
Photo
JawaPos.com-Cedera panjang membuat posisi Nelson Alom di skuad Persebaya Surabaya terancam. Manajemen Green Force bahkan tak segan untuk mencoret pemain 28 tahun itu pada putaran kedua nanti.
Nelson memang sudah lama menepi akibat cedera lutut kanan. Terakhir, dia turun di Liga 1, saat Persebaya bertemu Persija Jakarta pada 26 Juni 2018. Artinya, sudah satu tahun mantan pemain Persipura Jayapura itu tak bermain di Liga 1.
“Kami punya target, kalau sampai akhir bulan ini belum ada tanda-tanda positif, kami akan lakukan evaluasi,” kata Manajer Persebaya Candra Wahyudi.
Nelson Alom Persebaya
Persebaya Surabaya
Candra jelas berharap kondisi Nelson segera membaik. Namun, jika memang masih cedera, pihaknya tak ada pilihan lain. Manajemen akan melakukan evaluasi yang berujung pencoretan. ''Karena pasti kami ingin semua pemain yang digaji Persebaya bisa berkontribusi (untuk tim),” tambah pria asal Bojonegoro itu.
Lantas, apa alasan Persebaya tetap memberi Nelson perpanjangan kontrak pada awal musim ini? Padahal, saat itu pemain kelahiran 27 Oktober 1990 tersebut tengah dalam kondisi cedera. ''Kami lihat saat itu Nelson punya progres yang positif. Dan kami yakin dia bisa bermain saat kompetisi (Liga 1) sudah dimulai,” ujar Candra.
Prediksi itu nyaris tak meleset. Kondisi Nelson sempat membaik. Dia bahkan diturunkan saat Persebaya bersua Persidago Gorontalo pada leg kedua babak 16 besar Piala Indonesia (25/2) lalu.
Dalam laga itu, Nelson tampil selama 30 menit. Nelson juga sudah ikut bergabung saat tim melakukan training centre pada April lalu. Sayang, setelah mulai membaik, Nelson mendapat cedera anyar. Candra menjelaskan, cedera baru itu sama-sama di bagian lutut. ''Padahal kondisinya saat itu sudah 80 persen,” terang dia.
Nah, cedera anyar itulah yang membuat Nelson absen hingga saat ini.

Dana Desa Dialihkan untuk Koperasi Merah Putih, Pembangunan Desa di Bantul Jalan dengan Skema Lain
Wisata Kuliner Kabupaten Malang: 7 Makanan Khas yang Legendaris, Unik dan Autentik untuk Food Lovers
Link Pengumuman Hasil Seleksi Administrasi Manajer Koperasi Merah Putih yang Sudah Diumumkan
14 Rekomendasi Kuliner Depok untuk Keluarga, Tempat Makan Nyaman dengan Menu Beragam
50 Unit Mobil Koperasi Desa Merah Putih Tiba di Wonogiri, Dandim 0728/Wonogiri: Saran Saya Tidak Usah Digunakan Dulu Mobilnya
7 Rekomendasi Kuliner Lontong Balap Paling Enak di Surabaya, Wajib Dicoba Sekali Seumur Hidup!
Sempat Di-blacklist Koramil, Pembangunan Koperasi Merah Putih di Tuban Dikawal Babinsa
17 kuliner Legendaris di Surabaya yang Wajib Dicicipi Sekali Seumur Hidup!
12 Restoran Sunda Paling Enak di Jakarta, Tempat Makan dengan Menu Tradisional Khas dari Tanah Pasundan
Kecelakaan Kereta dan KRL di Bekasi Timur, KAI Fokus Evakuasi Para Korban
