
Persebaya bersiap mendepak sejumlah pemain demi tim yang lebih kuat musim depan.
JawaPos.com – Persebaya Surabaya telah mengumumkan bahwa mereka tak akan mempertahankan keseluruhan skuad yang dimiliki pada musim 2018. Sekitar 30 hingga 40 persen akan terpental dari tim berjuluk Green Force ini.
Bahkan, manajemen Persebaya sudah mulai bergerak untuk merekrut pemain baru. Sejumlah pemain lama juga sudah mulai negosiasi kontrak baru. Sisanya, hanya bisa pasrah karena tak kunjung mendapat sodoran kontrak anyar dari manajemen.
JawaPos.com telah menyusun sejumlah nama yang berpotensi tak mendapat perpanjangan kontrak untuk musim depan.
Berikut daftar pemain yang berpeluang dicoret Persebaya (bagian pertama):
1. Raphael Maitimo
Maitimo bergabung dengan Persebaya pada paruh musim. Ia hijrah dari Madura United. Sayang cedera membuat eks Persib Bandung ini tak banyak memberikan kontribusi. Praktis, Maitimo hanya bermain dua kali dan mencetak satu assist sejak berkostum Persebaya.
Maitimo pun telah kembali ke Belanda beberapa waktu lalu dengan dalih untuk menyembuhkan cederanya. Meningat perannya yang sangat minim di musim lalu, mustahil bagi Maitimo untuk membela Persebaya di musim depan.
2. Izaac Wanggai
Keputusan Persebaya untuk merekrut Izaac Wanggai memang ganjil. Apalagi usianya sudah memasuki 36 tahun. Terbukti, Izaac kalah bersaing dengan Nelson Alom, M. Hidayat, OK John, maupun Misbakhus Solikin untuk mengisi satu pos di lini tengah.
Eks pemain Persipura Jayapura ini hanya bermain 5 kali untuk Persebaya. Kakak kandung Patrich Wanggai itu menyumbang satu assist. Performa yang 'mendukung' manajemen Persebaya untuk tak lagi menggunakan jasanya.
3. Alfonsius Kelvan
Performanya sepanjang latihan memang cukup meyakinkan. Alfon-sapaan akrabnya, juga menjadi pahlawan bagi Bonek berkat aksinya melawan provokasi oknum Aremania pada laga panas melawan Arema FC di Stadion Kanjuruhan, Malang. Sayang eks kiper Bali United ini jarang mendapatkan kesempatan.
Tercatat, kiper berkepala plontos itu hanya bermain sekali melawan Perseru Serui di Stadion Marora. Ia kalah bersaing dengan kiper utama Persebaya, Miswar Saputra.
4. Dimas Galih Pratama
Seperti halnya Alfonsius Kelvan, Dimas Galih juga kalah bersaing dengan Miswar Saputra. Dimas memang telah bermain 3 kali pada Liga 1 2018. Namun blunder konyol saat melawan Barito Putera menjadi titik nadir bagi Dimas di Persebaya.
Jangan sampai ketinggalan berita hari ini!
Jadilah yang pertama tahu. Gabung channel kami sekarang!

Prediksi Skor Malaysia vs Vietnam: Superkomputer Jagokan The Golden Star Warriors
Prediksi Skor Pisa vs Empoli di Coppa Italia: Azzurri Bisa Menang Lewat Adu Penalti!
Prediksi Skor Deportivo La Coruna vs Elche: Comeback The Blue and Whites di La Liga Bakal Sengit!
Prediksi Skor Palermo vs Lecce di Coppa Italia, Inzaghi Siap Bikin Kejutan
'Tibo Sri': 7 Weton yang Memiliki Rezeki Seumur Hidupnya Mengalir Seperti Air dan Tidak Pernah Mengering Menurut Primbon Jawa
Persebaya Surabaya Siapkan Penyerang Pengganti Alex Martins di Super League
Rela Kesampingkan Urusan Pribadi, Perjuangan Ibu Atlet Sepak Bola Masa Depan Indonesia
Prediksi Skor Cremonese vs Sampdoria di Coppa Italia, Optimisme Marco Giampaolo
BEM UI dan Puluhan Aliansi Mahasiswa Bakal Gelar Demo Besar di Bundaran HI Besok, Ini 8 Tuntutannya
Prediksi Skor Sassuolo vs Cesena di Coppa Italia: Jay Idzes Berpeluang Starter!
