
SELAMAT DATANG: Shin Tae-yong (kiri) mendapat kalungan bunga dari Dubes RI di Vietnam Denny Abdi. TWITTER PSSI
JawaPos.com-My Dinh National Stadium, Hanoi, menjadi venue yang sangat bertuah bagi tim nasional (timnas) Vietnam.
Belum ada tim tamu yang bisa mencuri poin saat berhadapan dengan Vietnam sepanjang fase grup AFF Cup 2022. Malaysia kalah tiga gol tanpa balas. Nasib serupa dialami Myanmar saat bertandang ke stadion berkapasitas 40 ribu penonton itu.
Tapi, keangkeran My Dinh National Stadium tidak membuat pelatih timnas Indonesia Shin Tae-yong (STY) gentar. Apalagi, skuad Merah Putih pernah memiliki catatan manis di stadion tersebut.
Pengalaman manis itu terjadi pada 2016. Indonesia saat itu bertandang ke My Dinh untuk menghadapi The Golden Dragons –julukan timnas Vietnam– dalam pertandingan semifinal leg kedua AFF Cup 2016.
Pertandingan tersebut berakhir imbang 2-2. Dua gol Indonesia kala itu diciptakan Stefano Lilipaly dan Manahati Lestusen. Hasil tersebut membuat Indonesia lolos ke babak final dengan agregat gol 4-3.
STY memang belum melatih timnas Indonesia saat AFF Cup 2016. Tapi, pelatih 52 tahun itu merasakan spirit yang sama menjelang pertemuan Indonesia dengan Vietnam kali ini. Kedua tim akan bertanding besok (9/1) malam di My Dinh National Stadium dalam pertandingan semifinal leg kedua AFF Cup 2022.
Karena itu, STY meminta masyarakat Indonesia tidak mengkhawatirkan skuad Garuda yang akan bertamu ke markas Vietnam. Pelatih asal Korea Selatan tersebut optimistis Indonesia bisa mengatasi perlawanan The Golden Dragons.
”Semua orang harus tahu bahwa timnas Indonesia yang sekarang tidak sama dengan timnas Indonesia yang dulu,” tutur STY. ”Secara fisik, mental, dan semuanya sudah berbeda. Jadi, tidak perlu ada yang dikhawatirkan meski kami akan bermain tandang ke Vietnam,” imbuh mantan pemain Queensland Roar tersebut.
Penjaga gawang timnas Indonesia Nadeo Argawinata sependapat dengan sang pelatih. Pertandingan melawan Vietnam di My Dinh memang bukan laga yang mudah. Tapi, Nadeo percaya dengan kekuatan timnas saat ini.
”Kami bisa mengatasi Vietnam di Jakarta. Pasti kami juga bisa mengatasi Vietnam di sana,” ujar pesepak bola kelahiran Kediri, Jawa Timur, tersebut.
Sementara itu, demi mendukung perjuangan timnas, PSSI sengaja mencarter pesawat ke Hanoi. Dengan menyewa pesawat, timnas Indonesia dipastikan lebih dulu tiba di Hanoi ketimbang rombongan timnas Vietnam. Sebab, Vietnam harus pulang ke Hanoi dengan pesawat komersial.
”PSSI pasti memberikan yang terbaik untuk kepentingan timnas Indonesia. Saya ingin para pemain punya waktu istirahat yang bagus. Ini (carter pesawat, Red) tentu juga demi efisiensi waktu,” ujar Ketua Umum PSSI Mochamad Iriawan.

Koperasi Desa Merah Putih di Pakuhaji Sepi dan Bangunan Sederhana, Dinkop UMKM Tangerang: Tidak Dibangun dari Dana Agrinas
Jadwal Moto3 Catalunya 2026: Veda Ega Pratama Siap Jaga Konsistensi di Barcelona
Sekjen Laskar Merah Putih Minta Presiden Perhatikan Para Jaksa: Mereka Belum Dapat Apresiasi yang Proporsional
Kemendiktisaintek Ubah Nama Prodi Teknik jadi Rekayasa, ini Daftarnya
Fans Persija Datangi Sesi Latihan di Sawangan, Jakmania Bentangkan Spanduk Kritik untuk Manajemen Klub
Hasil Moto3 Catalunya 2026: Veda Ega Pratama Bikin Kejutan! Tembus 13 Besar di FP2
11 Oleh-Oleh Khas Semarang yang Paling Diburu Wisatawan karena Rasanya Lezat dan Cocok Dijadikan Buah Tangan
10 Mie Ayam Paling Enak di Jogja yang Selalu Ramai Pembeli, Kuah Gurih dan Porsi Melimpah
12 Hotel Terbaik di Semarang dengan Fasilitas Lengkap, Nuansa Cozy dan Menenangkan untuk Quality Time Bersama Orang Tercinta
13 Buah Tangan Khas Malang Paling Populer dengan Cita Rasa Lezat dan Harga Ramah di Kantong
