
Jacksen F Tiago (kiri) berebut bola dengan Agus Purwanto dalam laga trofeo sekaligus untuk menjajal rumput Gelora 10 November, Surabaya kemarin. ANGGER BONDAN/JAWA POS
JawaPos.com-Gelora 10 November (G10N) sudah bisa difungsikan. Tepatnya setelah Pemkot Surabaya melakukan uji coba rumput kemarin sore (19/12).
Dalam uji coba itu, pemkot mengundang sederet mantan pemain Persebaya Surabaya. Banyak nama besar hadir dalam momen tersebut. Mulai bintang 1980-an seperti Ibnu Grahan.
Lalu ada pemain era 1990-an, antara lain, Jacksen F. Tiago dan Yusuf Ekodono. Juga ada Anang Maruf dan Mat Halil.
Baca Juga: Akrab dengan Berita Miring, Pengurus Mengaku Sulit Jual Nama PSSI
”Awalnya kami ingin merayakan Hari Jadi Bung Tomo Ke-100 di Stadion Gelora Bung Tomo. Tapi, karena di GBT rumput belum siap, kami pindahkan ke Gelora 10 November. Sekalian untuk uji coba rumput. Tentunya pemain lebih paham bagaimana kondisinya,” jelas Edi Santoso, Kabid Sarana dan Prasarana Dispora Kota Surabaya.
Para mantan Persebaya tampak enjoy bermain di lapangan. Lalu, apa pendapat mereka tentang tampilan baru G10N? ”Rumputnya sangat bagus. Nyaman kalau dipakai main. Apalagi buat pemain seusia saya. Jatuh juga nggak sakit,” kata Mursyid Efendi.
Hal itu dibenarkan Yusuf Ekodono. ”Kondisi rumput rata, nggak kayak dulu. Kalau hujan, pasti becek,” katanya.
Sebagaimana diketahui, G10N merupakan salah satu lapangan pendamping. Nanti stadion tersebut menjadi venue latihan tim tamu untuk Piala Dunia U-20.
Edi menjelaskan, meski hanya berstatus lapangan pendamping, kualitas rumput sama dengan venue utama Stadion Gelora Bung Tomo (GBT). ”Tidak ada bedanya. Venue utama dengan lima lapangan pendamping ditanami jenis rumput yang sama,” tegasnya.
Mat Halil juga senang dengan kondisi baru G10N. Hanya, dia berharap pemkot tidak hanya berfokus melakukan perbaikan saat jelang Piala Dunia U-20.
”Harus ada perawatan yang maksimal. Banyak stadion bagus, tapi perawatannya kurang. Jadi, saya harap ke depan pihak berwenang bisa menjaga kualitas stadion setelah event Piala Dunia selesai,” katanya.
Bahkan, Mat Halil berharap G10N bisa jadi tempat pembinaan sepak bola usia muda di Surabaya. ”Toh sekarang sudah ada GBT buat home base Persebaya, jadi saya rasa (Gelora) 10 November lebih baik untuk pusat pembinaan usia muda saja,” katanya.
Jacksen sependapat dengan Mat Halil. ”Semoga pemkot bisa ada kerja sama dengan pihak akademi pembinaan usia muda,” harapnya.

Peringkat 12 Klub Terbesar yang Belum Pernah Memenangkan Liga Champions
Asisten YouTuber RA Diperiksa Kasus Whip Pink, Netizen Ramaikan Unggahan Reza Arap
Pesan Perpisahan Penuh Misteri Milos Raickovic Bersama Persebaya Surabaya, Bonek Penasaran hingga Menyesali
3 Calon Pelatih Liverpool Musim Depan, Semua Masih Muda dan Bertalenta!
Presiden Iran Masoud Pezeshkian Ajukan Pengunduran Diri, Ini Alasannya
'Tibo Sri': 7 Weton yang Memiliki Rezeki Seumur Hidupnya Mengalir Seperti Air dan Tidak Pernah Mengering Menurut Primbon Jawa
Pemerintah Perkuat Pengawasan Tata Niaga Minyak Goreng, Mafia Pangan Bakal Disikat Habis
Penyebab Ribuan Gerai Indomaret Tutup pada 31 Mei-1 Juni 2026
Cek Warna Keberuntungan Menurut Hari dan Pasaran Jawa: Rahasia Menarik Energi Positif dan Kesuksesan Setiap Hari!
6 Weton Bumi Kapetak Titisan Gatotkaca yang Ditakdirkan Kaya dan Sukses, Menurut Primbon Jawa
