Logo JawaPos
Author avatar - Image
Sabtu, 5 September 2020 | 03.49 WIB

Mahmoud Eid Deal dengan Tawaran Kontrak Anyar Manajemen Persebaya

Photo - Image

Photo

JawaPos.com – Upaya manajemen Persebaya Surabaya mempertahankan pemain asingnya perlahan membuahkan hasil. Sebelumnya, Aryn Williams dipastikan bertahan di Persebaya. Kini giliran Mahmoud Eid yang deal dengan tawaran kontrak anyar yang diajukan manajemen.

Memang, belum ada pengumuman resmi tentang Mahmoud dari manajemen. Namun, kepastian deal didapat setelah pemain 27 tahun itu dipastikan segera terbang ke Surabaya.

”Saya sudah WhatsApp Mahmoud. Dia bilang akan kembali pada Sabtu (5/9), kemudian sampai di Surabaya pada Minggu malam (6/9),” kata Aji Santoso, pelatih Persebaya, saat dihubungi Jawa Pos.

Kembalinya Mahmoud jelas melegakan. Sebab, sebelumnya negosiasi dengan pemain berpaspor Palestina itu cukup alot. Maklum, peraturan pemotongan gaji hingga 50 persen sempat ditolak beberapa pemain asing.


Nah, kehadiran Mahmoud ini membuat Aji lega. Sebab, mantan pemain Kalmar FF tersebut selalu menjadi pilihan utama di line-up Persebaya.

Apalagi, kembalinya Mahmoud itu berbarengan dengan Aryn. Sebab, pemain asal Australia tersebut juga bakal kembali ke Surabaya. Hanya, Aryn akan tiba lebih cepat. Sesuai dengan jadwal, pemain 26 tahun itu sudah tiba di Surabaya malam ini. ”Jadi, pekan depan tiga pemain asing kami sudah bisa ikut latihan,” ujar pelatih 50 tahun tersebut.

Sebelumnya, Makan Konate ikut latihan bersama skuad Green Force, julukan Persebaya. Artinya, tinggal David da Silva pemain asing yang belum deal dengan manajemen.

Proses negosiasi kontrak baru dengan striker asal Brasil itu berjalan alot. Bahkan, Da Silva mungkin pindah ke klub lain. Borneo FC dirumorkan bakal mendatangkan bapak dua anak tersebut. Namun, manajemen Green Force terus berupaya mati-matian mempertahankan pemain 30 tahun tersebut.

Aji memilih untuk berfokus mempersiapkan pemain yang ada. Dia juga sama sekali tidak mempermasalahkan jadwal pertandingan yang bakal sangat mepet.

”Kami harus bermain tujuh laga setiap bulan. Tapi, nggak masalah. Sebab, tim lain merasakan kondisi yang sama kan. Bukan hanya Persebaya,” terang mantan pelatih Arema FC dan Persela Lamongan tersebut.

Memang, Persebaya hanya punya waktu sebulan untuk persiapan. Karena itu, Aji akan memaksimalkan persiapan yang mepet tersebut. Kemarin skuad Green Force mengubah metode latihan. Tim pelatih meminta pemainnya berlatih di gym. Jadwal latihan juga diubah dari pukul 07.00 menjadi pukul 10.00.

”Intensitas latihan yang dilakukan juga tidak terlalu tinggi. Kami juga mundurkan jam latihan agar istirahat mereka (pemain) lebih panjang,” jelas Gaselly Jun Panam, pelatih fisik Persebaya.

Gaselly menambahkan, latihan di gym juga bertujuan membentuk otot middle ke upper. ”Kami ingin membentuk otot perut ke atas seperti otot punggung sampai lengan dan bahu,” ungkapnya.

Sayangnya, dalam latihan kemarin, Bayu Nugroho masih berlatih secara terpisah. Mantan winger PSIS Semarang itu masih mengalami masalah dengan hamstring. Bahkan, dia latihan terpisah hari ini.

Editor: Ainur Rohman
Tags
Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore