
Persebaya Surabaya masih belum mampu akhiri catatan buruk mereka ketika tampil di Makassar.
JawaPos.com – Persebaya Surabaya masih belum bisa mengakhiri catatan buruk ketika bermain di Makassar. Mereka masih saja alami kesialan ketika bermain di Stadion Andi Mattalatta, Makassar. Green Force - julukan Persebaya kembali dipaksa kembali pulang dengan tangan hampa seusai dibekuk PSM dengan skor tipis 0-1, Sabtu (9/6) malam.
Dalam laga pekan ke-13 Liga 1 tersebut, skuad Persebaya tampil di bawah dominasi tuan rumah. PSM dominan pada 10 menit awal babak pertama. Ada dua peluang di muka gawang Persebaya yang gagal dimaksimalkan menjadi gol. Persebaya baru memperoleh kans pertama pada menit ke-12. Sayang sundulan Irfan Jaya melambung dari sasaran.
Bahkan gawang Persebaya hampir jebol saat Miswar Saputra membuat blunder dalam mengelola backpass pada menit ke-17. Dalam sekejap bola berhasil dicuri Ferdinand. Beruntung bola kembali diamankan Miswar.
Persebaya sendiri sempat mendapat peluang melalui tandukan Irfan Jaya. Namun, kali ini tandukannya digagalkan kiper Rivki Mokodompit. Begitu pula dengan tendangan torpedo yang dilepaskan Misbakhus Solikin dari jarak jauh pada menit ke-34. Bola hanya melebar tipis di kiri gawang.
PSM masih menguasai jalannya pertandingan pada 15 menit awal babak kedua. Mereka menciptakan sejumlah kesempatan untuk mencetak gol. Tapi bek dan kiper Persebaya bermain sangat disiplin di lini belakang.
Gempuran tuan rumah akhirnya membuahkan hasil pada menit ke-72. PSM membuka keunggulan lewat gol Rizky Pellu. Menyambut sepak pojok Rasyid Bakri, sundulan Pellu berhasil membuat Miswar tak berkutik. Ini menjadi satu-satunya gol yang terjadi dalam laga malam ini.
Kekalahan ini langsung memperpanjang rekor Persebaya yang tidak pernah menang di Makassar dalam 15 tahun terakhir. Tak hanya itu, Green Force pun kini terperosok ke peringkat 16 klasemen sementara Liga 1. Green Force kini masuk ke zona merah.

Jika Persija Jakarta Gagal Juara, The Jakmania Punya Kesempatan Melihat Bobotoh Menangis
10 Rekomendasi Restoran Paling Populer di Surabaya dengan Menu Lengkap dan Harga Variatif
14 Kuliner Malam Bandung yang Paling Enak dan Selalu Ramai hingga Larut Malam dengan Suasana Seru dan Rasa Lezat
Tak Peduli Larangan ke Jepara, The Jakmania Sebut Kebiasaan atau Takut Main di Jakarta saat Persija Jamu Persib
18 Rekomendasi Kuliner di Tangerang untuk Keluarga, Tempat Makan Favorit dari Tradisional sampai Modern
Mengenal CAT Seleksi Manajer Koperasi Merah Putih 2026: Aturan, Materi, dan Ambang Batas
Korban Rudapaksa di Cipondoh Jalani Trauma Healing, DP3AP2KB Kota Tangerang Beri Pendampingan Khusus
Link Pengumuman Hasil Seleksi Administrasi Manajer Koperasi Merah Putih yang Sudah Diumumkan
Bocoran Soal CAT Seleksi Manajer Koperasi Merah Putih 2026
7 Rekomendasi Kuliner Lontong Balap Paling Enak di Surabaya, Wajib Dicoba Sekali Seumur Hidup!
