
Daud Yafeth Kareth (tengah) menjalani sesi latihan bersama Persebaya di Stadion Gelora Sepuluh November, Surabaya, kemarin (28/4). FOTO: Angger Bondan/Jawa Pos
JawaPos.com – Perginya Rivaldi Bawuo dan Abu Rizal Maulana membuat tim pelatih Persebaya Surabaya cepat mencari pengganti. Selain terus berburu pemain asing yang cocok, tim pelatih membuka peluang untuk pemain trial yang ingin mengadu nasib di Persebaya.
Nah, dalam latihan hari ketiga di bulan Ramadan di Stadion Gelora 10 November kemarin (28/4), dua pemain trial berlatih bersama Rendi Irwan dkk. Mereka adalah Daud Yafet Kareth dan Arizky Wahyu Satria.
Daud merupakan jebolan Persipura U-20 yang dilatih Tony Ho. Dia menjadi top scorer tim Mutiara Hitam muda pada ajang Elite Pro Academy U-20 Liga 1 musim 2019 dengan 7 gol. Dua di antaranya dicetak ke gawang Persebaya U-20 (30/7/2019).
Sementara itu, nama kedua, Arizky, merupakan pemain timnas Indonesia U-19 pada 2016 lalu. Seangkatan dengan kiper Persebaya Satria Tama. Posisinya bek sayap kanan, jebolan ASIFA.
Pelatih Persebaya Aji Santoso mengatakan, dua pemain trial itu masih akan dilihat kemampuannya. Jika memang cocok, terutama dengan karakter bermain Persebaya, Daud dan Arizky akan bergabung dengan skuad untuk Liga 1. ’’Kami mencari pemain di posisi striker dan bek,’’ paparnya.
Dua pemain tersebut sesuai dengan apa yang diinginkan Aji. Yakni, masih muda dan punya kemampuan mumpuni. ’’Kami cari pemain itu bukan pemain yang sudah matang ya. Tapi cari bibit muda yang punya prospek ke depan,’’ jelasnya.
Pelatih asal Malang itu mengungkapkan, kehadiran kedua pemain trial, khususnya Arisky di posisi belakang, bisa jadi solusi ketika nanti beberapa pemain Persebaya harus mengikuti pemusatan latihan timnas.
’’Saya sudah antisipasi ketika pemain Persebaya dipanggil timnas. Kami support karena timnas merupakan prestasi tertinggi pemain. Saya juga sudah berkomunikasi dengan manajemen bahwa akan memakai pemain belakang asing untuk antisipasi pemain dipanggil timnas. Kebetulan dari Persebaya kan posisinya bertahan semua,’’ terangnya.
Pria yang juga pernah membawa Persebaya juara Liga Indonesia musim 1996–1997 itu menambahkan, latihan pada hari ketiga kemarin sama seperti dua hari sebelumnya. Yakni, fokus mempertajam visi bermain di tiap posisi. Aji sengaja mengulang-ulang materi tersebut agar pemain bisa matang ketika kompetisi bergulir lagi.
’’Latihan agak lama sedikit. Ini akan saya lakukan berulang-ulang karena pemahaman visi bermain tidak mungkin hanya dalam satu sampai dua kali latihan saja,’’ katanya.

11 Rekomendasi Es Teler Terlaris di Jogja, Selalu Jadi Favorit Pecinta Dessert Tradisional Warga Lokal Maupun Pelancong!
16 Tempat Wisata Terbaik di Pandaan Pasuruan yang Buat Liburan Penuh Panorama Alam, Pegunungan dan Ketenangan
104 Pusat Perbelanjaan di Jakarta Bakal Pesta Diskon sampai 70 Persen, Catat Waktunya!
10 Mie Ayam Paling Enak di Jogja yang Selalu Ramai Pembeli, Kuah Gurih dan Porsi Melimpah
10 Kedai Es Teler Paling Enak di Jakarta, Cocok untuk Melepas Dahaga saat Cuaca Panas di Siang Hari!
Pulang ke Persebaya Surabaya? Andik Vermansah Dapat Tawaran dari 5 Klub, Ingin Kembali Bermain di Kasta Tertinggi
Jadwal Moto3 Italia 2026! Veda Ega Pratama Ditantang Tak Goyah di Mugello demi Salip Rival Klasemen
10 Tempat Makan Pempek Favorit di Bandung, Pilihan Menu Lengkap, Rasa Autentik, dan Perpaduan Cuko yang Kaya Rempah
Berburu Oleh-Oleh Khas Pasuruan? Ini 15 Buah Tangan yang Cocok untuk Keluarga di Rumah Berdasarkan yang Paling Dicari Wisatawan
Ribuan Suporter Rayakan HUT ke-94 PSIS Semarang, Flare dan Nyanyian Menggema di Depan Kantor Gubernuran Jawa Tengah
