
Persebaya tak berkutik saat menjamu PS Tira, Selasa (11/9) malam WIB
JawaPos.com – Persebaya Surabaya dan Bonek serta seluruh elemen klub memiliki ritual wajib setelah melakoni pertandingan yakni menyanyikan Song For Pride. Namun, ritual itu tidak berjalan sebagaimana mestinya ketika Persebaya kalah dari PS TIRA, Selasa (11/9) malam WIB.
Ketika pertandingan berakhir, biasanya seluruh pemain, tim pelatih, manajemen, petinggi klub hingga bagian umum, akan berdiri melingkar di tengah lapangan. Sejurus kemudian Song For Pride berkumandang di stadion.
Namun yang terjadi pada Selasa malam di luar dari kebiasaan. Hanya tampak 12 pemain yang ikut menyanyikan Song For Pride di tengah lapangan. Mereka adalah Rendi Irwan Saputra, Abu Rizal Maulana, Ferinando Pahabol, Otavio Dutra, David da Silva, Osvaldo Haay, Oktafianus Fernando, M Hidayat, Alfonsius Kelvan, M Irvan Febrianto, M Syaifuddin, dan Miswar Saputra. Sedangkan dari tim pelatih ada Bejo Sugiantoro, M Hadi, dan Roffy Sinarjo. Juga ada asisten manajer Budi Dharma.
"Mungkin ini tidak mengenakkan bagi kami semua. Saya minta maaf kepada Bonek dan masyarakat Surabaya," ucap Rendi Irwan Saputra, sang kapten tim Persebaya seusai pertandingan.
Seperti yang dikatakan Rendi, para pemain Persebaya memang tampak kesal dengan kekalahan itu. Mereka menuju ruang ganti dengan muka masam. Yang menarik, striker David da Silva menjadi pemain terakhir yang meninggalkan lapangan. David terduduk lemas di tengah lapangan. Dia tak banyak bersuara meski banyak orang yang berusaha mengajaknya berbicara. Bahkan ketika diminta ke ruang ganti, David menolak. Dia enggan beranjak dari lapangan.

10 Mie Ayam Paling Enak di Jogja yang Selalu Ramai Pembeli, Kuah Gurih dan Porsi Melimpah
14 Rekomendasi Gado-Gado Paling Recomended di Surabaya, Cita Rasa Klasik Autentik dan Harga Ramah di Kantong
Berburu Oleh-Oleh Khas Pasuruan? Ini 15 Buah Tangan yang Cocok untuk Keluarga di Rumah Berdasarkan yang Paling Dicari Wisatawan
15 Pecel Paling Enak di Surabaya, Cita Rasa Sambal Kacang yang Autentik dan Ragam Lauk Tradisional yang Menggoda Selera
10 Tempat Makan Pempek Favorit di Bandung, Pilihan Menu Lengkap, Rasa Autentik, dan Perpaduan Cuko yang Kaya Rempah
Koperasi Desa Merah Putih di Pakuhaji Sepi dan Bangunan Sederhana, Dinkop UMKM Tangerang: Tidak Dibangun dari Dana Agrinas
5 Mall Terbaik dan Paling Cozy di Solo, Cocok untuk Menikmati Kuliner, Belanja, dan Nongkrong di Satu Tempat
13 Wisata Terbaik Dekat Stasiun Pasuruan, Buat Liburan Tak Perlu Jauh Tapi Tetap Seru
12 Tempat Kuliner Soto yang Jadi Favorit di Malang, Soal Rasa Jangan Ditanya Pasti Enak!
Tak Perlu lagi Pusing Parkir, Ini Rute Transjakarta Paling Pas ke Indonesia Arena GBK
