Irvan taufik, serta mantan ketua umum Persiba Syahril H.M Taher.

Persebaya Surabaya Rayakan Kembalinya Bruno Moreira, Bonek Kompak Satu Suara
14 Kuliner Malam Bandung yang Paling Enak dan Selalu Ramai hingga Larut Malam dengan Suasana Seru dan Rasa Lezat
Bocoran Soal CAT Seleksi Manajer Koperasi Merah Putih 2026
7 Rekomendasi Kuliner Lontong Balap Paling Enak di Surabaya, Wajib Dicoba Sekali Seumur Hidup!
12 Restoran Sunda Paling Enak di Jakarta, Tempat Makan dengan Menu Tradisional Khas dari Tanah Pasundan
18 Rekomendasi Kuliner di Tangerang untuk Keluarga, Tempat Makan Favorit dari Tradisional sampai Modern
Link Live Streaming Semifinal Uber Cup 2026 Indonesia vs Korea Selatan dan Line-up Pertandingan
Wisata Kuliner Kabupaten Malang: 7 Makanan Khas yang Legendaris, Unik dan Autentik untuk Food Lovers
Dana Desa Dialihkan untuk Koperasi Merah Putih, Pembangunan Desa di Bantul Jalan dengan Skema Lain
50 Unit Mobil Koperasi Desa Merah Putih Tiba di Wonogiri, Dandim 0728/Wonogiri: Saran Saya Tidak Usah Digunakan Dulu Mobilnya
