
Milomir Seslija ucapkan terima kasih kepada Aremania.
JawaPos.com - Pelatih Arema FC Milomir Seslija menganggap kemenangan atas Barito Putera, Senin (4/3) malam, salah satunya karena bully dari Aremania (sebutan suporter Arema FC). Pasalnya, setelah mendapat ejekan pada menit-menit akhir pertandingan, Arema bisa membalikkan keadaan hingga menang 3-2 atas Barito.
Milo mengaku, bukan hal yang mudah bagi pemain untuk membalikkan keadaan dan membuahkan hasil positif seperti pertandingan tadi malam. Oleh karena itu, dia mengucapkan terima kasih kepada pemain.
"Terimakasih kepada pemain, karena tak mudah dari 0-2 kemudian menjadi 3-2. Itu diciptakan juga melalui proses yang cantik, pada 45 menit babak kedua," ujarnya usai pertandingan.
Bahkan Milo secara khusus mengucapkan terima kasih juga kepada Aremania yang telah mendukung. "Terima kasih kepada Aremania, karena tetap di belakang (mendukung) meski ketinggalan skornya. Terima kasih kepada pemain karena mengembalikan Arema ke jalur kemenangan dalam kondisi tekanan yang sangat besar karena tertinggal 0-2," paparnya.
Menurutnya, ejekan yang dilontarkan Aremania di tengah pertandingan membuat pemain menjadi lebih semangat. "Hari ini, dengan bully Aremania, mereka (pemain) tunjukkan karakter Arema dan mampu balikkan (skor 3-2)," imbuh dia.
Di sisi lain, Milo menilai, dua gol yang dicetak Barito terjadi karena kesalahan. Menurutnya, pertandingan tadi malam sama seperti saat melawan Persib beberapa waktu lalu.
"Gol pertama karena permainan tim yang tak terorganisir, membiarkan gol terjadi. Gol kedua kesalahan pemain, sama seperti kondisi (melawan) Persib. Padahal Persib tidak ada peluang," jelasnya.
Milo menganggap, Barito lebih banyak bermain bertahan dan mengandalkan fisik pemain yang rata-rata kuat. "Tapi di babak kedua Arema main efektif. Terapkan pressing sehingga Barito melakukan kesalahan," kata dia.
Sementara itu, pemain Arema FC Muhammad Rafli mengaku bila pertandingan melawan Barito terbilang menarik. Meskipun di awal sempat tertekan karena ketinggalan skor. Namun, mereka kemudian mampu membalikkan keadaan.
"Mampu balikkan 3-2 berkat kerja sama pemain. Sebelum 90 menit tetap berjuang habis habisan," terangnya.
Menanggapi pernyataan Milo terkait bully dari Aremania, Rafli mengaku hal itu bukan bentuk ejekan, tetapi motivasi. "Terima kasih Aremania, meskipun kemarin tidak menang di Piala Indonesia tetap mendukung. Tadi bukan bully-an, tapi suntikan semangat buat pemain," pungkasnya.

Breaking News! Veda Ega Pratama Naik ke Peringkat 3 Moto3 2026 Usai Diskualifikasi Adrian Fernandez
Kronologi Lengkap Diskualifikasi Adrian Fernandez di Moto3 2026, Veda Ega Pratama Naik ke Posisi Tiga Klasemen
Hasil Practice Moto3 Hungaria 2026: Veda Ega Pratama Finis P2 dan Lolos ke Q2, Hakim Danish Justru Tersandung
Menebak Ranking FIFA Timnas Indonesia Selanjutnya Jika Menang Lawan Mozambik
Veda Ega Pratama Kudeta Peringkat Pertama! Update Klasemen Rookie of The Year Moto3 2026 Usai Brian Uriarte Didiskualifikasi
Sony Sonjaya Akan Ajukan Diri Jadi Justice Collaborator Kasus MBG, Janjikan Buka Nama-Nama Besar
'Tibo Sri': 7 Weton yang Memiliki Rezeki Seumur Hidupnya Mengalir Seperti Air dan Tidak Pernah Mengering Menurut Primbon Jawa
Kalah di Pengadilan Soal Sanksi Etik Promotor Disertasi Bahlil, Guru Besar UI: Mahasiswa Ini Bukan Main-main
Prediksi Haiti vs Peru 6 Juni 2026: Momentum Positif Les Grenadiers Uji Kebangkitan La Blanquirroja
3 Bintang Baru Sudah Deal! Persebaya Surabaya Siapkan Misi Besar Bernardo Tavares di Musim 100 Tahun
